Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 29 Juli 2017

Merinding! Begini Status FB Terakhir Elvei Sebelum Bunuh Diri Bersama Sang Adik

Livecasino338
Jasad dua wanita kakak beradik yang nekat mengakhiri hidupnya meloncat dari lantai 5A Apartemen Gateway, Bandung, kini telah dipulangkan ke kampung halamannya.
Kepolisian menyerahkan jenazah Elviana Parubak (30) dan Eva Septiani Parubak (28) kepada keluarga mereka.

Beberapa orang memasukkan dua peti jenazah ke dalam dua mobil Dinas Kesehatan Kota Bandung yang berada di depan Instalansi Forensik.

Setelah dilakukan serah terima, dua jenazah yang sudah teridentifikasi ini dikabarkan akan langsung di bawa ke Makassar untuk dimakamkan.

Keluarga dan kerabat kakak beradik yang bunuh diri tersebut juga terlihat di depan ruang Instalansi, tapi mereka langsung menuju mobil yang membawanya.

Tidak ada anggota keluarga yang mau di wawancarai.

lviana Parubak dan adiknya Eva Septiani Parubak adalah warga Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Beberapa hari sebelum memutuskan bunuh diri bersama adiknya, Elvi sapaan akrab Elviana Parubak, sempat memosting status di akun Facebook miliknya, Elvi Ana.

Dalam status yang diposting pada Rabu (12/7/2017) pukul 22.32 WIB, Elvi meminta maaf kepada semua teman-temannya di Facebook.

Berikut status Elvi.

"Teman2 fb semuanya tanpa terkecuali saya mau minta maaf ya..klo ada kesalahan at kata-kata yg menyinggung semuanya at ada kata-kata yg sombong di profil saya.sekali lagi saya minta maaf yaa..gbu."

Postingannya tersebut dilike sejumlah temannya dengan tiga komentar.

Tante korban, Linda Parubak, mengatakan sebelum bunuh diri, Elvi sudah berniat untuk pulang kampung.

"Saya kan kerja salon, biasa saya update status bilang capek. Dia sempat komen katanya mau pulang bantu-bantu, tapi saya bilang tidak usah, nak," ujar Linda.

Linda tak ingin keponakannya tersebut pulang kampung karena kasihan jika dia meninggalkan keponakannya itu sendirian di rumah.

Elviana Parubak dan Eva Septiani Parubak berasal dari Dusun Uraso, Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulsel.

Rumah orangtuanya tak jauh dari kantor Desa Lalong.

Kerabat korban yang juga Kepala Desa Lalong, Tandi Sarira, mengatakan jika Elviana dan Eva memang sudah lama mengalami gangguan jiwa.

"Sejak ibunya meninggal tahun 2006, korban mengalami depresi. Keduanya pernah dirawat di Rumah Sakit Jiwa di Bogor," ujar Tandi, Selasa (25/7/2017).
Tandi menjelaskan, ayah korban, Paulus Parubak, sudah berada di Bandung menjemput jenazah kedua anaknya.

"Bapaknya tadi malam sudah berangkat di Makassar, sekarang sudah ada di Bandung. Tapi rencananya besok, dia disemayamkan dulu di rumahnya di Makassar, baru lanjut kesini," jelasnya.
Saat ini keluarga yang berada di Desa Lalong, sedang mempersiapkan ibadah pemakaman jenazah di kediaman korban.

livecasino338
Sementara itu, di Facebook juga beredar foto jasad Elviana dan Eva di peti pemakaman.

Wajahnya tampak bersinar usai dirias, ditutup dengan kain transparan berwarna putih.

"Air mata selalu meteskan meliht fto sodaraq nheee terbaring kaku....selamat jln K'Elviana Parubak "n" Eva seftiani Parubak semoga tenang bersama bapa di sorga,,,," tulis Dian.

Warganet memberikan ucapan belasungkawa atas postingan itu.

