Tampilkan postingan dengan label suriah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label suriah. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Juli 2017

Kesaksian 3 Perempuan Indonesia Yang Keluar dari ISIS Karena Jijik Karena Hal ini

ISIS
Organisasi radikal ISIS memang diakui hebat untuk urusan menarik anggota baru.

Meski aksi mereka sangat kejam, tapi nyatanya mereka tak pernah berhenti mendatangkan anggota baru.

Ada iming-iming menarik, yang dijanjikan ISIS kepada anggota baru.

Tapi, benarkah semua iming-iming itu benar?

Nah, untuk mengetahui hal itu, CNN melakukan investigasi ke sejumlah wanita yang pernah bergabung dengan ISIS.

Hasilnya?

Hampir semua wanita yang ditemui CNN merasa kecele dan kecewa telah bergabung dengan ISIS.

Dari beberapa wanita yang diwawancarai itu, ada 3 wanita kakak adik asal Indonesia.

Mereka adalah Rahma, Fina, and Noor.

Ketiganya mengatakan, meski sudah bergabung dengan ISIS, tapi mereka belum menikahi para militan ISIS.

Penyebabnya, mereka kecele dengan fakta yang didapat.

Jauh-jauh datang dari Indonesia, mereka menghabiskan banyak uang untuk menuju Suriah.

Dalam bayangan mereka, mereka ingin menikahi pria yang berjuang di jalan Allah.

Harapannya, tentu saja mati syahid masuk surga.

Mereka juga tertarik dengan janji bahwa hidup di negara ISIS, rakyat akan dibebaskan dari pajak, mendapat fasilitas kesehatan dan pendidikan gratis.

Tapi mereka langsung tahu semua itu salah, ketika mereka bicara ke para pejuang ISIS.

"Mereka gembar-gembor berjuang di jalan Allah, tapi apa yang jadi obrolan mereka tidak jauh dari urusan wanita dan seks, ini menjijikkan," ujar kakak adik dari Indonesia ini.

Sementara, seorang perempuan bernama Saida, bergabung ke ISIS dari Montpellier, Perancis.

livecasino338
Ia mengatakan, cara menikah di ISIS sangat cepat.

Sebelum terbang ke Suriah, para wanita harus mengirim surat seperti lamaran kerja.

Isinya nama, usia, karakternya seperti apa, dan mencari pria yang seperti apa.

"Lalu kamu bertemu, ngobrol 15-20 menit, dan kamu bilang ya atau tidak. Bila keduanya setuju ya langsung menikah. Cepat sekali prosesnya," ujar Saida.

Senin, 17 Juli 2017

Perempuan yang disandera ISIS disiksa dan dilelang di pasar budak

Konflik Suriah
Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) dikenal sebagai kelompok yang memberi perlakuan sangat buruk kepada kaum perempuan. Bukan saja memperbudak, melecehkan dan menyiksa mereka, anggota ISIS juga kerap kali menjual para perempuan di sebuah pelelangan dengan tawaran harga tertinggi.

Bahkan hal itu juga berlaku bagi istri-istri para anggota ISIS.

Dalam sebuah wawancara disiarkan beberapa media, seorang perempuan yang pernah menjadi saksi mata kekejaman ISIS terhadap para perempuan membongkar apa yang dilihatnya selama bermukim wilayah ISIS.

Perempuan bernama Khadijah itu mengaku datang dari Tunisia dan tinggal di benteng ISIS di Raqqa, Suriah, selama tiga tahun. Khadijah mengungkapkan ada banyak sekali kekejaman dan ketidakadilan dilakukan ISIS yang tidak ada hubungannya dengan ajaran Islam.

"Saya dan suami membuat kesalahan besar dengan datang ke sana. Di sini saya menyarankan agar Anda sekalian tidak mempercayai orang-orang yang mengatakan bahwa ISIS adalah negara Islam. Sebab mereka tidak hidup berdasarkan ajaran dan syariah Islam yang diajarkan Nabi Muhammad dan Al Quran," katanya seperti dilansir dari laman Asharq Al-Aswat, Minggu (16/7).

Khadijah mengungkapkan bahwa anggota ISIS tidak pernah memperlakukan perempuan secara berperikemanusiaan. Jika ada satu saja yang melanggar aturan mereka buat, maka mereka akan dipenjarakan di pusat penahanan khusus perempuan.

