Tampilkan postingan dengan label Mesir Kuno. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mesir Kuno. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Juli 2017

3000 Tahun tak Dibuka, 2 Kamar Fir'aun Ini Isinya Bikin Shock Netizen

Livecasino338
Para ilmuwan mendapatkan temuan mengejutkan saat melakukan pemindaian di piramida yang menjadi makam Firaun Tutankhamun. Hasil pemindaian itu menunjukkan adanya dua ruangan yang tak tersentuh selama 3.000 tahun.

Seperti yang dilansir dream, menurut Menteri Kepurbakalaan Mesir, Mamdouh el-Damaty, ruangan misterius ini diduga berisi material logam ataupun organik.

Mamadouh menambahkan, ruangan misterius ini akan dipindai kembali pada akhir bulan ini. Sebab, para peneliti perlu mendapatkan gambaran yang lebih jelas lagi.

Penemuan ini setidaknya bisa menjadi petunjuk baru bagi masa-masa kuno di Mesir yang penuh “gejolak”. Dan sejumlah peneliti berspekulasi ruangan itu menjadi makam Ratu Nefertiti, istri dari ayah Firaun Tutankhamun.

Sementara itu, Mamadouh juga memperkirakan bahwa ruangan tersebut merupakan makam anggota keluarga dari Firaun Tutankhamun. Meski demikian, dia tidak berspekulasi apakah ruangan itu makam dari Nefertiti.

Di akhir 80an, Perancis meminta Mesir untuk mengirimkan mumi Firaun untuk dilakukan serangkaian eksperimen dan penelitian.

Akhirnya mumi penguasa Mesir terkenal tersebut akhirnya tiba di Perancis. Mumi itu kemudian dipindahkan ke ruangan khusus di Monument Center. Para arkeolog, ahli bedah dan ahli anatomi mulai melakukan studi tentang mumi ini dalam upaya untuk menyelidiki misteri Firaun.

Dokter bedah senior dan ilmuwan yang bertanggung jawab atas studi tentang mumi Firaun adalah Profesor Maurice Bucaille. Sementara proses restorasi mumi berjalan, Maurice Bucaille sibuk dengan pikirannya. Dia mencoba untuk menemukan bagaimana Firaun ini meninggal.

Saat larut malam, ia menemukan penyebabnya. Sisa-sisa garam yang terjebak dalam tubuh mumi itu adalah bukti bahwa ia meninggal karena tenggelam dan mayatnya segera diangkat dari laut.

Terlihat jelas juga bahwa para pendeta Mesir kuno buru-buru mengawetkan tubuh Firaun tersebut. Tapi Maurice bingung dengan sebuah pertanyaan, bagaimana tubuh ini–dengan mengesampingkan tubuh mumi lainnya dari Mesir kuno– tetap utuh hingga sekarang meskipun tubuhnya pernah tenggelam di laut.

Maurice sibuk memikirkan hal tersebut ketika seorang koleganya mengatakan tidak usah terlalu dipikirkan karena dalam Islam disebutkan bahwa Firaun ini memang tenggelam.

Pada awalnya, dia sangat tidak yakin dan menolak pernyataan tersebut. Dia mengatakan penemuan seperti itu hanya bisa diketahui melalui peralatan komputer canggih dan modern.
Maurice bertambah tercengang setelah koleganya yang lain mengatakan bahwa Alquran, kitab suci yang dipercaya muslim, menceritakan kisah tenggelamnya Firaun dan mengatakan tubuh tersebut akan tetap utuh meskipun ia telah tenggelam.

Maurice bertambah terkejut dan terus bertanya-tanya, dari mana kitab suci umat Islam ini mendapatkan data, sementara mumi tidak ditemukan sampai 1898. Selain itu Alquran juga baru diturunkan kepada umat Islam selama lebih dari 1400 tahun setelah peristiwa tenggelamnya Firaun. Mengingat juga sampai beberapa dekade lalu seluruh umat manusia termasuk muslim tidak tahu bahwa orang Mesir kuno mengawetkan firaun mereka?