"Turut berduka cita sedalam dalamnya. Keluarga yg ditinggalkan lebih sabar dalam menghadapi semua ini," tulis Leonora Sumolang Pongsapan.

"Selamat jalan elviana dan eva septiani. Semoga di terima di sisimu tuhan dan semoga di ampunni dosa dosanya amiiin," tulis Andre Poerwadi.

Selasa, 25 Juli 2017

3 Fakta dua wanita bersaudara bunuh diri di Bandung ini Bikin terenyuh

Livecasino338
Apartemen Gateway yang terletak di Jalan Ahmad Yani Nomor 699, Kota Bandung menjadi perbincangan dan ramai sejak Senin (24/7) kemarin. Pasalnya, dua wanita nekat mengakhiri hidupnya dengan cara loncat dari balkon apartemen tersebut.

Video aksi nekat dua wanita yang ternyata kakak beradik itu pun sempat beredar luas di media sosial. Berikut fakta-fakta yang bikin terenyuh terkait insiden mengerikan tersebut, seperti dirangkum brilio.net dari berbagai sumber.

1. Tinggal bersama keponakan.
Dua wanita kakak beradik EP (34) dan ESP (28), yang diduga bunuh diri dengan melompat dari balkon Apartemen Gateway, Cicadas, Kota Bandung tinggal di lantai 5A nomor 1 di apartemen tersebut.

Di dalam apartemen tersebut, kedua korban tinggal bersama keponakan. Sayangnya saat kejadian, sang keponakan tidak berada di rumah dan pintu terkunci dari dalam.

Beberapa wartawan sempat melihat keponakan kedua korban masih mengenakan baju sekolah putih abu-abu menghampiri jasad kedua bibinya yang tergeletak di parkiran apartemen Gateway. Keponakan korban kemudian diamankan polisi setelah berteriak dan menangis histeris. "Keponakannya saat korban bunuh diri sedang sekolah. Pintu terkunci dan terpaksa didobrak oleh manajemen apartemen," tutur Kapolsek Cibeunying Kidul, Kompol Anton Purwantoro.

2. Alami gangguan psikis selama 8 tahun.
Kepala Bidang Humas Polda Jawa Barat, Kombes Polisi Yusri Yunus mengungkapkan penyebab bunuh diri dua wanita dari atas Apartemen Gateway tersebut. Dari hasil keterangan kakak korban Rionald Parubak (39) bahwa keduanya mengalami gangguan psikis selama 8 tahun. "Mulai mengalami gangguan jiwa sejak tahun 2006 pada saat ibu kandungnya meninggal dunia," ujarnya.

3. Pernah dirawat di panti rehabilitasi.
Kakak korban, Rionald Parubak juga mengatakan bahwa dua adiknya itu pernah dirawat di panti rehabilitasi masalah kejiwaan Yayasan Penuai Indonesia di Bogor, Jawa Barat.

Imas (44), salah satu pemilik laundry di Apartemen Gateway mengatakan, kakak-adik tersebut memang terlihat depresi. "Itu memang adik-kakak, dua-duanya kayaknya memang depresi. Empat hari ke belakang yang kakaknya datang ke sini curhat macam-macam. Memang kelihatan kaya orang lagi depresi," ujar Imas.

Livecasino338

Minggu, 09 Juli 2017

Pengeroyokan ahli IT ITB, polisi sita sejumlah barang bukti

Ilustrasi kejadian
Ahli IT ITB Hermansyah saat ini masih menjalani perawatan intensif. Dia dioperasi pasca-mengalami luka parah di bagian leher dan kepala. Hermansyah dikeroyok orang tak dikenal di Tol Jagorawi KM 6.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pasca-operasi Hermansyah belum bisa dimintai keterangan sehingga belum banyak informasi yang didapat oleh penyidik. Kasus ini ditangani Polrestro Jakarta Timur karena lokasinya di sana. Namun Polresta Depok juga ikut membantu.