"Sangat memuakkan berada di sana. Mereka bahkan memaksa para wanita untuk melahirkan tanpa bantuan medis dan bersikap acuh kepada setiap wanita butuh pertolongan," ungkapnya.

Selain Khadijah, Nour Alhouda yang berasal dari Tripoli, Lebanon, juga mengungkapkan bagaimana sistem pelelangan wanita yang dilakukan ISIS. Perdagangan budak adalah pasar yang sangat diminati oleh anggota ISIS.
livecasino338
"Mereka menaruh banyak perhatian terhadap penampilan wanita. Mereka membeli alat rias untuk wanita agar bisa menjualnya seharga USD 15.000 (setara Rp 200 juta). Sementara yang masih perawan dihargai USD 30.000 (setara Rp 400 juta)," papar Alhouda.

Dia juga mengungkapkan bahwa di pasar budak itu, gadis-gadis berusia delapan tahun juga menjadi korban pelelangan. Mereka diyakini merupakan gadis Yazidi yang tahan ISIS. [ary]

Kamis, 13 Juli 2017

Daftar Gaji Anggota ISIS

Bendera ISIS
Sebuah dokumen milik kelompok Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) yang disita pasukan polisi Mosul, Irak, menunjukkan berapa banyak gaji didapat tiap anggotanya. Nampaknya, para anggota ISIS mendapat bayaran sesuai dengan jumlah tanggungan mereka.

Upah pemimpin tertinggi kelompok tersebut yakni sebesar USD 500 (setara Rp 6,6 juta). Sementara itu, gaji anggota lain bervariasi dan disesuaikan dengan jumlah istri dan anak-anaknya. Namun, gaji mereka tidak lebih dari USD 300 (setara Rp 4 juta).

Dilansir dari laman Iraqi News, Rabu (12/7), berdasarkan laporan yang diterbitkan di laman kantor berita Rusia, Sputnik, anggota ISIS yang belum menikah mendapat gaji tetap sebesar USD 70, termasuk USD 40 yang dibayarkan sebagai uang makan.

Daftar Gaji Anggota ISIS
Salah satu anggota bernama Abu Jana (26 tahun) yang merupakan ayah dari tiga orang anak menerima bayaran sebesar USD 184. Sementara Abu Nasser menerima jumlah lebih tinggi yakni sebesar USD 256 karena memiliki enam anak dan satu istri.

Dalam dokumen itu juga, terungkap seorang "Emir" yang memiliki pangkat lebih tinggi ditawarkan makanan khusus dan diberi hadiah eksklusif serta hak jual saat mendapat barang-barang yang dijarah dari rumah-rumah pengungsi.

Seperti diketahui, selama delapan bulan lamanya pasukan pemerintah Irak menggempur ISIS yang menguasai Mosul hingga akhirnya berhasil mereka rebut kembali.

Selama masa perlawanan, pasukan pemerintah seringkali menemukan arsip ISIS yang terbengkalai di wilayah itu. Hal itu memudahkan mereka untuk mempelajari struktur manajemen ISIS. Kendati demikian, sebagian besar dokumen penting telah dibakar kelompok tersebut jelang kekalahan. [pan]

Rabu, 21 Juni 2017

Negara Yang Ditakuti ISIS

ISIS
Mantan menteri pertahanan Israel mengklaim Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) 'meminta maaf' atas serangan yang mereka lakukan. Pernyataannya itu sekaligus pengakuan pertama yang dilakukan negara Yahudi tersebut dengan kelompok teroris itu.

Dilansir stasiun televisi Al Araby, Sabtu (6/5), Moshe Yaalon, nama mantan menteri pertahanan itu, mengungkap permintaan maaf tersebut dalam sebuah wawancara. Apalagi, sebuah serangan sporadis baru saja terjadi di wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan.

"Siapapun yang mengganggu kedaulatan kami akan merasakan kekuatan penuh dari kami. Dari banyak kejadian, penembakan berasal dari wilayah yang dikontrol rezim (Assad). Tapi sesekali serangan berasal dari posisi ISIS dan mereka langsung minta maaf," ujarnya.

Pernyataannya itu mengingatkan kembali atas serangan yang berlangsung pada November 2016 lalu. Ketika itu, serdadu Israel menembak mati empat militan yang diduga berafiliasi dengan ISIS, Khalid ibn al-Walid di selatan Suriah.

Pengakuan ini merupakan yang pertama, sekaligus mengungkap hubungan langsung dengan kelompok ekstremis tersebut.

