Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kriminal. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juli 2017

5 Bocah Paling Sadis dan Berbahaya di Dunia!

Orang tua pasti nggak ingin anaknya menjadi seorang anak yang nakal bahkan menjadi anak yang kejam dan jahat, jika orang tua yang berperilaku dengan baik sang anak pasti akan menirukan gaya orang tua tersebut, tapi sebaliknya jika orang tua nggak berperilaku dengan baik pasti sang anak akan menirunya. Namun kejahatan nggak hanya dilakukan oleh orang dewasa lho, beberapa anak kecil pun sudah berani berbuat jahat bahkan membunuh! Berikut ini daftar 5 bocah paling jahat dan berbahaya di dunia!

1. Lionel Tate
Lionel Tate
Ini kejadian akibat meniru pertandingan gulat di TV. Anak perempuan berusia enam tahun, Tiffany Eunick, harus meregang napas terakhir. Saat itu ibu Lionel Tate dipercaya untuk menjaga si anak perempuan malang. Pukul 10 malam kala itu, si Ibu sedang menonton televisi saat kebisingan terjadi dari lantai atas rumah. 45 menit kemudian Tate memanggil ibunya, dan menyebut Tiffany sudah tak bernapas. Tate menjelaskan bahwa mereka hanya begulat, ia memiting kepala Tiffany sambil membanting dirinya di atas meja. Tim medis melaporkan gadis kecil itu menderita retak tulang dan tengkorak, pembengkakan di otak, dan 35 luka-luka. Tate dihukum seumur hidup pada tahun 2001, tapi mendapat pembebasan bersyarat pada tahun 2004.

2. Carl Newton Mahan

Carl Newton Mahan
Carl hanya berumur 6 tahun ketika ia membunuh temannya, Cecil van Hoose (8 tahun) pada 1929. Kedua anak itu tengah bertengkar memperebutkan besi rongsokan dan Cecil kemudian memukul wajah Carl. Cark kecil kemudian lari ke rumah dan mengambil senjata ayahnya untuk kemudian digunakan untuk menembak gadis cilik itu. Namun menurutku, kasus pembunuhan ini tak sepenuhnya merupakan kesalahan si bocah. Orang tuanya seharusnya juga bertanggung jawab karena meletakkan senapna berisi peluru di tempat yang bisa dijangkau anak kecil.

3. Jordan Brown
Jordan Brown dan Ayahnya
 Pada 2009, Jordan Brown menembak mati calon ibu tirinya yang tragisnya saat itu tengah mengandung, sehingga ikut membunuh janin dalam kandungannya. Menurut laporan polisi, Jordan masuk ke kamar ayahnya dengan senapan lalu menembak mati kekasih ayahnya itu ketika tengah tertidur, kemudian berangkat sekolah seakan-akan tak terjadi apa-apa. Bocah ini dituntut hukuman seumur hidup dan hingga kini belum ada keputusan mengenai nasibnya.

4. Amarjeet Sada
Amarjeet Sada
Bocah berusia 8 tahun asal India ini diduga membunuh lebih dari satu korban. Bahkan yang mengejutkan adalah, orang tua Amarjeet sebenarnya mengetahui bahwa anaknya telah membunuh. Namun mereka menutup-nutupinya. Amarjeet diketahui telah membunuh dua orang bayi yang masih ada hubungan saudara dengannya. Korban pertama adalah sepupunya yang dicekik sampai mati. Korban kedua juga sepupunya, bayi malang itu dipukul sampai mati.

5. Jon Venables dan Robert Thompson
Jon Venables dan Robert Thompson
James Patrick Bulger, seorang balita berusia 2 tahun, hilang dari pantauan ibunya ketika sedang berbelanja di sebuah supermarket pada tanggal 12 Februari 1993. Polisi kemudian menemukan mayatnya telah dimutilasi di sebuah rel kereta api, 4 km dari supermarket tempat dia diculik. Ketika polisi menyelidiki rekaman CCTV, betapa terkejutnya mereka ketika melihat penculik bayi itu adalah dua orang anak berusia masing-masing 10 tahun bernama Jon Venables dan Robert Thompson. Kedua anak ini sebelumnya telah sering dipergoki mengutil permen dan mainan di supermarket tersebut. Sebelum memutilasi korbannya, kedua anak ini menendang, memukul, dan melempari anak malang itu dengan batu. Dokter yang mengotopsi mayat korban menyatakan terdapat total 42 luka di sekujur tubuh korban.
Karena undang-undang di Inggris tidak mengatur hukuman penjara kepada anak dibawah umur, kedua pembunuh cilik ini hanya ditahan di rumah sakit jiwa hingga mereka berusia 18 tahun dan kemudian membebaskannya. Hingga kini keduanya menghirup udara bebas dengan identitas mereka yang baru.

Itulah daftar 5 anak yang paling kejam yang ada di dunia, kita sebagai orang dewasa memang harus waspada dalam mendidik seorang anak, jangan sampai anak kalian mengalami kelalaian kita membuat mereka melakukan tindakan berbahaya. Masih penasaran dengan ulasan bocah paling berbahaya di dunia? Yuk simak selengkapnya divideo yang ada di halaman ini! (non)

Rabu, 12 Juli 2017

Pembacokan Sadis Hermansyah Murni Kriminal

Polisi memastikan pembacokan ahli IT hermansyah adalah murni kriminal
"Motinya hanya karena spontan saja, Karena serempetan mobil terus dikejar sama korban, kemudian pepet-pepetan, kemudian saudara (pelaku) ini keluar dan membacok. Korban masih di RS," jelas Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol Kamaruzaman di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Rabu (12/7/2017).

Kedua pelaku yakni Laurens Paliyama dan Edwin Hitipeuw. Laurens adalah pelaku yang membacok korban, sementara Edwin adalah orang yang pertama berselisih dengan korban.

Pembacokan terjadi pada Minggu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban bersama istrinya, Irina (WN Uzbekistan) menaiki mobil Toyota Avanza warna putih.

Mobil korban melintas di Tol Semanggi mengarah ke timur, berada di belakang bus. Di saat bersamaan, mobil Honda City yang dikemudikan tersangka Edwin menyalip ke kiri dan menyerempet mobil korban.