"Setelah kita melakukan pengecekan TKP ternyata masuk wilayah Jakarta Timur. Namun demikian untuk kasus ini kita sudah kerja sama dengan Timur maupun dari polda dan ini memang menjadi atensi pimpinan untuk segera diungkap," kata Teguh, Minggu (9/7).

Pihaknya juga sudah mengambil sidik jari dan darah yang ada di mobil korban. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. "Ada jam, bercak darah maupun sidik jari yang tertinggal di mobil milik korban," tuturnya.

livecasino338
Soal motif, pihaknya mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam. "Kita belum ketahui, tapi langkah awal baru penyelidikan dulu," tandasnya. [did]

Pedagang Bakso Rencakan Teror Bom Panci

Pelaku bom panci di Bandung
Agus Wiguna (22) pedagang bakso di Bandung merencanakan teror bom panci di tiga tempat; kafe, rumah makan hingga tempat ibadah. Beruntung aksi tersebut gagal setelah bom yang disimpan dalam kontrakannya di Kampung Kubang Bereum, RT 7 RW 11, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung meledak, Sabtu (8/7) pukul 15.30 WIB.

Pelaku diketahui belajar merakit bom secara otodidak dari internet. Dia mulai merakit bom sejak tanggal 1 Juni 2017.

"Membuat bom melihat dari internet dengan menggunakan Google," kata Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Yusri Yunus.

Hasil pemeriksaan yang dilakukan Kepolisian terungkap alasan Agus ingin meledakkan bom untuk memerangi pihak dan kelompok tertentu yang dianggapnya tidak seakidah.

Dalam rencana meledakkan kafe di hari Jumat (16/7) malam, Agus membuat skenario bom akan dimasukkan ke dalam ransel kemudian diletakkan di tempat sampah.

"Selanjutnya bom tersebut akan diletakkan di tong sampah sekitar kafe dengan alat pemicu menggunakan benang dibentangkan, yang bertujuan apabila benang tersebut tersandung kaki, bom tersebut akan meledak," terang Yusri.

Beruntung aksi pelaku gagal. Bom meledak sendiri di kontrakan Agus. Dari TKP, polisi mengamankan paku sepanjang 7 sentimeter yang digunakan sebagai isian bom, benang, gotri dan panci.

Saat bom meledak, saksi Ridwan yang merupakan tetangga pelaku sedang duduk di kamar kontrakan. Ketika terjadi ledakan, dia juga melihat api dari dalam kamar Agus. Dia lantas keluar kontrakan sambil berteriak meminta tolong.

Ketika kontrakan sudah dipenuhi asap, saksi yang lain, Endang kemudian mendobrak pintu kamar karena takut ada gas yang bocor. Setelah cek, kondisi kamar pelaku sudah berantakan dan melihat benda-benda yang tidak wajar.

"Saksi ketiga, Adin menjemput penghuni kamar yang meledak karena sedang berjualan bakso goreng. Saksi bertemu Agus di wilayah Cidurian sedang berjualan lalu diajak ke TKP, namun pengurus RW berinisiatif membawa ke Ketua RT 007 (Bapak Ajid)," tuturnya.

Agus tak melawan saat ditangkap. Polisi masih mendalami apakah pelaku terkait jaringan teroris atau tidak.

Wakapolda Jabar Brigjen Pol Bambang Purwanto bersyukur rencana peledakan bom berdaya ledak rendah ini gagal.

livecasino338
"Ini kesalahan teknis mereka. Akhirnya meledak di situ. Ya kita bersyukur karena gagal (melakukan aksi)," terangnya saat meninjau langsung lokasi ledakan, Sabtu (8/7).

Hingga tadi malam, rumah kontrakan yang ada di pinggir sungai tersebut masih dipasangi garis polisi. Unit Inafis Polrestabes Bandung dibantu Jibom Polda Jabar masih penanganan olah TKP. Polisi juga meningkatkan keamanan di tiga lokasi yang sempat menjadi target pelaku. [cob]

Minggu, 18 Juni 2017

Sara Wijayanto Tunjukin Foto yang Bikin Bulu kuduk Bergidik, Serem!

