Tampilkan postingan dengan label Gubernur Jakarta. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gubernur Jakarta. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Juli 2017

Anies Berfoto Panen Padi, Netizen Malah Temukan Kejanggalan Dalam Fotonya


Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan mengunggah fotonya saat ia mengikuti acara panen padi di Kwarasan, Nogotirto, Gamping, Sleman di akun Twitter pribadinya, @aniesbaswedan pada Rabu (19/7/2017) lalu.

Dalam acara tersebut dirinya didampingi oleh Bupati Sleman, Sri Purnomo. Diketahui ada empat foto yang ia unggah di akun Twitter pribadinya tersebut. Ada foto yang menunjukkan dirinya sedang membawa padi yang ia panen, ada juga yang menunjukkan saat memanen ikan pula.

Keempat foto tersebut menarik perhatian para netizen di Twitter. Namun, bukannya memuji foto-foto yang diunggah oleh Anies Baswedan, para netizen ini malah mengungkapkan kejanggalan yang ditemukan dalam salah satu foto yang diunggah oleh Anies Baswedan.

Diketahui, foto yang memperlihatkan dirinya sedang membawa padi hasil panenan tersebut dipertanyakan oleh para netizen. Pasalnya, padi yang dibawa oleh Anies Baswedan tersebut masih berwarna hijau segar.

Diketahui, tanda-tanda padi yang siap dipanen adalah padi yang warnanya mulai menguning kecoklatan. Jelas sangat berbeda dengan padi yang saat itu dipegang oleh Anies Baswedan. Hal inilah yang dikritik oleh para netizen dari foto-foto yang diunggah oleh Anies.

"Bersama Bupati Sleman Sri Purnomo, panen padi & ikan di kawasan binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat Muhammadiyah, Gamping, Yogyakarta." cuit Anies Baswedan.

Berikut komentar-komentar dari para netizen. Anies Baswedan memang mengikuti panen padi dan ikan ini di Sleman, Rabu (19/7/2017). Kunjungan Anies ini sebagai 'ngangsu kawruh' (belajar) dan juga secara simbolis memanen padi dan ikan.

Acara panen padi dan ikan tersebut dilakukan sekitar pukul 07.00 WIB di area persawahan yang dekat dengan komplek Pasar Ikan Jalan Kabupaten, Nogotirto, Sleman.

Anies bersama Sri Purnomo secara simbolis memanen padi, setelahnya dilanjutkan dengan memanen ikan nila yang dibudidayakan di area persawahan tersebut. Padi yang dipanen oleh Anies Baswedan sendiri merupakan hasil dari binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiya DIY dan Sleman.

Livecasino338
"Saya hadir ke sini dengan beberapa teman dari Jakarta. Kami ingin ngangsu kawruh (belajar) di sini, melihat dari dekat," ujar Anies dalam dialog kerakyatan seusai melakukan panen padi dan ikan secara simbolis, Rabu (19/07/2017).

"Saya hadir di sini melihat praktik terbaik, mengeksplorasi semua kemungkinan untuk mendapatkan potensi kerja sama dengan berbagai wilayah, termasuk Sleman," tambahnya.

Livecasino338

Senin, 17 Juli 2017

Anggawira Minta Luhut Tak Paksa Anies-Sandi Soal Reklamasi

Bakal Calon Walikota Bekasi Partai Gerindra
Bakal calon Walikota Bekasi yang juga mantan Tim Sukses (Timses) Anies- Sandi, Anggawira, menentang Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan yang meminta agar Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan- Sandiaga Uno meneruskan proyek reklamasi pantai utara Jakarta. Anggawira menilai sikap Luhut berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Pernyataan beliau ini bisa menimbulkan kegaduhan lagi. Biarkan Anies- Sandi bekerja untuk kepentingan masyarakat Jakarta bukan hanya menuruti kepentingan segelintir pengusaha,” ujar Anggawira ketika ditemui di Jakarta, Sabtu, (15/7/2017).

Anggawira juga menyatakan keberatan dengan pernyataan Luhut mengenai Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pulau yang berada para proyek reklamasi. Luhut bilang, hal tersebut merupakan masalah teknis biasa yang lumrah terjadi pada saat pembangunan proyek.

“IMB itu soal prinsip bukan perkara masalah teknis semata. Izin IMB pulau reklamasi C dan D belum ada lantaran pembahasan dua Raperda reklamasi dihentikan. Pihak pengembang baru mengantongi izin pelaksanaan reklamasi. Dan apakah sudah ditetapkan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang),” papar fungsionaris partai Gerindra tersebut.

Atas hal tersebut,Anggawira meminta kepada pemprov DKI mengambil langkah bijak, dan mengutamakan hak-hak warga Jakarta serta memikirkan dampak proyek reklamasi bagi kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Jangan biarkan terjadi pelanggaran hukum dengan mengatasnamakan kekuasaan. Seyogianya, reklamasi mengutamakan kepentingan publik, penciptaan lapangan kerja, revitalisasi kawasan pesisir dan masyarakat pesisir merasa terwakilkan,” pungkas pengusaha muda tersebut.

livecasino338