Tampilkan postingan dengan label pembunuhan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pembunuhan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Ngeri! Ibu ini simpan bayi di dalam freezer hingga membeku

Pelaku buang bayi di freezer
S (24), seorang perempuan warga Tarakan, Kalimantan Utara, meringkuk di sel Polres Tarakan. Dia menjadi terduga pembunuh bayi kandungnya sendiri, beberapa saat usai dilahirkan. Dugaan motifnya sementara ini, dia tidak ingin anak keduanya menjadi beban hidup bersama suami sirinya.

Kurang dari 24 jam, polisi bekerja ekstra keras mengungkap kasus yang menyita perhatian publik ini. S diketahui merupakan istri siri dari seorang pria pemilik tempat pencucian mobil, yang menjadi lokasi penemuan jasad bayi malang itu di dalam freezer.

Sebelumnya, tidak ada yang tahu, kalau S sedang mengandung anak keduanya, hasil pernikahan siri. S begitu pandai menutupi kehamilannya. Namun demikian kejelian Reskrim Polres Tarakan, akhirnya mengarah kepada S.

"Sementara ini dari saksi, tidak tahu kalau pelaku S itu hamil. Kita masih lakukan pendalaman keterangan dari saksi, karena S ini merahasiakan kehamilannya itu," kata Kasat Reskrim Polres Tarakan AKP Choirul Jusuf, saat berbincang bersama merdeka.com, Kamis (3/8).

"Tapi masih kita dalami lagi keterangannya (pelaku S). Dia kita periksa sejak kemarin malam sampai belum sempat istirahat," ujar Choirul.

Polisi mulai menguak motif S. Pada dasarnya, pelaku tidak ingin anak keduanya lahir, menambah bebannya sebagai istri siri.

"Motifnya, dia alasan dengan pemilik rumah pencucian mobil itu adalah nikah siri. Setelah sempat lahir anak pertama, alasannya dia tidak bisa ngurus anak pertama itu, karena memang tidak tinggal dengan suaminya. Dia mengurus sendiri anak pertamanya di rumah, bukan di pencucian mobil itu," ungkap Choirul.
Livecasino338
"Dia tidak mau anak kedua yang lahir ini terlantar. Tidak mau terbebani, karena anak pertama tidak ada akte kelahiran. Dia (pelaku S) tidak mau terlulang di anak kedua. Cukup satu anak saja (tidak berakte kelahiran). Tapi itu baru keterangan sementara ya," terang Choirul.

Diketahui, Rabu (2/8) kemarin, warga Tarakan dibikin heboh dengan temuan bayi dalam freezer, oleh karyawan pencucian mobil di Jalan Pulau Bunyu, Kelurahan Kampung I, Tarakan, Kalimantan Utara. Jasad bayi ditemukan dalam freezer, saat karyawan hendak mengambil bahan masakan dalam freezer. Temuan itu pun langsung dilaporkan ke kepolisian, hingga akhirnya mengamankan S. [cob]

Kamis, 13 Juli 2017

5 Bocah Paling Sadis dan Berbahaya di Dunia!

Orang tua pasti nggak ingin anaknya menjadi seorang anak yang nakal bahkan menjadi anak yang kejam dan jahat, jika orang tua yang berperilaku dengan baik sang anak pasti akan menirukan gaya orang tua tersebut, tapi sebaliknya jika orang tua nggak berperilaku dengan baik pasti sang anak akan menirunya. Namun kejahatan nggak hanya dilakukan oleh orang dewasa lho, beberapa anak kecil pun sudah berani berbuat jahat bahkan membunuh! Berikut ini daftar 5 bocah paling jahat dan berbahaya di dunia!

1. Lionel Tate
Lionel Tate
Ini kejadian akibat meniru pertandingan gulat di TV. Anak perempuan berusia enam tahun, Tiffany Eunick, harus meregang napas terakhir. Saat itu ibu Lionel Tate dipercaya untuk menjaga si anak perempuan malang. Pukul 10 malam kala itu, si Ibu sedang menonton televisi saat kebisingan terjadi dari lantai atas rumah. 45 menit kemudian Tate memanggil ibunya, dan menyebut Tiffany sudah tak bernapas. Tate menjelaskan bahwa mereka hanya begulat, ia memiting kepala Tiffany sambil membanting dirinya di atas meja. Tim medis melaporkan gadis kecil itu menderita retak tulang dan tengkorak, pembengkakan di otak, dan 35 luka-luka. Tate dihukum seumur hidup pada tahun 2001, tapi mendapat pembebasan bersyarat pada tahun 2004.