Sara Wijayanto
Sara Wijayanto membagikan sebuah foto. Foto itu diberi keterangan yang cukup mencekam. Dalam foto tampak sebuah pohon besar berlokasi di Bandung. Begini cerita Sara Wijayanto dalam keterangan foto itu.
Livecasino338
JANGAN DITATAP LAMA LAMA ‼️‼️‼️ Setiap kali liat foto ini pikiran saya seperti mengawang ngawang.. Banyak sekali energi yang saya rasakan waktu saya ambil foto ini. Pohon ini ada di sebuah taman di Bandung.. Saya kesini karena memang katanya taman ini terkenal berhantu. Uhhmm.. Ternyata kata orang orang itu benar.. Banyak sekali makhluk makhluk yang tinggal ditaman ini. Energinya cukup besar saya rasakan dimulai dari memasuki gerbang depannya. Begitu masuk & mulai menelusuri taman itu, saya merasakan sesak di dada.. seperti tekanan yang besar. & mulailah sosok sosok mengerikan menampakan dirinya pada saya. Agak pusing waktu, mungkin karena berbagai macam makhluk datang mendekat ke saya. Ada yang negatif, ada juga yang positif.

Saya terus berjalan sampai melihat pohon ini, entah kenapa langkah kaki saya terhenti & terus memperhatikan pohon ini. Tiba tiba ada sosok perempuan yang mirip kuntilanak mendekati saya.. Rambutnya panjang sekali, melebihi badannya.. wajahnya terlihat spt nenek nenek.. menyeringai.. benar benar mengerikan! Terlihat dia adalah salah satu yang dominan disini.. Dibelakangnya terlihat beberapa kuntilanak yang juga ga kalah mengerikan. Oh Suti.. Ternyata banyak sekali yang jauh lebih mengerikan dari dia. Hihihi! Yang pasti mereka ini kebanyakan jahil! Sukanya mengganggu manusia. Perhatian saya terus tertuju pada sosok makhluk perempuan mengerikan itu. Dan terlihat semakin jelas, tangannya yang kurus & panjang menunjuk ke arah pohon. Tercium bau anyir yang jelas bikin saya bergidik. Bayangkan, taman ini letaknya dipinggir jalan besar yang ramai.. tapi saya tetap merinding & terasa seperti jauh sekali dari keramaian. Tekanan dikepala pun semakin berat.. seperti dibuat gak nyaman. Sudah jelas sosok ini bukan hantu atau earthbound spirit.. melainkan makhluk yang sudah ada di bumi entah dari kapan.. Nenek ini terus terbang melayang diatas saya, dgn rambutnya yang panjang & tawa yang membuat bulu kuduk berdiri. Dia terus mendarat di samping pohon ini.. langsung saya nyalakan camera hp saya & memotretnya. Coba kalian perhatikan dibagian kiri pohon ini.. Hiiiiyyyy!! Saya malessss liatnya hahaha! Amit amit gak mau aah ketemu lagi sama makhluk ini.. Bye! Selamat bermalam jumat! #MisteriWithSara #SaraWijayanto #nyaiDamar

Sejumlah netizen pun berkomentar setelah ikut melihat foto itu.

“Ak melihat sesosok itu di dkt pohon..kog tiba2 ak pusing ya teh…” tulis akun @louis_ienk.

“Makhluknya apes kak.. Ketemu kakak..,” tulis akun @yudho.bagas.

“apa ini di balai kota ? pohon beringin yang besar itu ? kalo benar sy punya pengalaman,” tulis akun @rieka_rikka.

“Serem liat nya ka lentagraceiya bener, terus ada gambar-gambar yang kabur. Kayak orang yakan @stevanirizki,” tulis akun @okva_sari

Jumat, 09 Juni 2017

Beroperasi saat Ramadan, 25 terapis plus-plus di Bandung terzaring razia

tempat pijat plus plus digerebek satpol PP

Satpol PP Kota Bandung mengamankan 25 terapis yang diduga memberikan jasa layanan pijat plus-plus di Hotel Harapan Indah, Jalan Gatot Soebroto, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Hal itu terungkap dari hasil operasi cipta kondisi Ramadan yang dilakukan Satpol PP Kota Bandung, Selasa (6/6).