Korban tidak terima mobilnya diserempet, lalu mengejar mobil Edwin. Aksi pepet-pepetan kemudian terjadi hingga memasuki Tol Jagorawi.

Sesampainya di Tol Jagorawi sekitar KM 6, Edwin kemudian menghadang mobil korban. Selanjutnya terjadi adu mulut di antara keduanya.

Di saat bersamaan, Laurens yang menaiki mobil Toyota Yaris bersama dua pelaku lainnya, datang menghampiri. Laurens kemudian membacok korban dengan senjata tajam miliknya.

Korban kemudian ambruk bersimbah darah. Selanjutnya para pelaku melarikan diri. Korban kemudian dibawa oleh Irina ke Rumah Sakit Hermina, Depok.

livecasino338

Senin, 10 Juli 2017

Hermansyah Bahas soal Chat Sex Rizieq Sebelum Dibacok

Hermansyah dibacok di Tol Jagorawi
Hermansyah dibacok di pinggir jalan tol Jagorawi, kilometer 6, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (9/7/2017), dini hari.

Pakar Telematika Hermansyah yang dibacok sejumlah orang di Tol Jagorawi, Minggu (9/7/2017) kemarin pernah berkomentar tentang chat mesum Rizieq Shihab ke Firza Husein. Chat mesum itu mengantarkan Rizieq menjadi tersangka pornografi.

Hermansyah yang juga alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) itu berkomentar di acara ILC yang ditayangkan TVone dengan tajuk 'Membidik Rizieq Shihab'. Acara itu ditayangkan, Selasa (6/6/2017) bulan lalu.

Dalam acara tersebut, Hermansyah mengatakan chat mesum dalam WhatsApp milik Rizieq asli tapi palsu. Dia menduga chat itu hasil retasan diretas.

"Pada prinsipnya saya sama dalam kasus itu, chat itu bukan fake chat, tapi asli. Tapi yang harus saya garis bawahi adalah chat itu asli tapi palsu," kata Hermansyah kala itu.

Hermansyah dibacok di pinggir jalan tol Jagorawi, kilometer 6, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (9/7/2017), dini hari.

Ketika itu, Hermansyah dan istri menumpang mobil Toyota Avanza nomor polisi B 1086 ZFT. Mereka melakukan perjalanan ke arah Depok, Jawa Barat. Hermansyah mengalami luka serius pada kepala, leher, dan tangan. Korban yang mengalami luka parah mendapatkan bantuan petugas Jasa Marga yang sedang melintas di lokasi.

livecasino338

Minggu, 09 Juli 2017

Pengeroyokan ahli IT ITB, polisi sita sejumlah barang bukti

Ilustrasi kejadian
Ahli IT ITB Hermansyah saat ini masih menjalani perawatan intensif. Dia dioperasi pasca-mengalami luka parah di bagian leher dan kepala. Hermansyah dikeroyok orang tak dikenal di Tol Jagorawi KM 6.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Teguh Nugroho mengatakan, pasca-operasi Hermansyah belum bisa dimintai keterangan sehingga belum banyak informasi yang didapat oleh penyidik. Kasus ini ditangani Polrestro Jakarta Timur karena lokasinya di sana. Namun Polresta Depok juga ikut membantu.

"Setelah kita melakukan pengecekan TKP ternyata masuk wilayah Jakarta Timur. Namun demikian untuk kasus ini kita sudah kerja sama dengan Timur maupun dari polda dan ini memang menjadi atensi pimpinan untuk segera diungkap," kata Teguh, Minggu (9/7).

Pihaknya juga sudah mengambil sidik jari dan darah yang ada di mobil korban. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan. "Ada jam, bercak darah maupun sidik jari yang tertinggal di mobil milik korban," tuturnya.

livecasino338
Soal motif, pihaknya mengaku belum bisa memastikan. Pihaknya masih terus melakukan penyelidikan lebih dalam. "Kita belum ketahui, tapi langkah awal baru penyelidikan dulu," tandasnya. [did]

Rabu, 05 Juli 2017

Mahasiswa diperas oleh 2 PSK setelah main 'threesome'

PSK peras pelanggannya
Transaksi mesum di Hotel W, Jalan Sei Babalan, Medan, berujung pada pemerasan. Seorang mahasiswa mengaku diperas 2 PSK yang mengajaknya berkencan.

Adalah RH (22), warga Jalan Rawa Sakti Lorong 9, Medan, yang menjadi korban pemerasan ini. Awalnya dia berkencan dengan 2 PSK, yaitu IH (21) dan SW (21), warga Jalan Ayahanda, Medan.

Belakangan dia diperas. Pemuda ini dipaksa menyerahkan sejumlah uang, ponsel Iphone 6+ dan jam tangan Apple i-Watch.

Saat beraksi, SW dan IH dibantu seorang teman laki-laki mereka, SS (36), warga Jalan Sei Wampu Baru, Medan.

Pemerasan itu dilaporkan RH ke Mapolsek Medan Baru. "Kita telah mengamankan ketiga pelaku kemarin, Selasa (4/7). Pemerasan itu terjadi Minggu (2/7) sekitar pukul 04.30 WIB," kata Kapolsek Medan Baru, Kompol Hendra Eko Triyulianto, Rabu (5/7).

Berdasarkan pemeriksaan, pemerasan itu berawal dari perkenalan RH dengan IH dan SW. Mahasiswa itu ditawari berkencan dengan tarif Rp 200.000. Selanjutnya pelaku dan korban berkencan di dalam kamar Hotel W.

Saat kencan, IH dan SW minta bayaran kencan Rp 1 juta. Namun RH tidak punya uang sebanyak itu.

Kedua pelaku menyuruh RH ke ATM dan mentransfer uang Rp 600.000. Mereka juga meminta ponsel Iphone 6+ milik mahasiswa itu.

livecasino338
IH dan SW kemudian memanggil teman laki-laki mereka, SS. Pemuda ini meminta paksa Apple i-Watch dari tangan RH. Dia juga mengancam akan menghabisi korban.

