Tampilkan postingan dengan label geng motor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label geng motor. Tampilkan semua postingan

Kamis, 13 Juli 2017

Ketua Geng Motor Bekasi Diamuk Massa Hingga Tewas

Begal Motor
Seorang pemuda yang disebut-sebut salah satu ketua geng motor di Kota Bekasi, Jawa Barat, tewas di tangan warga. Pelaku yang diketahui bernama Ajay (20) ini ditangkap setelah melukai kakak beradik yang bekerja sebagai pengemudi ojek online.

Kanit Reskrim Polsek Bekasi Timur, AKP Yusron, menjelaskan peristiwa ini bermula saat kedua korban, Arjuna Pratama (24) dan Gagah Pratama (21), tengah melintas di Jalan Ir H Juanda, atau depan toko Bodi dan Cat Mitsubishi, Bekasi Timur, Rabu, 12 Juli dini hari.

Namun dari belakang, tiba-tiba datang segerombolan pemuda dengan mengendarai dua unit sepeda motor. Para bandit jalanan itu lalu menyenggol kendaraan korban hingga terjatuh.

"Berawal dari korban yang kakak beradik mau ke arah Tambun. Tiba-tiba dari arah belakang, motor pelaku menyenggol korban," kata Yusron, Kamis (13/7/2017).

Saat terjatuh, pelaku yang berjumlah enam orang itu langsung menganiaya korban hingga babak belur. Korban mencoba melawan dan melakukan duel. Namun karena kalah jumlah, kendaraan korban jenis Suzuki Satria Fu, bernopol B 3094 FJW, berhasil dibawa kabur pelaku.

"Waktu perkelahian itu, warga juga datang ramai-ramai bergerombol dan mencoba melerai. Namun, mereka langsung kabur dan bawa motor saya," kata Arjuna.

Tak terima motornya digondol pelaku, Arjuna yang berprofesi sebagai pengemudi ojek online berupaya meminta pertolongan kepada rekan-rekannya. Para pengemudi ojek online itu kemudian melakukan sweeping.

Sweeping itu membuahkan hasil. Tak lama dari kejadian, para driver ojek online mendapatkan pelaku tengah memarkirkan kendaraan korban di sebuah minimarket, Lampung Kobak, Tambun.

"Kita dapati para pelaku lagi nongkrong di situ. Ada enam orang, dua di antaranya cewek masih ABG," ucap dia.

Alhasil, kawanan driver online langsung mengepung tempat tersebut. Pelaku bernama Ajay, warga Papan Mas, Tambun Selatan, tak berhasil melarikan diri. Ia pun jadi bulan-bulanan warga yang kesal akan ulahnya.

"Satu orang pelaku dikeroyok massa sampai tidak sadarkan diri. Usai dikeroyok pelaku diserahkan ke Polsek Tambun. Namun, karena TKP berada di Kota Bekasi, pelaku akhirnya diserahkan ke Polsek Bekasi Timur. Melihat kondisi pelaku yang babak belur, petugas mengeceknya, ternyata kondisinya memprihatinkan, sehingga pelaku dilarikan ke RS Kramat Jati. Namun dalam perjalanan pelaku sudah tidak bernyawa," jelas Yusron.

Sementara itu, kedua korban juga mengalami luka-luka akibat dikeroyok para begal. Adik dan kakak itu kini dalam perawatan RS karena luka pada bibir dan kepala.

livecasino338
"Kendaraan korban berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Sementara untuk para pelaku yang kabur masih dalam pengejaran. Kita pun telah mengantongi identitas lima orang lainnya. Bila tertangkap akan dikenai sangkaan Pasal 365 ayat 2 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan," tegas Yusron.

Sabtu, 27 Mei 2017

FPI Bantu Polisi Ringkus Geng Motor Sadis

Geng motor yang sedang diamankan oleh pihak kepolisian

Aksi geng motor memang kerap kali meresahkan masyarakat. Selain membuat onar, mereka juga tak segan menyakiti para pengendara yang melintas di jalanan. Tidak heran jika masyarakat dan pihak kepolisian pun turun tangan untuk menghentikan aksi brutal mereka. Baru-baru ini, Kepolisian Sektor Pondok Gede dibantu satuan laskar milik Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, dan Forum Betawi Rempug di Jalan Jatiwaringin meringkus setidaknya 11 anggota geng motor Tambun 45.

Dikutip  dari Tempo.co, (27/5), para pelaku ditangkap saat hendak menuju ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mereka sempat dihalau, tapi ada beberapa orang yang sukses melarikan diri. Jumlah asli mereka diperkirakan mencapai 120 orang. Aksi penangkapan terhadap geng motor dilakukan karena pihak kepolisian mendapatkan informasi akan terjadi tawuran antar geng motor Tambun 45 dan Prumpung di wilayah TMII.




Seorang warga sempat terkena sabetan senjata tajam saat menghadang geng motor tersebut.
Geng motor yang meresahkan warga
Dalam aksi penangkapan ini, seorang warga mengalami luka di bagian tangan karena terkena sabetan senjata tajam. Ini menunjukan betapa berbahayanya mereka pada saat berada di jalanan. Mereka tidak segan melakukan penyerangan kepada siapapun yang menghalangi. Untungnya nyawa korban terselamatkan setelah dibawa ke RS Polri, Kramajati, Jakarta Timur.

Hero juga menjelaskan bahwa geng motor ini menuju ke TMII dengan mengendarai 50 sepeda motor. Saat hampir tiba disana, polisi, FPI dan FBR langsung menghalau mereka semua. Tak ayal, para anggota geng motor ini terkejut dan langsung lari kocar-kacir menyelamatkan diri.  Upaya ini membuahkan hasil dengan 11 orang berhasil ditangkap karena masuk ke gang buntu.

Usai menangkan anggota geng motor, polisi akan mengembangkan kasus ini.
Geng motor yang tertangkap
11 orang yang ditangkap pihak kepolisian tersebut antara lain adalah SA, OM, AS, MRS, IB, GK, HP, MZA, YT, YY, dan YS. Mereka dijebloskan ke sel tahanan Polsek Pondok Gede dengan barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam mulai dari samurai, golok, pisau, pedang, celurit, cocor bebek, dan gir bekas sepeda motor. Mereka pun dijerat dengan pasal Undang-undang Darurat dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi tidak memungkiri bahwa geng motor tersebut memang terkenal sadis saat berhadapan dengan geng motor lain. Kini polisi tengah mengembangkan penyelidikan terhadap kasus ini.