Tampilkan postingan dengan label Qatar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Qatar. Tampilkan semua postingan

Minggu, 09 Juli 2017

Pasangan ini beri souvenir cincin berlian untuk tamu

livecasino338
Pernikahan merupakan hal yang ditunggu-tunggu bagi kebanyakan pasangan. Untuk itu, mereka akan menyiapkan segala keperluannya secara matang. Mulai dari lokasi pernikahan, tanggal, makanan, gaun, undangan, hingga souvenir untuk para tamu.

Yang terakhir ini biasanya yang paling rumit karena harus dipersiapkan secara detail.

Ada beberapa yang memilih untuk memberikan souvenir atau hadiah kepada tamunya dengan barang yang spesial.

Sebab, sudah menjadi kebiasaan bagi pengantin baru untuk memberikan hadiah kepada tamu pernikahan sebagai bentuk rasa syukur. Souvenir atau hadiah itu bentuknya beragam, mulai dari notepad, cermin, pembuka botol, gantungan kunci, kipas, dan barang lainnya yang unik dan bisa digunakan.

Namun, lain halnya dengan hadiah pernikahan yang diberikan oleh pasangan pengantin berikut ini. Mungkin Anda bahkan baru menemukan hadiah yang diberikan untuk para tamu ini.

Tak tanggung, yang diberikan pengantin ini untuk para tamunya adalah hal yang sangat mewah dan mahal. Pengntin ini adalah Shaikh Fahad bin Nasser bin.

livecasino338
Disebutkan bahwa pernikahan mereka sangat besar sehingga menjadi berita utama di seluruh dunia. Foto-foto pernikahan mereka yang sangat mewah itu juga dibagikan di berbagai media sosial.

Namun yang membuat netizen terkejut yakni souvenir atau hadiah yang diberikan pengantin kepada para tamu pernikahan. Mengapa tidak, sebab mereka menghadiahkan sebuah cincin berlian bagi para tamu undangan yang hadir.

livecasino338
Namun, cincin berlian berharga itu hanya diberikan kepada beberapa tamu kelas atas.

Di antaranya yakni bintang Arab kelas dunia, termasuk seniman Saudi Mohammed Abduh, Rashid Majid, Abdul Majeed Abdullah, dan Nabil Shuail, bersama Nawal (Kuwait), Hussein Al Jasmi (UEA), Miriam Fares (Lebanon), dan Essa Kubaisi (Qatar).

Meski bertabur bintang, pernikahan kerajaan besar digelar dua tahun lalu, cerita mereka terus beredar di internet karena adanya hadiah cincin berlian tersebut.

Tak hanya itu, bahkan gaun pernikahan yang dikenakan pengantin wanita juga dihiasi dengan berlian yang bertaburan di bagian bawahnya.

Sabah Al Ahmad, cucu Emir Kuwait. Ia menikahi puteri seorang pebisnis terkenal, Fay bint Loay bin Jassim Al Kharafi.

Jumat, 09 Juni 2017

Qatar dulu hanya sebuah negara miskin. Ternyata ini penyebab Qatar jadi negara terkaya di Dunia!

Penampakan kota Qatar.
Perhatian dunia tertuju ke Qatar dalam beberapa hari belakangan, setelah tujuh negara, terutama di Timur Tengah, memutus hubungan diplomatik, setelah dituduh mendukung ekstremisme dan terorisme.

Qatar menjadi pemain kunci, baik secara regional maupun global, dalam beberapa tahun belakangan, ditandai antara lain dengan keberhasilan negara tersebut menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022.

Di luar itu, stasiun televisi Al-Jazeera, yang dimiliki pemerintah, memantapkan diri sebagai salah satu media internasional terkemuka.

Di bidang politik, Qatar berupaya untuk menjadi sponsor utama perundingan damai pihak-pihak yang bertikai di Afghanistan.