Anggota Satpol PP yang menggeledah satu persatu kamar dari hotel kelas melati tersebut menemukan ada dua kamar yang sedang melakukan aktivitas pijat memijat. Dari temuan di lapangan, hotel yang telah berubah fungsi menjadi tempat pijat ini diduga kuat digunakan untuk berbuat asusila.

"Saat kita periksa, ada dua kamar sedang melakukan kegiatan pijat memijat. Kita OTT langsung. Kita duga lokasi ini menjadi tempat prostitusi terselubung. Kita temukan juga ada alat kontrasepsi," ujar Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi kepada wartawan di lokasi.

Dua orang terapis yang tertangkap tangan sedang melayani tamu tersebut kemudian dibawa oleh anggota Satpol PP. Mereka dimintai keterangan oleh petugas. Selain 2 orang terapis, ternyata ada 23 terapis lainnya yang ada di lokasi tersebut. Sehingga total ada 25 terapis yang dibawa oleh petugas Satpol PP.

"Makanya kita amakankan untuk diperiksa lebih dalam," katanya.

Menurut Idris, dari 70 kamar yang berada di hotel tersebut, 11 kamar di antaranya digunakan sebagai tempat pijat. Pihaknya akan memanggil pemilik hotel untuk dimintai keterangan.

Tak hanya itu, sebagai tindakan tegas, pihaknya langsung menyegel kamar yang dijadikan tempat praktik pijat.

"Mereka melanggar Perda Kota Bandung nomor 19 tahun 2012 tentang izin gangguan dan Perda nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Jasa Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Edward Parlindungan menambahkan, dari hasil penelusuran diketahui bahwa hotel tersebut sudah lama tidak memperpanjang izin. Selain itu juga telah beralih fungsi menjadi indekos.

Livecasino338

"Saat kita cek lokasi sudah lama tidak memperpanjang izin. Fungsi hotel itu juga seperti kos-kosan. Kita tentu akan memberikan sanksi. Kalau terbukti ada penyimpangan jelas tempat akan ditutup," pungkasnya. [rnd]

Kamis, 01 Juni 2017

Bandung akan bangun kawasan Taman Air, ini bentuknya

Ilustrasi Taman Air Bandung
Pemerintah Kota Bandung melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtawening akan membangun sebuah kawasan Taman Air di atas lahan milik PDAM di Jalan Badaksinga. Pembangunan taman yang diberi nama Tirtawening Discovery Park dikerjasamakan dengan pihak ketiga dan menelan dana hingga Rp 500 miliar.

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan, Tirtawening Discovery Park merupakan sebuah pemanfaatan lahan yang digagas oleh PDAM Tirtawening Kota Bandung dan Pemerintah Kota Bandung sebagai destinasi wisata baru yang berbasis ilmu pengetahuan dan digital yang didesain menyerupai taman dengan fasilitas yang menunjang masyarakat Kota Bandung untuk berlibur.

"Tirtawening Discovery Park akan menjadi destinasi baru yang dibuat di Kota Bandung, dengan tujuan memanfaatkan lahan kosong milik PDAM yang sebenarnya sangat berpotensi dan bisa dibuat sebagai tempat wisata yang mengedukasi karena berbasis ilmu pengetahuan dan digital," ujar Ridwan saat acara peletakan batu pertama pembangunan Tirtawening Discovery Park di Kantor PDAM, Jalan Badaksinga, Jumat (17/3).

Pria yang akrab disapa Emil ini mengatakan, kawasan Tirtawening Discovery Park sendiri terdiri dari beberapa bagian yakni Discovery World, Taman Tematik dan gedung parkir kendaraan yang memiliki daya tampung mencapai 500 mobil dan 1000 motor.