Setelah kejadian itu, RH langsung melapor ke Mapolsek Medan Baru. "Setelah diselidiki, ketiga pelaku dapat ditangkap dan diboyong ke komando. Kasusnya masih kita proses dan kembangkan," pungkas Hendra. [ian]

Senin, 26 Juni 2017

Lagi-lagi penyerangan terhadap polisi di Polda Sumut, satu polisi tewas. Ngeri!

livecasino338

Di hari yang fitri merayakan hari kemenangan justru terjadi peristiwa tragis. Dua terduga teroris menyerang, seorang anggota polisi tewas mengenaskan, Minggu (25/6/2017).

Perayaan Idul Fitri tahun 2017 tercoreng dengan peristiwa memilukan.

Pagi dini hari dua orang tak dikenal melakukan penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut).

Berikut fakta-fakta lengkapnya yang dilansir dari Tribun Medan.

1. Dua anggota polisi Yanma Polda Sumut, Aiptu M Singgalingging dan Brigadir E Ginting sedang melakukan tugas jaga di Mapolda Sumut.

2. Secara diam-diam sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tak dikenal melompati pagar kemudian menyerang secara tiba-tiba pada dua personel.

3. Aiptu M Singgalingging terlibat perkelahian dan tewas dengan beberapa luka tikaman serta gorokan pada leher.

4. Brigadir E Ginting berhasil lolos dan meminta bantuan personel lainnya.

5. Dua orang tak dikenal masih nekat melakukan penyerangan meski diberi tembakan peringatan.

6. Keduanya juga berencana membakar pos jaga.

7. Polisi yang datang kemudian melumpuhkan kedua terduga teroris, satu teroris tewas di tempat sementara teroris lainnya ditembak di bagian kaki dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

8. Pihak Polda Sumut mengaku belum mengetahui jelas apa motif di balik penyerangan ini. Polisi masih mendalami keterangan pelaku penyerangan yang masih hidup.

livecasino338

Sabtu, 17 Juni 2017

Davidson menjadi korban ke-24 geng spesialis rampok asal Lampung ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono saat rilis pelaku perampokan
Kelompok perampok sadis yang menjadikan Davidson Tantono sebagai korban menjadi perhatian polisi akhir-akhir ini. Pasalnya, kelompok asal Lampung tersebut bukan pertama kali melakukan aksi keji tersebut.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono kelompok ini sebelumnya sudah 23 kali merampok. Karena itu, aksi terhadap Davidson adalah aksi yang ke 24 yang dilakukan oleh kelompok yang diduga berjumlah lebih dari 10 orang tersebut.

"Kemudian sudah ada 23 TKP (lokasi) yang dilakukan mereka," kata Argo di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).

Lebih lanjut kata Argo lokasi yang menjadi sasaran kelompok tersebut tidak hanya terjadi di Jakarta. Aksi yang berlangsung sejak April 2017 hingga Juni 2017 tersebut dilakukan juga di wilayah sekitar Jakarta. Jumlah hasil perampokannya pun kata Argo berebda-beda. Namun, secara umum jumlahnya puluhan juta hingga ratusan juta.

"Ada di Tangerang senilai Rp60 juta, Cirebon Rp10, Caringin Rp60 juta, Rawa Buaya Rp40 juta, Pesing Rp80 juta, Bekasi Rp800 ribu, Pemda Bogor Rp60 juta, Kampung Melayu Rp60 juta, Cidahu Rp31 Juta, Cirebon Rp60 juta, Kalijodo Rp80 juta, Cengkareng Rp20 juta, Taman Topi Rp40 juta, Ciawi Rp60 juta, Ciluwer Rp30 juta, Kampung Melayu Rp50 juta, Pasar Minggu Rp70 juta, Kalibata Rp30 juta, Poris Rp20 juta, Kedung Halang Rp100 juta, Kalimalang Rp50 juta, Cikarang Rp150 juta, Indovision Rp100 juta," kata Argo.

Saat ini, Gabungan Subdit 3/Resmob dan Subdit 6/Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah menangkap empat pelaku. Satu diantaranya yang berinisial IR sudah tewas, karena melawan polisi saat ingin menunjukkan tempat penyembunyian dalang aksi tersebut.

"IR ini sebagai wakil Kapten. Nah dia melakukan perlawanan sehingga kita tindak tegas dengan tembak dan dia meninggal dunia," katanya.

Namun, menurut Argo total pelaku yang terlibat menembak Davidson berjumlah 10 orang. Karenanya enam orang lainnya termasuk Kapten kelompok Lampung tersebut masih dalam pengejaran polisi.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki bernama Davidson Tantono (30), yang menjadi korban perampokan di SPBU 34 - 11712 Jalan Daan mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat tewas tertembak senjata api di bagian kepala. Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (9/6/2017).

Korban diketahui pemilik mobil Innova bernomor polisi B 1136 GFY. Terkait kronologis kejadian, pada pukul 13.30 WIB, kendaraan Innova masuk ke SPBU untuk mengisi angin di lokasi SPBU, tepat di pintu keluar.

Tiba-tiba ada satu kendaraan motor berboncengan menghampiri pemilik Innova dan langsung mengambil tas yang berisi uang Rp350 juta, yang ada di dalam mobil dan pelaku menembakkan senjata api kepada korban dan mengenai bagian kepala. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Livecasino338

Rabu, 14 Juni 2017

Perampokan Sadis di Daan Mogot yang membunuh Davidson sudah tertangkap

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan sudah menangkap orang yang diduga merampok dan membunuh Davidson Tantono (30). Davidson ditembak mati di Daan Mogot, Jakarta Barat, tak lama setelah mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017), siang.

"Yang (pelaku) Cengkareng sudah kami dapatkan, kami periksa," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/6/2017).Saat ini, Iriawan belum mau menjelaskan identitas orang yang ditangkap. Dia mengatakan nanti akan menyampaikan secara lengkap dalam konferensi pers.

"Nanti kami rilis berikutnya. Ini sedang pemeriksaan," kata dia.

Dia mengatakan tim khusus langsung dibentuk tak lama setelah Davidson dirampok dan ditembak.

"Begitu kejadian, polres bergerak, langsung Krimum Metro Jaya, gabungan dengan jatanras dan resmob pasti jalan," kata Iriawan.