Kondisi ini jelas berbeda beberapa puluh tahun lalu, di mana Qatar ketika itu adalah salah satu kawasan miskin di Teluk.

Beberapa dekade lalu, Qatar tak lebih dari daerah nelayan yang masuk protektorat Inggris. Negara ini merdeka pada 1971 dan tak lama kemudian menemukan salah satu cadangan gas alam cair (LNG) terbesar di dunia, nomor tiga setelah Rusia dan Iran.

Dengan cadangan LNG mencapai 900 triliun kaki kubik, Qatar menjadi eksportir LNG terbesar di dunia.

Penerimaan dari minyak dan gas membuat pendapatan per kapita rata-rata negara ini mencapai lebih dari US$100.000, jauh melampaui Amerika Serikat atau Inggris.

Membeli Harrods dan perkampungan atlet London

Penerimaan tersebut memungkinkan pemerintah menggratiskan biaya pendidikan, kesehatan, air dan listrik. Tersedia bantuan perumahan untuk rakyat dan setiap warga dijamin mendapatkan pendidikan.

Dalam periode lima tahun ini, Qatar mengeluarkan dana Pound 80 miliar untuk membangun prasarana umum.

Pendapatan yang melimpah juga memungkinkan pemerintah untuk melakukan ekspansi bisnis dan investasi di luar negeri.

Di Inggris, Qatar memiliki saham kepemilihan Shard di London, salah satu gedung tertinggi di Eropa dan toko serba ada Harrods. Tak hanya itu, Qatar juga memiliki kawasan bekas perkampungan atlet Olimpiade London, blok apartemen mewah di Hyde Park dan sebagian kawasan keuangan di Canary Wharf.

Namun, perubahan dramatis juga memiliki sisi-sisi lain.

"Kami menjadi urban ... Kehidupan sosial dan ekonomi kami berubah. Banyak keluarga yang terpisah dan budaya konsumtif makin menonjol," kata Dr Kaltham Al Ghanim kepada wartawan BBC Matthew Teller.

Perubahan ini setidaknya terasa di Doha yang tak ubahnya mirip seperti kawasan pembangunan. Bangunan lama dirobohkan untuk digantikan dengan bangunan baru.

Ditambah dengan kemacetan lalu lintas, bisa dipahami jika warga kota menjadi stres dan makin tidak sabar.

Kedekatan keluarga 'luntur'

Beberapa dekade lalu Qatar adalah kawasan nelayan, sekarang menjadi salah satu negara terkaya di dunia berkat penerimaan dari ekspor LNG. (Reuters)
Menurut media setempat, sekitar 40% perkawinan di Qatar berakhir dengan perceraian. Lebih dari dua pertiga warga, dewasa dan anak-anak, mengalami kegemukan.

Sejumlah kalangan juga mengkhawatirkan kesenjangan generasi karena sekarang hampir semua anak dibesarkan oleh pengasuh anak dari Indonesia, Filipina, atau Nepal.

Kedekatan hubungan antaranggota keluarga yang begitu kental pada era 1960-an kini seakan menjadi barang langka.

"Sangat menyedihkan bahwa kedekatan keluarga makin lama makin hilang," kata Umm Khalaf, warga Doha berusia 60 tahun.

Ekspansi Qatar Airways membuat Doha menjadi salah satu kota penghubung penting dalam lalu lintas perjalanan udara. (Reuters)
Warga juga merasa perhatian yang begitu besar dari masyarakat internasional terhadap Qatar -terutama setelah Qatar diputuskan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022- membuat orang-orang merasa khawatir.

"Kami, orang-orang di Qatar merasa takut," kata Mariam Dahrouj, lulusan jurusan jurnalisme.

"Tiba-tiba saja dunia sepertinya ingin melihat kami. Kami adalah komunitas yang tertutup dan mereka ingi datang dengan membawa masuk perbedaan mereka. Bagaimana kami akan mempertahankan nilai-nilai kami?" katanya.