Tampilkan postingan dengan label NASA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NASA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 September 2017

Bukti Ini Memperkuat Dugaan Bahwa Alien Pernah Singgah di Mars


Permukaan di Planet Mars
Penemuan mineral boron di Mars memperkuat dugaan bahwa pernah ada kehidupan mahluk asing atau alien di Planet Mars, demikian tulis para ilmuwan dalam sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Geophysical Research Letters baru-baru ini.

"Karena boraks memiliki peran penting dalam pembuatan RNA - salah satu blok bangunan kehidupan - maka penemuan boron di Mars akan membuka kemungkinan bahwa kehidupan pernah muncul di planet itu," kata Patrick Gasda, ilmuwan dari Los Alamos National Laboratory di Amerika Serikat, yang memimpin penelitian itu.

Boraks, jelas Gasda, diduga sebagai salah satu jembatan yang mengantar molekul organik menjadi RNA pada awal mula kehidupan di Bumi.

"Tanpa RNA kita tak memiliki kehidupan. Penemuan boron menunjukkan bahwa, jika memang ada molekul organik di Mars, maka reaksi-reaksi kimia ini pernah terjadi," ujar dia.

RNA atau asam ribonukleat adalah sebuah asam nukleat yang bisa ditemukan dalam semua bentuk kehidupan modern. Tetapi para ilmuwan sejak lama telah menduga bahwa, bentuk kehidupan paling awal di Bumi merupakan gugus-gugus RNA yang berisi informasi genetik dan individu-individu ini mampu menduplikasi dirinya sendiri.

Elemen kunci dalam RNA adalah sejenis gula yang disebut ribose. Tetapi gula ini sangat tidak stabil, karena sangat mudah larut dalam air. Ribose, karenanya, butuh bantuan elemen lain agar lebih stabil. Di sinilah boron berperan penting.

Livecasino338
Ketika boron larut dalam air, ia akan berubah menjadi boraks. Ketika bereaksi dengan ribose, boraks akan membuatnya lebih stabil dan memberinya waktu yang cukup untuk menciptakan RNA.

"Kami mendeteksi adanya boraks dalam sebuah kawah (Gale Crater) di Mars yang usianya 3,8 miliar tahun, lebih muda dari awal pembentukan kehidupan di Bumi," jelas Gasda.

Boron yang ditemukan di Mars ditemukan dalam mineral kalsium sulfat. Ini berarti boron terkandung dalam air tanah di Mars dan secara tak langsung mengindikasikan bahwa beberapa air tanah di Gale Crater bisa mendukung kehidupan.

Boron di Mars ditemukan oleh kendaraan laboratorium badan antariksa AS, Curiosity. Unsur kimia itu ditemukan menggunakan perangkat sinar laser yang terpasang pada kendaraan penjelajah tersebut.

Minggu, 02 Juli 2017

Amerika Dituduh Menculik Anak-anak Untuk Dijadikan Budak di Mars

Permukaan Mars yang berhasil dipotret oleh kendaraan robotik NASA
Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) beberapa pekan terakhir tampaknya disibukkan dengan urusan menjawab tuduhan dan kabar hoax yang menyebar luas di media.

Setelah hoax soal penemuan alien pada 20 Juni kemarin, kini NASA dituding telah menculik anak-anak yang akan dikirim ke Planet Mars dan dipekerjakan sebagai budak.

Tudingan itu diutarakan oleh Robert David Steele yang berbicara sebagai narasumber dalam sebuah talk show radio Infowars yang mengudara pada Kamis (29/6/2017).

Steele, seorang bekas marinir dan anggota badan intelijen AS, CIA, mengatakan bahwa NASA sudah membangun sebuah koloni di Mars. Koloni itu kini dihuni oleh anak-anak yang diculik NASA dan dipaksa bekerja sebagai budak.

"Ini mungkin akan mengejutkan para pendengar kalian, tetapi kami yakin bahwa ada sebuah koloni di Mars yang kini dihuni oleh anak-anak, yang dulu diculik dan dikirim ke luar angkasa dalam perjalanan selama 20 tahun," kata Steele.

"Jadi ketika tiba di Mars, mereka tak punya pilihan selain bekerja sebagai budak di koloni," pungkas Steele, yang dikenal karena turut mendirikan lembaga intelijen di Korps Marinir AS.

Menanggapi tudingan itu, NASA melalui juru bicaranya mengatakan bahwa tidak ada manusia yang hidup di Mars saat ini.

"Tidak ada manusia di Mars. Yang ada hanya beberapa rover yang sedang aktif bekerja," terang Guy Webster dari Jet Propulsion Laboratory, sebuah pusat riset dan pengembangan milik NASA di California, AS.

"Ada sebuah rumor yang beredar pekan lalu yang isinya tidak benar. Rumor memang ada, tetapi tidak ada manusia di Mars," tegas Webster.

livecasino338
Radio Infowars sendiri dikenal gemar membahas tentang teori konspirasi.

Beberapa teori konspirasi yang pernah disebar oleh radio ini antara lain klaim tentang serangan terhadap menara kembar WTC di New York pada 11 September 2001 dirancang dan dilaksanakan oleh pemerintah AS sendiri dan bukan oleh kelompok teroris Al Qaeda.

Radio ini juga pernah mewartakan bahwa Social Security Administration, sebuah lembaga di bawah pemerintah AS yang bertanggung jawab atas kesejahteraan masyarakat miskin, telah membeli amunisi yang akan digunakan untuk menembaki warga jika terjadi kerusuhan. (Tech Times)