Tampilkan postingan dengan label Dokter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dokter. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 Juni 2017

Dr. Stefanus Taofik diduga kelelahan tanpa istirahat

Dr. Stefanus Taofik
Seorang dokter spesialis anestesi di Rumah Sakit Pondok Indah, Bintaro Jaya, meninggal ketika tengah menjalani tugas. Kabar kematian dokter bernama Stefanus Taofik itu menjadi viral di media sosial karena ia diduga kelelahan setelah bekerja secara nonstop selama empat hari berturut-turut.

Musa, adik almarhum, membenarkan kakaknya meninggal di kamar jaga rumah sakit. Namun Musa enggan merinci penyebab dan kronologi kematian kakaknya. “Kami dari keluarga sudah mengikhlaskan beliau,” ujar Musa melalui sambungan telepon, Rabu, 28 Juni 2017. “Jangan tanya kenapa atau kronologinya, cukup doakan saja.”

Musa mengetahui berita kematian kakaknya menjadi viral di media sosial. Namun dia dan keluarga tak menghiraukan berbagai spekulasi itu. “Pihak rumah sakit juga sudah sepakat tidak membawa berita ini sebagai hal yang menghebohkan,” ucapnya.

Rencananya, Taofik dimakamkan di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Jenazah dan keluarganya sudah berada di sana sejak kemarin.

Sebelumnya, kabar kematian Taofik menjadi viral di media sosial, termasuk Twitter. Kabar itu salah satunya disebar lewat akun @blogdokter, yang memiliki setidaknya 1,78 juta follower. Akun itu menulis, “Seorang dokter spesialis anestesi hrs meregang nyawa karena jaga 4 hari berturut2 di 3 RS utk memberi kesempatan seniornya berlebaran. #RIP.” Kicauan itu diunggah bersama foto seorang dokter berperawakan muda dan disertai tulisan, "Rest in peace (RIP) Dr Stefanus Taofik, SpAn."

Kamis, 22 Juni 2017

Kotoran menumpuk seberat 14 Kg didalam perut pria ini, mengerikan!

Livecasino338
Pria berusia 22 tahun asal China yang tidak diketahui indetitasnya ini menderita kelainan usus langka sejak lahir yang menyebabkan ia sulit buang air besar. Akibat sembelit tidak wajar yang dideritanya, ia harus mengalami operasi untuk mengeluarkan semua kotoran yang tertimbun di dalam perutnya.

Dokter yang menanganinya menyebutkan jika ia menderita penyakit Hirschsprung yang menyebabkan perut membengkak karena saraf usus yang tidak menjalankan fungsinya, sehingga pria tersebut nampak seperti ibu hamil sembilan bulan.

Para ahli medis percaya kalau pria tersebut juga mengalami konstipasi selama bertahun-tahun yang membuatnya tampak seperti akan meledak. Pasien mengatakan kalau selama ini ia hanya meminum obat pereda nyeri akibat sembelit, tapi efenya hanya sementara.

Livecasino338
Dia akhirnya memutuskan pergi ke rumah sakit agar dokter bisa menyembuhkan penyakit yang dideritanya. Setelah diperiksa, pasien ternyata seolah buang air besar selama bertahun-tahun di dalam usus besarnya yang membuatnya tampak seperti ibu hamil.

Menurut laporan Inverse Science, seperti dilansir Asiantown.net (16/6), Dr Yin Lu mengatakan bahwa prosedur pengangkatan kotoran dalam tubuh pria itu memerlukan waktu sampai tiga jam.

Jika ditotalkan, berat kotoran yang tersimpan dalam perut pria itu mencapai 14 kg dengan panjang mencapai 30 inci.

Selasa, 20 Juni 2017

Jeng Ana, Dikenal Sebagai Ahli Obat Herbal, Ternyata Pengetahuan Medisnya Asal-asalan semua!


Jeng Ana
belakangan viral sebuah video ang beredar . Video ini memperlihatkan sebuah stasiun televisi lokal yang menayangkan acara talkshow dengan salah seorang yang selama ini dikenal sebagai ahli pengobatan herbal , Jeng Ana. Siapa lagi yang tidak kenal dengan wanita ini , khususnya untuk warga Pekanbaru pasti sangat mengenalnya bukan?

Diketahui acara talkshow ini mengundang komentar Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) yang mengirimkannya ke Komisi Penyiaran Indonesia ( KPI ) untuk menyarankan agar mereka yang berwenanglah yang menjelaskan mengenai kesehatan medis , bukan orang awam seperti Jeng Ana yang memberikan penafsiran yang salah.