Davidson dirampok kawanan bandit bersenjata api ketika hendak memompa ban mobil Innova warna hitam di dekat SPBU, Jalan Daan Mogot, kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kepala korban ditembak salah satu pelaku ketika berusaha menyelamatkan tas berisi uang berkisar Rp350 juta yang ada di dalam mobil.

Polisi menduga kawanan perampok sudah membuntuti korban sejak dari BCA cabang Green Garden.  

Dimata-matai

Davidson diduga dimata-matai jaringan bandit ketika mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden.

"Jadi kami mendapatkan informasi bahwa di bank yang bersangkutan ternyata di dalamnya sudah ada mata-mata. Artinya mata-mata ya dari kelompok ini," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.

Keberadaan orang yang diduga menjadi mata-mata didapatkan dari hasil analisa terhadap barang bukti.

"Pokoknya di dalam itu dia melihat orang-orang siapa yang mengambil uang sendirian dalam jumlah yang besar, lebih dari satu orang di dalam itu, dia menunggu," kata Argo.
 
Mata-mata yang berada di dalam ruang bank diduga berjumlah tiga orang. Tugas mereka mencari nasabah yang mengambil uang dalam jumlah banyak dan pergi tanpa pengawal.

"Sekitar tiga oranglah di situ menjadi mata mata di situ, jadi dia bis mencari atau dia itu melihat lihat, nasabah siapa, nasabah mana yang dia sendirian dengan mengambil uang yang banyak," kata dia.

Aksi bandit kelompok ini tergolong sistematis. Ada yang mengamati nasabah di dalam ruangan, ada juga yang memantau di luar kantor bank. Lalu, ada yang berperan membuntuti kendaraan nasabah.

"Kemudian juga di luar juga ada mata-mata juga, kemudian dia melihat mulai dari parkir. Kemudian ada juga nanti yang membuntuti, ada semuanya di situ," kata Argo.

Livecasino338

Selasa, 13 Juni 2017

Cantik-cantik tapi menjadi begal, kok bisa? Ini dia alasannya!

Lena seorang gadis cantik yang beringas

Jakarta, Kamis (21/7/2016), Facebook Divisi Humas Polri mengunggah sebuah foto wanita cantik dan seksi yang menarik perhatian para netizen. Nggak heran kalau foto wanita cantik tersebut telah di share sebanyak 3.664 kali. Lalu siapakah wanita cantik tersebut?

“Usianya baru 18 tahun. Namun dibalik paras cantiknya, N alias Lena ternyata bengis di jalanan,” tulis Facebook Divisi Humas Polri. Ya, ternyata wanita cantik yang berasal dari Kabupaten Indramayu tersebut dikenal sebagai tukang begal. Bahkan Lena dikenal sebagai tukang begal yang sadis karena tidak segan melukai korbannya demi merampas sepeda motor sasarannya.

Saat melakukan aksinya, Lena tak sendirian, ia juga bekerjasama dengan pacar dan ketiga rekannya. Namun aksi Lena beserta rekannya sepertinya harus berakhir karena polisi telah menangkapnya pada Selasa (19/07) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB. Kapolresta Bekasi, Kombespol M. Awal Chairuddin SIK mengatakan, Lena merupakan pengalih perhatian ketika pacar dan ketiga rekannya berinisial A (22), D (20), S (23) dan Z (20) melancarkan aksinya.

Awalnya Lena meng-invite BBM korban, kemudian korban digoda dan diajak bertemu di suatu tempat. Ketika korban lengah, kawan-kawan Lena pun langsung melancarkan aksinya dengan mengambil motor korban, seperti kasus yang terjadi di Jl. Raya Daha arah Kantor BPN Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan pada Senin (18/07) malam sekitar pukul 22.15 WIB.

“Dengan daya tarik wanita seperti ini termasuk pencurian dengan kekerasan modus baru di Kabupaten Bekasi. Termasuk mengelabui. Orang kan beranggapan kalau perempuan nggak mungkin terlibat dalam tindakan kejahatan, orang hampir rata-rata beranggapan seperti itu. Jadi masyarakat harus berhati-hati,” kata Awal, Selasa (19/07).

Livecasino338
Saat dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian Lena memang tak mengaku jika aksi begalnya tersebut telah direncanakan. “Saya hanya mau menemui korban, karena dia ngajak ketemuan aja. Saya dianter D, pacar saya,” kata Lena. Lena mengaku jika selama berkomunikasi dengan korban melalui BBM, beberapa kali diajak berhubungan intim oleh korban sehingga membuat D kesal dan memutuskan untuk memukuli korban. “Kalau yang ngambil motor itu teman pacar saya dan saya tak kenal,” jelas Lena.

Sabtu, 10 Juni 2017

Seorang santri mengedit foto Jokowi dan Kapolri berujung bui

Santri mengedit foto Jokowi
Anjuran bijak menggunakan media sosial sudah berkali-kali diingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepolisian. Namun rupanya masih saja ada orang yang menggunakan media sosial untuk menebar kebencian dan mencaci.

Bahkan yang membuat miris, salah seorang santri ikut menebarkan kebencian. Padahal santri selalu diajarkan nilai agama yang tinggi.

BHD, seorang santri pondok pesantren di kawasan Pesrepen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditangkap Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Dia diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan.

Santri berusia 20 tahun tersebut memposting penghinaan terhadap presiden dan kapolri itu di akun media sosial. Postingan itu terkait dengan kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab.

Dia memposting dengan menggunakan nama akun Elluek Ngangenniie. Polisi menemukan banyak ujaran kebencian dalam akun tersebut. Sehingga tim saber melakukan penangkapan terhadap BHD dan kini masih dalam pemeriksaan penyidik.

"Yang bersangkutan melakukan ujaran kebencian terhadap pejabat negara Indonesia dan beberapa pejabat Kepolisian RI," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Pemuda yang mengagumi Front Pembela Islam itu mengaku tidak terima lantaran Islam seolah seperti disudutkan. Termasuk dalam kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan FPI Rizieq Syihab.

"Saya jengkel. Karena Saya juga orang muslim. Apalagi Islam disudutkan di dalam media sosial," ucap BHD.

Polisi yang menangani kasus tersebut memperingatkan masyarakat agar berhati-hati memberikan postingan ataupun membuat kata-kata di media sosial. Jangan sampai mencemarkan nama baik orang lain hingga merugikan diri sendiri.