Meski demikian, Israel berkali-kali menyatakan enggan terlibat dalam konflik internal Suriah. Namun demikian, mantan pejabat ini mengaku perang sipil tersebut masuk dalam kepentingan mereka.

"Ini seperti situasi pertandingan ulang di mana kami membutuhkan kedua tim kalah, setidaknya tidak ada satupun yang menang - kami merasa tentram jika keduanya imbang," ungkap mantan konsul jenderal Israel di New York kepada The New York Times, 2013 lalu.

"Biarkan mereka berdarah-darah, menumpahkan darah sampai mati: itu adalah strategi pemikiran di sini. Selama ini masih ada (perang), tidak ada ancaman nyata dari Suriah," ucapnya.

Sementara, seorang reporter Jurgen Todenhofer, yang menghabiskan 10 hari di belakang garis musuh bersama ISIS pada 2015, mengungkapkan fakta bahwa kelompok teror ini sebenarnya takut pada Israel.

Israel sendiri terlibat bersama pemerintah Mesir untuk memerangi afiliasi ISIS di Semenanjung Sinai.

Israel mengambil alih sekitar 1.200 kilometer persegi Golan dari Suriah usai perang terhadap negara-negara Arab pada 1967, kemudian menganeksasinya. Tindakan itu dinilai ilegal oleh masyarakat internasional.

Baik Israel maupun Suriah, secara teknis masih dalam status perang, namun bentrok mulai berkurang sejak konflik mulai terjadi sejak 2011. Meski begitu, Israel beberapa kali menyerang militer Suriah karena dianggap menembak duluan, meski beberapa di antaranya terjadi secara tidak sengaja.

Jumat (5/5) kemarin, tentara Israel menyebut telah membidik sebuah lokasi di Suriah untuk membalas tembakan mortar. Tembakan itu mengenai bagian utara daerah pendudukan Dataran Tinggi Golan. [tyo]

Livecasino338
 

Rabu, 07 Juni 2017

Cewek cantik ini dijadikan budak seks ISIS, saat pulang kampung ia menceritakan semua kisahnya

Livecasino338

Sepenggal cerita pahit datang dari Nadia Murad.

Dia adalah wanita Yazidi yang pernah menjadi budak seks ISIS dalam beberapa bulan.

Cerita yang mungkin tidak bisa ia lupakan selama hidupnya ia ceritakan ketika ia pulang ke kampung halamannya yang sudah ia tinggalkan sejak 2014 silam.

Dia tak kuasa menahan emosi dan tangis ketika menginjakkan kaki ke tempat kelahirannya.

Sebab, tempat itu telah menjadi saksi bisu pembunuhan dan pembantaian ibu dan 6 saudara laki-lakinya.

Isak tangisnya pun pecah setelah bertemu dengan kakak laki-lakinya yang merupakan anggota milisi Pasukan Mobilisasi Rakyat (PMF), yang berhasil membebaskan Desa Kojo dari tangan ISIS awal pekan ini.

Di desa itu, wanita berumur 24 tahun ini mengunjungi rumah lamanya, mengumpulkan pakaian milik ibunya.

“Saya sudah menunggu hari ini selama hampir tiga tahun,” kata Nadia kepada fotografer Reuters yang ikut bersama pasukan PMF, melansir Suryamalang.com.

Nadia mulai menceritakan saat dirinya dirampas dari ibu dan kakak laki-lakinya saat ISIS menguasai Irak dan Suriah tiga tahun lalu.

Dia kemudian dijual sebagai budak sebelum akhirnya dibawa ke kota Mosul, tempat dimana dia mengalami pelecehan seksual dan penyiksaan fisik selama beberapa bulan.

“Kami harap kami juga dibunuh ketimbang dijual sebagai budak dan diperkosa orang-orang Suriah, Irak, Tunisia, dan Eropa,” ujar Nadia.

Tapi Tuhan menyayanginya, dia berhasil melarikan diri dari ISIS.

Sejak berhasil melarikan diri, Nadia menjadi penasihat etnis Yazidi dan para pengungsi serta aktivis hak-hak perempuan.

Livecasino338

Karena aksi mulianya itu pula, Nadia beserta rekan perempuan Yazidi, Lamiya Aji Bashar mendapatkan penghargaan Sakharov untuk kebebasan berpikir pada tahun 2016 lalu.