Maurice Bucaille terjaga sepanjang malam menatap tubuh Firaun, berpikir mendalam soal kitab Alquran yang secara eksplisit mengatakan bahwa tubuh ini akan utuh setelah tenggelam.

“Bisakah dipercaya nabi Muhammad SAW tahu tentang ini lebih dari 1.000 tahun yang lalu ketika saya baru saja mengetahu hal itu?” pikir Maurice.

Pikiran Maurice malam itu dipenuhi berbagai pertanyaan dan keheranan tentang kitab suci umat Islam. Mumi tersebut akhirnya dikembalikan ke Mesir.

Jatuh Cinta dengan Alquran

Tapi, karena ia sudah tahu tentang kisah Firaun versi muslim, ia segera berkemas dan melakukan perjalanan ke Arab Saudi. Kebetulan saat itu di Arab Saudi diadakan konferensi medis yang dihadiri banyak ahli anatomi muslim.

Di sana, Maurice memberitahu mereka tentang penemuannya, yaitu bahwa tubuh Firaun itu tetap utuh bahkan setelah ia tenggelam. Salah satu peserta konferensi membuka Alquran dan membacakan surat Yunus ayat 92 yang menceritakan kisah bagaimana tubuh Firaun diangkat dari dasar laut dan atas izin Allah, tubuh itu akan utuh agar menjadi bahan renungan bagi orang-orang yang berpikir sesudahnya.

Dalam kegembiraannya setelah dibacakan ayat tersebut, Maurice berdiri di hadapan para peserta konferensi berkata, ‘Aku telah masuk Islam dan percaya pada Alquran ini’.

Saat kembali ke Perancis, Maurice Bucaille menghabiskan 10 tahun melakukan studi tentang kesesuaian fakta-fakta ilmiah saat ini dengan yang disebutkan dalam Alquran. Dia berusaha meyakinkan dirinya bahwa Alquran tidak pernah bertentangan dengan satupun fakta ilmiah.

Livecasino338
Dia kemudian menulis buku tentang Alquran yang menghebohkan seluruh negara-negara Barat, dengan judul, “The Bible, The Qur’an and Science, The Holy Scriptures Examined In The Light Of Modern Knowledge.”

Buku tersebut sangat laris dan bahkan ratusan ribu eksemplar telah diterjemahkan dari bahasa Perancis ke bahasa Arab, Inggris, Indonesia, Persia, Turki dan Jerman. Bahkan tersebar ke hampir semua toko buku di seluruh dunia.

“Sisi ilmiah dari Alquran telah mengejutkan saya sejak awal, karena pikiran saya belum pernah melihat begitu banyak kajian ilmu pengetahuan yang disuguhkan secara akurat. Itu semacam cermin bagi ilmu pengetahuan yang sudah ditulis dalam buku-buku ilmiah selama ini padahal ilmu tersebut sudah ada lebih dari 13 abad yang lalu,” sepenggal catatan kata pengantar Maurice dalam bukunya.

Sabtu, 15 Juli 2017

3 Bangsa Ini Dikenal Dengan Kebiasaan Maksiatnya Yang Luar Biasa Gila

livecasino338
Banyak orang berkata jika zaman kita hidup sekarang ini adalah masa menjelang kiamat. Dan diceritakan hampir di semua agama, kiamat hanya akan terjadi jika orang-orang yang tersisa rusak semua moralnya.
Maka jika dikaitkan dengan definisi kiamat tersebut, saat ini moral masyarakat setengah rusak dan setengah baik. Karena tak mungkin tiba-tiba semua orang jadi rusak ahlaknya dan kemudian kiamat terjadi, pasti ada semacam fase-fase penurunan moral, dan sekarang ini mungkin hal tersebut tengah terjadi.

Meskipun demikian, rentang kiamat sendiri sepertinya masih cukup jauh. Pasalnya, rusaknya moral bukanlah hal yang baru-baru ini terjadi. Jika kita mundur beberapa abad silam bahkan sebelum masehi, sudah banyak bangsa atau kaum yang mempraktikkan kebejatan. Menurut riwayat mereka, melakukan hal-hal paling gila yang tidak pernah dilakukan oleh manusia di zaman mana pun.