"Jika memposting berunsur penghinaan atau merugikan orang lain di media sosial yang bisa dilihat banyak orang ancamannya pidana," ucap Frans lagi.

Livecasino338

Polisi membuka kemungkinan melakukan penangkapan terhadap pihak lain. Dia menegaskan, BHD harus menjalani proses hukum sebagai pembelajaran bahwa menggunakan media sosial juga perlu menjunjung tinggi etika. Tersangka dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Karena apa yang disebarkan dan diupload dibaca dan dilihat banyak orang," imbuh Frans. [eko]

Minggu, 04 Juni 2017

2 bandar sabu asal Aceh kirim sabu ke Medan, tewas ditembak polisi

Barang bukti bandar sabu di Medan.
Dua lagi tersangka bandar narkoba tewas ditembak polisi di Medan. Total sudah 13 pelaku kejahatan narkotika yang meregang nyawa diterjang peluru polisi dalam 8 bulan terakhir.

"Bandar ke-12 dan ke-13 yang ditembak ini karena melawan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut yang akan melakukan penyanggongan di jalan tol tadi malam," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Minggu (4/6).

Dua tersangka yang tewas yaitu Mahdi alias Panglima Mahdi (43), warga Dusun Kuta Puetek, Desa Gureb Blang, Idi Rayeuk, Aceh, dan Zahri S (39), warga Desa Kambam, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh. Mahdi alias Panglima Mahdi diinformasikan sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Seorang lagi ditangkap hidup, yaitu Ridwan (43), warga Dusun Ingin Jaya, Desa Uram Jalan, Banda Alam, Aceh Timur, Aceh.

"Barang bukti ada 5 kilogram narkotika jenis sabu dan 1 unit mobil Honda Jazz yang digunakan tersangka membawa barang bukti dan juga ada senjata api tadi," jelas Rycko.

Penyergapan ini berawal dari informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Aceh ke Medan. Setelah dilakukan penyelidikan, kecurigaan petugas mengarah pada 1 unit Honda Jazz BK 38 DI yang melintas di Besitang Langkat.

Setelah dilakukan pencarian, kendaraan itu terdeteksi masuk ke jalan tol Belmera di Tanjung Mulia. Pengejaran dilakukan. Saat mobil diadang, terjadi perlawanan menggunakan senjata api.

"Sekali lagi tindakan tegas terhadap pengedar narkoba yang melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian kami lakukan," sebut Rycko.

Mahdi dan Zahri tewas diterjang peluru petugas. Jasad keduanya dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan. Sementara Ridwan dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses selanjutnya. Dia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Livecasino338

Selama kepemimpinan Rycko di Polda Sumut, sejak Oktober 2016, memang sudah 13 tersangka pelaku kejahatan narkotika yang ditembak mati. Jenderal berbintang dua ini menegaskan Polda Sumut konsisten menjalankan komitmennya untuk terus melakukan upaya pemberantasan narkoba secara komprehensif.

"Silakan kalau coba-coba jadi bandar narkoba silakan jadi yang ke-14 dan 15 dan seterusnya. Sekarang sudah ke-12 dan 13 (ditembak mati). Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas seperti itu," pungkas Rycko. [gil]

Jumat, 02 Juni 2017

Anggota FPI yang ditangkap mengaku tidak menyesal setelah melakukan persekusi

Pelaku persekusi terhadap PMA
Polisi menangkap dua orang terkait kasus persekusi terhadap anak di bawah umur. Salah seorang pelaku berinisial M mengaku kesal kepada PMA (15). Sehingga, dirinya melakukan pemukulan dengan tangan kanannya sebanyak satu kali dan mengenai kepala bagian kanan korban.

"Saya kesal sama dia," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6).

Menurutnya, dirinya saat itu diajak rekan yang lain untuk jemput PMA di rumahnya, Cipinang, Jakarta Timur. M mengaku sebagai anggota FPI. Dia juga mengaku tak punya pekerjaan tetap.

Saat itu, dirinya berkilah tak tahu kalau PMA anak di bawah umur.

"Karena posisi saya. Saya tidak tau kalau dia (PMA) ini anak kecil. Karena postur badan dia besar gitu. Mungkin kalau dia anak kecil atau sepantaran saya, mungkin saya nggak tega gitu," kata M.

M mengaku tak menyesal melakukan hal tersebut. Menurutnya ini akibat dari tindakan spontan yang dilakukannya.

"Ketika dia menghina dan menantang seperti itu. Ya nggak nyesel (masuk penjara) Namanya resiko, spontan lah," bebernya. [ian]

Rabu, 31 Mei 2017

ISIS tersinggung dan mengancam bunuh bintang dan kru sinetron Black Crows

Sinetron Black Crows
Kelompok Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) ternyata juga meluangkan waktu buat menyaksikan sinetron. Namun, setelah melihat tayangan drama berseri berjudul Black Crows, mereka naik pitam lantas menebar ancaman bakal membunuh sejumlah pemain dan kru.

Hal itu disampaikan langsung oleh dua aktris didapuk memerankan dua tokoh dalam sinetron itu, yakni Mona Shaddad dari Kuwait dan Aseel Omran dari Arab Saudi. Menurut Mona, dia hanya mencoba menunjukkan kebolehannya dalam berakting demi menyingkap fakta tentang bagaimana kehidupan para perempuan bergabung dengan ISIS.

"Saya tidak takut karena yakin Allah S.W.T., melindungi saya. Selama syuting kami juga dilindungi oleh oleh aparat keamanan dan Middle East Broadcast Group," kata Mona seperti dilansir dari laman Al Arabiya, Rabu (31/5).

Sedangkan Omran memilih mengabaikan ancaman ISIS. Sebab dia meyakini tempat tinggalnya saat ini, Dubai di Uni Emirat Arab, adalah lokasi teraman di dunia.
Livecasino338

"Kalau saya ditanya soal ancaman ISIS beberapa tahun lalu, saya pasti takut. Namun sekarang tidak merasa khawatir. Saya lebih memilih menjalankan puasa selama Ramadan. Saya meyakini Allah S.W.T., melarang mereka melakukan itu," kata Omran.