Jika pemahaman tentang suatu isilah medis saja salah, bagaimana ia bisa memberikan resep untuk obat herbal yang dibutukan , betul tidak ? Mari diikuti ulasan berikut ini.

Wanita bernama Jeng Ana ini dengan percaya dirinya menjelaskan satu demi satu istilah -istilah medis yang asing bagi masyarakat umum.

Bagi orang yang awam dengan istilah- istilah medis ty mungkin akan percaya begitu saja dengan apa yang dikatakan Jeng Ana. Apalagi diperkuat dengan kehadirannya mengisi talkshow tersebut di salah satu televisi lokal . Jika dibandingkan dengan media sosial , keberadaan televisi seharusnya bisa lebih dipercaya karena informasi di dalamnya tentu sudah melewati seleksi dapur studio . Namun , tidak dengan video Jeng Ana yang sedang viral ini . Dalam video tersebut tampak dirinya sedang memberikan penjelasan mengenai tumor otak dan beberapa istilah medis yang asing di telinga masyarakat umum . Bukannya memberikan fakta yang jelas dan benar , Jeng Ana justru menuturkan informasi medis tidak pada tempatnya. Dirinya seolah tidak sadar bahwa penonton talkshow - nya saat itu bisa berasal dari berbagai kalangan yang malah berujung pada pembodohan publik.

Kira - kira begini penjelasan versi Jeng Ana :
Apa yang telah dilakukan Jeng Ana ini membuat resah komunitas -komunitas dokter di Indonesia , videonya pun tersebar luas di kalangan mereka.
Livecasino338
Livecasino338

Ikatan Dokter Indonesia ( IDI ) mengecam beredarnya informasi palsu mengenai istilah- istilah medis yang dilontarkan Jeng Ana di program talkshow televisi lokal . Mereka menyayangkan bagaimana bisa orang yang tak punya dasar ilmu kedokteran dengan percaya dirinya membacakan hasil MRI ( Magnetic Resonance Imaging) di depan publik . MRI sendiri adalah prosedur mutakhir yang dilakukan untuk mendiagnosis kelainan organ di dalam tubuh menggunakan medan magnet dan gelombang frekuensi radio tanpa radiasi sinar X atau bahan radioaktif. Pembacaan hasil MRI memerlukan pendidikan khusus kedokteran . Jadi seharusnya bukan kompetensi Jeng Ana untuk membacakan hasil MRI tersebut , dengan disertai penjelasan - penjelasan medis yang ngawur.

Ternyata dirinya banyak dikenal di kalangan selebriti Tanah Air sebagai herbalis profesional.

Usut punya usut, Jeng Ana ternyata sudah cukup dikenal di kalangan selebritas tanah air sebagai ahli pengobatan herbal . Salah satu artis yang pernah berobat kepadanya adalah Almarhum Olga Syahputra . Jeng Ana juga memiliki beberapa klinik pengobatan herbal dan salon aura spa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia . Klinik dan salonnya melayani semua jenis pengobatan dan perawatan kecantikan luar dalam . Salah satunya yang terkenal dan banyak dikunjungi ada di bilangan Jakarta Selatan.

Olga saat melakukan pengobtan herbal
Pihak media yang menayangkan seharusnya lebih selektif pada keputusan -keputusan menghadirkan narasumber dalam setiap programnya.

Sudah menjadi kewajiban setiap media , tak peduli apapun bentuknya, untuk menyajikan informasi yang berdasarkan fakta . Menghadirkan narasumber yang memang ahli di bidangnya memang bisa menjadi salah satu cara untuk menghadirkan kepercayaan publik terhadap sebuah media . Namun , apa yang dilakukan salah satu TV lokal tersebut agaknya perlu disikapi secara serius . Bagaimana tidak , acara talkshow yang tujuan seharusnya untuk memperkaya pengetahuan penonton justru berujung pada pembodohan publik . Sebaiknya setiap media menyadari bahwa penempatan pembicara di setiap programnya harus dilakukan secara selektif dan serius.

Nah , kejadian seperti ini agaknya bisa menjadi pelajaran bagi kita semua . Untuk kamu para penikmat produk media , sebaiknya jangan telan mentah- mentah informasi apapun yang hadir di sekitar kita . Alangkah lebih baiknya jika kamu melakukan cross-check.

Ini bukan soal rebutan lahan, tapi soal masa depan bangsa ini yang dirusak kaum bodoh. kasihan bangsa ini.