Tampilkan postingan dengan label Trans 7. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Trans 7. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Agustus 2017

Inilah Penyakit Yang Diderita dr. Ryan Sebelum Menghadap Ke Yang Maha Kuasa, Bikin Sedih

Dr Ryan Thamrin
Dokter ganteng Ryan Thamrin meninggal dunia pada Jumat (4/8/2017).

Pria yang juga jadi pembawa acara DR OZ Indonesia, Trans TV tersebut berpulang pada Jumat dini hari.

Alumni Universitas Gadjah Mada tersebut sempat jatuh di kamar mandi sebelum meninggal dunia.

Adapun, setelah terjatuh di kamar mandi, pihak keluarga sempat membawa Ryan ke rumah sakit.

Namun ternyata, nyawa rekan dr Reisa Brotoasmoro tersebut tak bisa tertolong lagi.

Rencananya, jenazah dr Ryan akan dikebumikan di Pekanbaru, Riau pada Jumat siang.

Sementara itu, pantauan Tribun Pekanbaru di rumah duka yang terletak di Jalan Kesadaran, Gang Kesabaran, Bukitraya, Pekanbaru, Riau tampak sejumlah orang datang untuk melayat.

Kejadian meninggalnya dokter yang juga pernah menjadi cover boy itu pun menghebohkan publik.

Sejumlah dugaan soal meninggalnya dr Ryan kemudian beredar luas.

Kejelasan akhirnya di dapat dari pihak kerabat Ryan.

Dijelaskan Mepri, salah satu kerabat Ryan, almarhum menderita penyakit kanker otak sebelum meninggal dunia.

Penyakit itu pun diderita pria berusia 39 tahun tersebut sejak beberapa waktu lalu.

Selain itu, Ryan ternyata juga mengalami komplikasi penyakit.

Lantaran mengidap penyakit mematikan tersebut, Ryan pun terpaksa absen dari acara DR OZ Indonesia sejak awal 2016 lalu.

Dokter Ryan dikenal sebagai tenaga medis yang menangani masalah seksologi dan kesehatan reproduksi.

Sebelum tampil dalam DR OZ Indonesia dan langsung menyedot perhatian khalayak, Ryan ternyata sudah memiliki popularitasnya sendiri.

Pasalnya, ia sudah lebih dulu merintis karier di dunia modelling.

Dokter Ryan pernah menjadi cover boy dalam sebuah majalah Aneka Yess pada tahun 1997.

Setelah itu, dirinya juga pernah tampil dalam majalah Cosmopolitan pada tahun 2000.

Meski terjun di dunia entertainment, hal tersebut tak membuatnya lupa akan pendidikan medis yang sudah menjadi impiannya.

Pada tahun 2002, Ryan pun lulus dari jurusan Kedokteran Umum di Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta.

Selasa, 01 Agustus 2017

Kisah Perjuangan Kakek Berusia 102 Tahun Sebagai Penjual Abu Gosok

Deddy Corbuzier
Nur Khalik (102) bikin penonton di studio Hitam Putih nangis.

Meski renta masih aktif cari uang dan lakukan hal luar biasa ini, Sabtu (29/7/2017).

Beberapa penonton meneteskan air mata saat kalimat demi kalimat disampaikan oleh lansia yang masih aktif cari uang dengan jualan abu gosok dan bola balon.

Kakek ini menjadi bintang tamu di acara Hitam Putih Trans 7 pada Jumat (28/7/2017) malam.

Nur Khalik mendadak populer setelah videonya disebarkan oleh netizen yang menemuinya di jalan.

Banyak yang heran kakek serenta itu masih semangat berjualan.

Dengan tubuh kecil, renta dan tertatih, Khalik mendorong gerobaknya.

Videonya jadi viral dan sampai pernah mendapatkan sumbangan dari netizen sebesar Rp 21 juta tapi uang tersebut lalu disumbangkan ke panti asuhan.

Khalik bahkan mewakafkan tanahnya untuk dibuat musala.

Di acara itu ia cerita perjalanan hidupnya sejak dulu masih kecil ketika sulit makan dan celana paling bagus saat itu berbahan karung beras atau karung goni, itu pun penuh kutu.

Khalik memiliki 10 anak dan saat ini 7 masih hidup.

Telah 45 tahun Khalik jualan keliling abu gosok, meski disuruh anaknya untuk berhenti tapi Khalik justru marah.

Apa sebenarnya alasan Khalik masih jualan di usia senja?

Ia menjelaskan limah hal yang mendasarinya.

Pertama ia mengaku ingin hidup tenang di usia saat ini.

"Nomor satu saya pengin tenang deket ke maghrib," sebutnya di acara Hitam Putih.

Kedua Khalik ingin membahagiakan istrinya jangan sampai ribut tentang kekurangan dari sisi ekonomi.

"Ketiga ya Allah saya ingin nulungin orang yang kesulitan dan kesusahan,"

Sementara keempat ia ingin beri santunan untuk fakir miskin anak yatim, terlantar dan janda-janda jompo yang tak mampu.

"Kelima ya Allah kalau ada sisa (umur) kalau besok belum selesai dipanggil maut jangan sampai nyusahin anak," imbuhnya.

Livecasino338
Khalik juga mengakui kalau anak-anaknya melarangnya untuk bekerja.

"Masya Allah anak semua bilang jangan kerja jangan dagang bapak masih ada tenaga masih bisa usaha nggak mau pakai beban anak. Bapak masih bisa usaha jangan dilarang kalau bapak nggak ada tenaga baru bapak nyerah," jelas Khalik.

Di lokais tersebut ada juga anak-anak Khalik.

Mereka mengakui kalau sudha berkali-kali melarang ayahnya untuk bekerja tapi kena marah.

Meski demikian ia melihat semangat ayahnya sangat luar bias dan menginspirasi.

Seorang anak bahkan bilang kalau kondisi fisik ayahnya sama seperti kakaknya (anak pertama Khalik) padahal usianya baru 70 tahun.

Semangat lansia ini menginspirasi sehingga anak-anaknya pun semangat untuk mendidik anak-anaknya.