Sang sutradara, Ali Jaber, menyatakan semua pihak, termasuk stasiun televisi menayangkan, sudah tahu soal ancaman ISIS itu. Namun menurut dia, Stasiun Televisi MBC bukan ancaman buat ISIS.

"MBC selama ini berpendirian moderat di masyarakat Arab, dan sangat bertolak belakang dengan gaya ISIS," kata Ali.

Sejak ditayangkan, sinetron Black Crows memang membetot banyak penonton di Timur Tengah selama Ramadan. Tayangan itu diputar oleh stasiun televisi MBC. Sejauh ini sudah empat episode mengudara.

Jalan ceritanya bertema tentang kehidupan para perempuan bergabung dan kaum hawa yang hidup di bawah kekuasaan ISIS.

Mona memerankan tokoh seorang perempuan paruh baya dari Kuwait yang kesulitan mencari jodoh selama 20 tahun, dan memilih bergabung dengan ISIS berharap bisa menikah dengan salah satu anggota ISIS. Menurut dia, pesan dalam perannya adalah bagaimana mudahnya seseorang dicuci otak buat direkrut ke dalam kelompok radikal dengan segudang janji manis, tetapi terbalik dari kenyataannya.
Livecasino338
"Tujuan saya utama saya adalah buat mengubah pemahaman orang-orang Arab dan memperlihatkan kekejaman kelompok itu," ujar Mona.

Dalam salah satu adegan sinetron itu diceritakan bagaimana ISIS mempekerjakan anak-anak dalam memproduksi narkoba dan menjualnya. Di episode lain sutradara menggambarkan bagaimana anggota laki-laki ISIS memperkosa perempuan dan bocah. Termasuk menuturkan tentang penderitaan perempuan kaum Yazidi yang dijadikan budak seks hingga para ibu yang kehilangan anak-anaknya. [ary]

Selasa, 30 Mei 2017

Salon Plus-plus, Polisi Grebek Pasangan Mesum Tangkap Basah

Sejumlah pasangan mesum yang digrebek petugas Polsek Jagakarsa
Pasangan mesum yang sedang asyik memadu kasih di salon plus-plus digerebek petugas Polsek Jagakarsa. Pemilik salon sempat berkilah bila tempat usahanya itu dijadikan lokasi prostitusi terselubung.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari menjelaskan, dalam penggerebekan di salon plus-plus ini pihaknya mengamankan sejumlah orang yakni HR pemilik salon, serta FR dan ST yang sedang asyik melakukan perbuatan mesum di salah satu kamar. Sri mengatakan, penggerebekan ini dilakukan pada Kamis 24 Desember 2015 kemarin ber

Mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, polisi pun bergerak cepat dan memilih melakukan penggerebekan sebelum ormas tersebut."FR dan ST kita dapati sedang mesum di salah satu kamar. Pemilik salon sempat berdalih bila kamar itu gudang," kata Sri, Jumat (25/12/2015).

Sri menuturkan, tak ingin terkecoh polisi meminta HR membuka kamar tersebut. Dan benar saja, FR dan ST kedapatan sedang melakukan perbuatan mesum.

"Kita curiga, masak gudang ada tas wanita di depannya."Pemilik salon dan pasangan mesum sedang kami periksa," ucapnya.
Livecasino338

Dipaksa minum minuman berenergi, seorang pria diperkosa bergantian dengan tiga perempuan

Livecasino338
Kepolisian kota Pretoria, Afrika Selatan saat ini sedang mengusut kasus yang tak lazim dan cukup merepotkan.

Kasus itu adalah kasus penculikan yang diikuti perkosaan beramai-ramai yang menimpa seorang pria.

Kini polisi tengah memburu tiga perempuan muda yang diduga sebagai pelaku penculikan dan pemerkosaan itu.

Kasus ini diketahui setelah korban, pria berusia 23 tahun, melapor kepada polisi setelah dia diculik dan diperkosa selama tiga hari.

Kepada polisi pria asal Pretoria itu mengatakan, pada 19 Mei lalu dia menghentikan sebuah taksi. Tak dinyana di dalam taksi itu sudah ada tiga orang perempuan muda.

Juru bicara kepolisian Prestoria Kapten Collette Weilbach mengatakan, pria itu menceritakan salah seorang perempuan dalam taksi itu memerintahkan dia duduk di kursi depan.

Tanpa menaruh curiga, pria itu kemudian masuk ke dalam taksi dan duduk di kursi depan.

"Saat itulah, dia merasakan sebuah suntikan di lehernya yang membuatnya jatuh pingsan," kata Colette.

Saat siuman, lanjut Colette, pria itu berada di sebuah kamar dengan tempat tidur "single".

"Para perempuan itu kemudian memaksa dia menenggak minuman berenergi sebelum kemudian bergantian memerkosa dia," tambah Colette.

Colette melanjutkan, setelah tiga hari diculik dan diperkosa, pria itu kemudian ditinggalkan begitu saja di sebuah lahan kosong di Benoni sekitar 48 kilometer sebelah selatan Pretoria.

Kapten Colette menambahkan, pria itu terlihat sangat trauma dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis.

"Kepolisian Afrika Selatan menganggap semua kasus pelecehan seksual sebagai masalah serius apapun gender korbannya," ujar Colette.

Polisi kini tengah memburu ketiga perempuan itu serta sang pengemudi taksi dan meminta warga menghubungi polisi jika memiliki informasi soal para tersangka.

Kepolisian juga menyelidiki kemungkinan kasus serupa pernah terjadi tetapi luput dari pantauan.
Livecasino338

Sabtu, 27 Mei 2017

FPI Bantu Polisi Ringkus Geng Motor Sadis

Geng motor yang sedang diamankan oleh pihak kepolisian

Aksi geng motor memang kerap kali meresahkan masyarakat. Selain membuat onar, mereka juga tak segan menyakiti para pengendara yang melintas di jalanan. Tidak heran jika masyarakat dan pihak kepolisian pun turun tangan untuk menghentikan aksi brutal mereka. Baru-baru ini, Kepolisian Sektor Pondok Gede dibantu satuan laskar milik Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, dan Forum Betawi Rempug di Jalan Jatiwaringin meringkus setidaknya 11 anggota geng motor Tambun 45.