"Di tempat ini akan dibangun Discovery Park, Taman Tematik sendiri dan sebuah gedung parkir yang dapat menampung 500 slot mobil dan untuk motor mencapai 1000. Sehingga nanti pengunjung tidak akan kesulitan mencari tempat parkir saat ingin berlibur ke sini," katanya.

Menurut Emil, berkaca dari keberhasilan Taman Sejarah, di lokasi ini juga akan dibuat kolam air dangkal untuk anak-anak bermain air. Sehingga mereka memiliki banyak pilihan untuk berlibur saat weekend di Kota Bandung dengan gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepersenpun. Tidak hanya itu rencananya akan dibuatkan perpustakaan untuk mengedukasi masyarakat bahwa berlibur sambil berlanjar di Kota Bandung sangat mudah dijumpai.

"Eksperimen Taman Sejarah itu sangat berhasil, banyak masyarakat yang senang dengan aneka fasilitas yang tersedia disitu, seperti kolam kecil yang menjadi primadona anak-anak untuk bermain air. Makanya kami akan membuat kolam serupa di sini untuk anak-anak. Kenapa kolam dangkal, karena kalau kolamnya dalam saya kira orangtua mereka akan ikut bermain air juga," ucapnya.LIVECASINO338

Emil mengungkapkan, pembangunan ini juga merupakan salah satu upaya untuk pemanfaatan lahan-lahan milik BUMD Kota Bandung supata tidak ada yang nganggur. Hingga saat ini ada lebih dari 100 aset milik PDAM yang belum dimanfaatkan secara maksimal. Oleh karena itu Pemerintah Kota Bandung bersama PDAM akan melakukan banyak inovasi sehingga yang dulunya lahan mati akan dihidupkan kembali.

"Bayangkan saja jika 1 aset kita kelola dengan baik akan menghasilkan banyak keuntungan. Apalagi kalau 100 aset tersebut kita jadikan sebuah tempat yang memiliki nilai ekonomis. Memubazirkan sebuah lahan yang memiliki potensi, maka dari itu, saya gagas aset-aset BUMD ini harus diaktivasi supaya bermanfaat bagi masyarakat Kota Bandung. Jangan sampai seperti lahan yang di maribaya karena tidak diberdayakan sekian lamanya sehingga digugat karena diaku oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," katanya.

Emil menargetkan untuk pembuatan Taman Tirtawening penyelesaiannya selama 6 bulan dan untuk gedungnya tahun 2018 sudah harus bisa digunakan. "Untuk targetnya sendiri saya ingin dalam waktu 6 bulan tamannya sudah selesai dan untuk gedung tahun depan harus bisa dipakai," ungkapnya.

Sementara itu Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung Sony menceritakan asal mula dibangun taman air ini yakni karena adanya perwal yang menyatakan bahwa BUMD harus mengoptimalkan aset untuk kepentingan ekonomis. "Artinya dari pada aset nganggur tidak optimal diaktifkan. Bisa dengan kemampuan sendiri dibangun atau dimanfaatkan," katanya.

Livecasino338
 Menurut Soni, pihaknya bekerjasama dengan pihak ketiga untuk membangun kawasan Tirtawening Discovery Park ini. Pihaknya pun melakukan mekanisme lelang untuk pembangunan proyek ini dimana PT Aditya keluar sebagai pemenang lelang.

"Kami lakukan dengan proses lelang dan sesuai proses lelang PT Aditya memberikan konsep dan sharing yang sudah memenuhi semua persyaratan. Anggarannya Rp 500 miliar, untuk rinciannya saya kurang paham. Rp 500 miliar itu seluruhnya dari investor, kita menyediakan aset," ucapnya.

Menurut Soni, proyek tersebut akan dibangun di atas lahan sekitar 11 ribu meter persegi. Di atas lahan tersebut selain akan dibangun Tirtawening Park juga akan dibangun foodcourt-foodcourt.