Meskipun tak mengalami kiamat, tapi beberapa kaum doyan maksiat tersebut berakhir tragis lewat kematian paling mengerikan. Berikut adalah bangsa-bangsa kuno yang dikenal punya kebiasaan suka melakukan kemaksiatan yang gila.

1. Pompeii

Kita mungkin tak pernah membayangkan, jika ada sebuah tempat di mana setiap orang bebas melakukan hubungan badan di mana saja bahkan di jalan-jalan. Tempat gila seperti ini ternyata ada, namanya adalah kota Pompeii. Terletak di Italia, kota ini memang gila dalam hal-hal seperti itu. Di sini, setiap orang bebas melakukan kemaksiatan dengan siapa pun kapan pun.

Pompeii di masa lalu memang benar-benar maju. Sistem tata kotanya jenius dan rakyatnya sangat makmur. Kota ini adalah sumber kesenangan dan juga tujuan wisata orang-orang kaya, dalam hal ini untuk menyalurkan hasrat gila mereka.

Hingga akhirnya pada suatu siang, gunung Vesuvius yang ada di utara Pompeii mengalami erupsi dahsyat. Tak ada yang menyadari hal ini dan semua orang masih sibuk melakukan aktivitas gila mereka. Orang-orang Pompeii baru sadar ketika lava sudah ada di depan pintu rumah mereka.

Terlambat untuk menyadari bencana, orang Pompeii pun tak sempat melarikan diri. Hasilnya, adalah patung-patung manusia yang hingga kini masih ada itu. Sangat jelas wajah mayat-mayat terawetkan ini menunjukkan raut muka yang ketakutan luar biasa.

2. Romawi

Orang-orang Romawi kuno juga dikenal dengan kebiasaan maksiatnya yang lumayan gila. Dulu, para lelaki Roma seolah punya surat izin khusus untuk mengencani semua wanita sekota. Ya, wanita bangsa Romawi memang kalah superior dan dianggap rendah, sehingga mereka tak punya pilihan selain menerima keadaan.

Romawi benar-benar tempat untuk memuaskan hasrat seperti ini. Bahkan jika masih belum puas, pria Romawi yang memiliki budak wanita juga bisa melampiaskan keinginannya. Begitu bebas, begitu tidak terkendali.

Bahkan di sana ada adat ekstrem di mana para lelaki yang baru menikah, justru melewatkan malam pertama dengan wanita lain. Hal ini menunjukkan simbol superioritas tadi, bahkan para wanita tak bisa melawan, ketika suami mereka melewatkan momen pertama dan paling penting dengan wanita lain.

3. Mesir Kuno

Bangsa Mesir kuno juga terkenal akan kebiasaan maksiatnya yang menggila dan tak bermoral. Orang-orang Mesir dulu sudah terbiasa melakukan hubungan dengan saudaranya. Ibu dengan anak, saudara dengan saudara yang lain dan sebagainya. Bahkan dikatakan jika tatanan kekeluargaan orang Mesir sangat kacau. Ya, seorang ibu posisinya bisa menjadi saudara, anak, atau bahkan istri.

Sistem seperti ini juga dicontohkan oleh keluarga kerajaan. Dulu, sudah sangat biasa seorang raja menikah dengan adik kandungnya sendiri. Hal ini dimaksudkan agar keluarga bangsawan tetap punya keturunan spesial dari keluarga kerajaan.

Kata orang bijak, sejarah akan selalu berulang-ulang. Hanya sedikit beda dalam beberapa hal saja. Soal perilaku maksiat gila ini sekarang sudah mulai marak terjadi, tak perlu disebutkan contohnya karena kita sudah tahu pasti.

Livecasino338
Belajar dari masa lalu, bangsa-bangsa gila dosa itu ada yang dihancurkan dengan sangat parah. Harusnya ini jadi contoh bagi kita agar tidak mengulangi kesalahan yang mereka buat dan mendatangkan kemurkaan.