Dikutip  dari Tempo.co, (27/5), para pelaku ditangkap saat hendak menuju ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mereka sempat dihalau, tapi ada beberapa orang yang sukses melarikan diri. Jumlah asli mereka diperkirakan mencapai 120 orang. Aksi penangkapan terhadap geng motor dilakukan karena pihak kepolisian mendapatkan informasi akan terjadi tawuran antar geng motor Tambun 45 dan Prumpung di wilayah TMII.




Seorang warga sempat terkena sabetan senjata tajam saat menghadang geng motor tersebut.
Geng motor yang meresahkan warga
Dalam aksi penangkapan ini, seorang warga mengalami luka di bagian tangan karena terkena sabetan senjata tajam. Ini menunjukan betapa berbahayanya mereka pada saat berada di jalanan. Mereka tidak segan melakukan penyerangan kepada siapapun yang menghalangi. Untungnya nyawa korban terselamatkan setelah dibawa ke RS Polri, Kramajati, Jakarta Timur.

Hero juga menjelaskan bahwa geng motor ini menuju ke TMII dengan mengendarai 50 sepeda motor. Saat hampir tiba disana, polisi, FPI dan FBR langsung menghalau mereka semua. Tak ayal, para anggota geng motor ini terkejut dan langsung lari kocar-kacir menyelamatkan diri.  Upaya ini membuahkan hasil dengan 11 orang berhasil ditangkap karena masuk ke gang buntu.

Usai menangkan anggota geng motor, polisi akan mengembangkan kasus ini.
Geng motor yang tertangkap
11 orang yang ditangkap pihak kepolisian tersebut antara lain adalah SA, OM, AS, MRS, IB, GK, HP, MZA, YT, YY, dan YS. Mereka dijebloskan ke sel tahanan Polsek Pondok Gede dengan barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam mulai dari samurai, golok, pisau, pedang, celurit, cocor bebek, dan gir bekas sepeda motor. Mereka pun dijerat dengan pasal Undang-undang Darurat dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi tidak memungkiri bahwa geng motor tersebut memang terkenal sadis saat berhadapan dengan geng motor lain. Kini polisi tengah mengembangkan penyelidikan terhadap kasus ini.

Kamis, 25 Mei 2017

Siapa pelaku di Balik Bom Kampung Melayu? Ini Perkiraan Mantan Teroris

Warga berkerumun di Halte TransJakarta Kampung Melayu
Dua ledakan mengguncang Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur, Rabu malam. Diduga bom bunuh diri. Tercatat 10 orang terluka. Lima orang meninggal dunia, tiga di antaranya adalah polisi yang gugur dalam tugas. Dua lainnya diduga bomber.

Pengamat dan mantan teroris, Ali Fauzi, mengatakan diduga ada 'pemain' lama berperan dalam perakitan bom.

"Bisa saja orang baru tapi dapat ilmu dari orang (teroris) lama. Kalau belajar bom dari internet tidak akan bisa, mesti ada tangan ketiga yang memberikan ilmu," kata adik kandung Amrozi dan Ali Imran ini saat, Kamis (25/5/2017).

Lalu siapa? "Ya mereka yang pernah di Afghanistan, Mindanao. Mereka expert betul dalam merakit bom," kata Ali Fauzi yang pernah menjadi Kepala Instruktur Perakitan Bom Jama’ah Islamiyah (JI) Jawa Timur.

Ali mendasari penjelasannya tersebut dari bom yang diledakan pelaku dan berdampak luas di sekitarnya. Tiga polisi gugur dalam tugas, dua orang diduga pelaku tewas dalam ledakan itu. Selain juga tercatat 10 orang terluka karena ledakan. Belum lagi beberapa kendaraan rusak akibat dua ledakan tersebut.

"Tinjauan saya, secara material material bom lebih membahayakan dari bom sebelumnya," kata Ali Fauzi, membandingkan dengan bom Polres Surakarta, Samarinda, Sarinah, dan Tangerang.

Melihat target yang disasar, Ali Fauzi menjelaskan, tidak berbeda dengan kelompok-kelompok teror selama ini, yaitu aparat kepolisian.

"Mereka upgrade skill, engineering, skill individu. Beberapa tahun lalu (aksi teror) terkesan main-main," kata Ali Fauzi.

Terkait dengan ISIS, Ali Fauzi mengatakan bahwa teror bom Kampung Melayu bak efek domino teror global.

"Ini merespons efek domino global, memberi sinyal bahwa di Indonesia punya pejuang versi mereka (teroris), bahwa di Indonesia masih eksis. Kalau keterkaitan secara jaringan kemungkinan tidak, tapi ada kesamaan secara ideologi," kata Ali Fauzi.

Terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur diguncang ledakan bom. Polisi menduga pelaku bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur berjumlah dua orang. Mereka pun tewas seketika pada saat kejadian ledakan bom Kampung Melayu pada Rabu 24 Mei 2017 malam.

Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mencurigai pelaku bom bunuh diri ini merupakan kelompok teror Negara Islam Irak Suriah (ISIS).
Livecasino338
"Diduga kuat ini kelompok ISIS," kata Martinus saat dihubungi Liputan6.com di Jakarta, Kamis (25/5/2017).

Rabu, 24 Mei 2017

Seorang pengunjung hiburan malam di Mojokerto positif narkoba

BNNK razia pengunjung hiburan malam
Menjelang Ramadan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto bersama Satpol PP melakukan razia tempat hiburan malam, Rabu (24/05). Dalam tes urine yang dilakukan kepada semua pengunjung, ditemukan satu orang positif narkoba.

"Ada satu pengunjung Royal Karaoke berinisial DBS (18), asal Perumahan Wikarsa, Kecamatan Puri, Mojokerto, yang dinyatakan positif narkoba setelah di tes urine. Dari hasil tes, dia mengonsumsi sabu," kata Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsih usai razia, Rabu (24/5).

Petugas merazia dua tempat hiburan malam yang berada di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto. Di lokasi pertama, petugas melakukan tes urine pada sejumlah perempuan pemandu lagu. Namun hasil tes tidak ditemukan yang positif mengonsumsi narkoba, hanya saja ditemukan pengunjung yang sedang mabuk dan sempat menolak dites urine. Petugas BNNK yang didampingi Satpol PP Kota Mojokerto, kemudian bergeser tempat kedua.