2. Carl Newton Mahan

Carl Newton Mahan
Carl hanya berumur 6 tahun ketika ia membunuh temannya, Cecil van Hoose (8 tahun) pada 1929. Kedua anak itu tengah bertengkar memperebutkan besi rongsokan dan Cecil kemudian memukul wajah Carl. Cark kecil kemudian lari ke rumah dan mengambil senjata ayahnya untuk kemudian digunakan untuk menembak gadis cilik itu. Namun menurutku, kasus pembunuhan ini tak sepenuhnya merupakan kesalahan si bocah. Orang tuanya seharusnya juga bertanggung jawab karena meletakkan senapna berisi peluru di tempat yang bisa dijangkau anak kecil.

3. Jordan Brown
Jordan Brown dan Ayahnya
 Pada 2009, Jordan Brown menembak mati calon ibu tirinya yang tragisnya saat itu tengah mengandung, sehingga ikut membunuh janin dalam kandungannya. Menurut laporan polisi, Jordan masuk ke kamar ayahnya dengan senapan lalu menembak mati kekasih ayahnya itu ketika tengah tertidur, kemudian berangkat sekolah seakan-akan tak terjadi apa-apa. Bocah ini dituntut hukuman seumur hidup dan hingga kini belum ada keputusan mengenai nasibnya.

4. Amarjeet Sada
Amarjeet Sada
Bocah berusia 8 tahun asal India ini diduga membunuh lebih dari satu korban. Bahkan yang mengejutkan adalah, orang tua Amarjeet sebenarnya mengetahui bahwa anaknya telah membunuh. Namun mereka menutup-nutupinya. Amarjeet diketahui telah membunuh dua orang bayi yang masih ada hubungan saudara dengannya. Korban pertama adalah sepupunya yang dicekik sampai mati. Korban kedua juga sepupunya, bayi malang itu dipukul sampai mati.

5. Jon Venables dan Robert Thompson
Jon Venables dan Robert Thompson
James Patrick Bulger, seorang balita berusia 2 tahun, hilang dari pantauan ibunya ketika sedang berbelanja di sebuah supermarket pada tanggal 12 Februari 1993. Polisi kemudian menemukan mayatnya telah dimutilasi di sebuah rel kereta api, 4 km dari supermarket tempat dia diculik. Ketika polisi menyelidiki rekaman CCTV, betapa terkejutnya mereka ketika melihat penculik bayi itu adalah dua orang anak berusia masing-masing 10 tahun bernama Jon Venables dan Robert Thompson. Kedua anak ini sebelumnya telah sering dipergoki mengutil permen dan mainan di supermarket tersebut. Sebelum memutilasi korbannya, kedua anak ini menendang, memukul, dan melempari anak malang itu dengan batu. Dokter yang mengotopsi mayat korban menyatakan terdapat total 42 luka di sekujur tubuh korban.
Karena undang-undang di Inggris tidak mengatur hukuman penjara kepada anak dibawah umur, kedua pembunuh cilik ini hanya ditahan di rumah sakit jiwa hingga mereka berusia 18 tahun dan kemudian membebaskannya. Hingga kini keduanya menghirup udara bebas dengan identitas mereka yang baru.

Itulah daftar 5 anak yang paling kejam yang ada di dunia, kita sebagai orang dewasa memang harus waspada dalam mendidik seorang anak, jangan sampai anak kalian mengalami kelalaian kita membuat mereka melakukan tindakan berbahaya. Masih penasaran dengan ulasan bocah paling berbahaya di dunia? Yuk simak selengkapnya divideo yang ada di halaman ini! (non)

Minggu, 09 Juli 2017

Pengeroyokan ahli IT ITB, polisi sita sejumlah barang bukti

Ilustrasi kejadian
Ahli IT ITB Hermansyah saat ini masih menjalani perawatan intensif. Dia dioperasi pasca-mengalami luka parah di bagian leher dan kepala. Hermansyah dikeroyok orang tak dikenal di Tol Jagorawi KM 6.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pasca-operasi Hermansyah belum bisa dimintai keterangan sehingga belum banyak informasi yang didapat oleh penyidik. Kasus ini ditangani Polrestro Jakarta Timur karena lokasinya di sana. Namun Polresta Depok juga ikut membantu.

"Setelah kita melakukan pengecekan TKP ternyata masuk wilayah Jakarta Timur. Namun demikian untuk kasus ini kita sudah kerja sama dengan Timur maupun dari polda dan ini memang menjadi atensi pimpinan untuk segera diungkap," kata Teguh, Minggu (9/7).

Pihaknya juga sudah mengambil sidik jari dan darah yang ada di mobil korban. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. "Ada jam, bercak darah maupun sidik jari yang tertinggal di mobil milik korban," tuturnya.

livecasino338
Soal motif, pihaknya mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam. "Kita belum ketahui, tapi langkah awal baru penyelidikan dulu," tandasnya. [did]