Yang positif mengonsumsi narkoba diamankan di Kantor BNNK Mojokerto, Jalan Gajah Mada, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes yang menunjukkan positif narkoba memang benar mengonsumsi narkoba atau karena obat lainnya.LIVECASINO338

"Kita assessment, dan kita periksa di Kantor untuk memastikan hasil tes urin. Kalau memang benar mengonsumsi narkoba, kita tindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum," jelasnya. [cob]
Livecasino338
 

Minggu, 21 Mei 2017

Anggota polisi ditebas pria gangguan jiwa di lingkungan Masjid

Anggota polisi yang dibacok di Masjid
Seorang anggota Polsek Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Aiptu Muhadi kena tebas yang mengakibatkan luka di telinga yang dilakukan Hendra alias Utuh (35) warga Jalan Trinsing Komplek Eks Sosial Kelurahan Jingah Kecamatan Teweh Baru Minggu (21/5) sekitar pukul 11.00 WIB.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pelaku sebelumnya mengamuk di rumahnya, kemudian pria yang memiliki riwayat gangguan kejiwaan ini kembali mengamuk di masjid Baiturahman Kelurahan Jingah.

Saat itu ada anggota polisi, Aiptu Muhadi hendak salat zuhur dan sejumlah warga lainnya. Sambil menenteng parang terhunus, pria yang baru sebulan bebas dari Rumah Sakit Jiwa di Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini memasuki masjid dan menantang setiap orang yang dijumpainya. Bahkan, salah satu ustaz yang berada di masjid menjadi sasaran kemarahannya.

"Tiba-tiba dia (Hendra) masuk ke masjid membawa parang sambil marah-marah. Padahal sebelumnya sekitar pukul 10.00 WIB sempat minta dibukakan pintu masjid untuk salat dua rakaat," kata Sigit warga setempat, dikutip dari Antara.

Melihat kondisi itu, beberapa warga memilih kabur dan melapor ke polsek dan polres. Salah satu petugas kepolisian, yakni Aiptu Muhadi mencoba meredam kemarahan Hendra. Pria yang bertugas sebagai Kanit Reskrim Polsek Teweh Tengah ini mencoba bernegosiasi agar Hendra menjatuhkan parangnya dan kembali ke rumah.

Namun malang, Hendra tak menggubris permintaan Aiptu Muhadi. Hendra pun mengayunkan parang ke arah Muhadi. Beruntung, Muhadi cepat menghindar. Namun, tebasan Hendra sempat mengenai telinga kiri Muhadi yang akhirnya bercucuran darah.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi coba untuk membujuk Hendra dan memberi peringatan agar Hendra menyerah. Sayangnya, Hendra tetap bersikukuh memegang parang dan menantang polisi. Akhirnya, tindakan tegas dilakukan oleh pihak kepolisian.

Sebuah peluru bersarang di kaki kiri Hendra hingga membuatnya roboh dan menyerah. Sebelum menjadi sasaran amukan warga, Hendra lalu diamankan dan dibawa ke RSUD Muara Teweh untuk menjalani operasi pengangkatan proyektil peluru.

Kapolres Barito Utara, AKBP Tato Pamungkas Suyono mengakui tindakan tegas yang dilakukan oleh kepolisian sudah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Pasalnya, pelaku mengancam keselamatan warga lain dan salah satu petugas telah menjadi korban.

"Terpaksa kita lumpuhkan karena melukai petugas dan mengancam warga lainnya," kata Tato.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Barito Utara, AKP Benito Harleandra mengatakan, pihaknya sudah mengamankan pelaku. Saat ini pelaku tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Muara Teweh. Pihaknya juga sedang mengumpulkan keterangan saksi untuk proses penyidikan lebih lanjut.

"Saat ini masih proses penyidikan. Saksi-saksi sedang diambil keterangannya," ujarnya. [rnd]
Livecasino338
 

Kamis, 18 Mei 2017

Perkosa Remaja Hingga Hamil & Melahirkan, Igo divonis 3 Tahun Bui

Ilustrasi pemerkosaan, Pencabulan dan Pelecehan Seksual
Gregori Solisa alias Igo (20), seorang pria bejat yang mencabuli dan menyetubuhi seorang remaja perempuan hingga hamil dan melahirkan seorang bayi divonis tiga tahun penjara oleh hakim Pengadilan Negeri Ambon.

Ketua majelis hakim PN setempat, Mathius didampingi Esau Yarisetouw dan Philip Panggalila menyatakan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 287 KUH Pidana dan Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak.

"Pasal 287 KUH Pidana menyatakan, barang siapa bersetubuh dengan seorang wanita di luar perkawinan, padahal diketuainya atau sepatutnya harus diduga bahwa umurnya belum 15 tahun, atau kalau umurnya tidak jelas dan belum waktunya dikawini, diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun," katanya dilansir Antara, Selasa (16/5).
Livecasino338
Majelis hakim juga menyatakan tidak menemukan adanya alasan pemaaf atas diri terdakwa yang sudah terbukti mencabuli seorang anak yang belum mencapai usia dewasa.

Yang memberatkan terdakwa dijatuhi hukuman penjara dan denda karena perbuatannya telah merusak masa depan korban dan menimbulkan trauma yang mendalam bagi korban dan keluarganya.

Sedangkan yang meringankan adalah terdakwa mengakui serta menyesali perbuatannya, berlaku sopan dalam persidangan, dan yang bersangkutan belum pernah dihukum.

Putusan majelis hakim juga lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Lilia Heluth yang dalam persidangan sebelumnya meminta terdakwa dinyatakan terbukti bersalah dan diganjar hukuman selana lima tahun penjara.LIVECASINO338

Gregori Solisa diketahui melakukan persetubuhan terhadap seorang bocah yang belum cukup umur sejak tahun 2016 lalu di kawasan Batumeja, Kecamatan Sirimau (Kota Ambon) secara berulang kali hingga menyebabkan korban akhirnya hamil dan melahirkan seorang bayi.

Atas putusan majellis hakim, baik JPU maupun penasihat hukum terdakwa, Thomas Wattimury menyatakan pikir-pikir. [dan]