Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label polisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Juli 2017

Mana lebih didahulukan, Lapor Ke Polisi Atau Ke Leasing Terlebih Dahulu Jika Motor Kredit Hilang?

Ilustrasi Curanmor
Maraknya aksi pencurian sepeda motor membuat di antara kita merasa was-was. Terlebih bagi yang mempunyai sepeda motor namun masih dalam proses kredit. Apabila mengalami kejadian seperti itu, jangan khawatir, terdapat solusi yang dapat kita lakukan.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Motor Kredit Hilang?
 
Sebagian orang berpendapat bahwa apabila terjadi kehilangan sepeda motor masih kredit, maka mesti segera melaporkannya ke polisi, ada pula yang berpendapat apabila motor hilang tapi masih kredit maka mesti melaporkannya ke Leasing terlebih dahulu. Sebenarnya mana yang benar?
Motor yang dibeli secara kredit sudah dilengkapi asuransi motor. Sehingga, apabila kita tidak ingin membayar tagihan bulanan motor yang dicuri ataupun hilang maka diwajibkan untuk mengurus surat-surat sesuai dengan prosedur Leasing. Pada umumnya, semua Leasing mempunyai persyaratan yang hampir serupa.
Sewaktu kita menjadi korban pencurian kendaraan, maka diwajibkan menghubungi pihak Leasing terlebih dahulu dan jangan langsung melaporkannya ke pihak kepolisian.

Mengapa motor kredit yang hilang mesti dilaporkan ke pihak Leasing terlebih dahulu?
 
Hal tersebut dilakukan untuk memudahkan proses pencairan dari klaim asuransi.
Menurut costumer Service salah satu perusahaan Leasing, apabila motor kredit hilang dan kita sebagai korban pencurian melaporkannya ke pihak polisi terlebih dahulu maka otomatis kunci kendaraan beserta STNK akan disita oleh pihak kepolisian untuk dijadikan sebagai barang bukti. Padahal, kedua benda tersebut sangat diperlukan pihak Leasing untuk mengajukan klaim asuransi motor kita.

Lantas bagaimana jika sudah terlanjur melapor ke pihak kepolisian? Apa yang harus dilakukan?
 
Pihak Leasing akan meminta kita surat kehilangan dan bukti penyitaan dari pihak kepolisian.
Bagi korban yang langsung melapor ke pihak Leasing, pada umumnya pihak Leasing akan memberi waktu pengaduan 5 x 24 jam sesudah kejadian. Pihak Leasing akan memberikan informasi mengenai surat-surat apa saja yang mesti disiapkan oleh korban.

Seperti yang telah dijelaskan, bahwa STNK beserta kunci kendaraan memiliki peranan yang sangat penting dalam proses klaim asuransi. Sehingga kedua benda tersebut harus diamankan, jangan sampai kedua benda tersebut ikutan hilang.

Lalu bagaimana jika STNK beserta kunci kendaraan tidak ada? Apa yang terjadi, apakah klaim bisa dilakukan?
 
Apabila STNK beserta kunci kendaraan tidak ada, maka klaim asuransi tidak dapat dilakukan. Sebab terdapat indikasi bahwa hilangnya motor tersebut bukan karena di curi melainkan karena digelapkan dalam artian hanya akal-akalan kita saja. Walaupun bisa, prosesnya akan berjalan lama, mesti menunggu penyelidikan dari kepolisian.

Berapa lama proses klaim asuransi motor kredit hilang?


Prosesnya sangat beragam, bisa 1 sampai 3 bulan. Perlu diingat, selama masa klaim berlangsung pemilik kendaraan masih harus tetap membayar tagihan cicilan setiap bulannya hingga asuransi cair.
Sesudah asuransi cair, maka cicilan pun akan dianggap lunas, lalu pihak korban pencurian akan memperoleh dana kompensasi sesuai dengan kebijakan yang telah ditentukan pihak asuransi.
Itulah prosedur yang harus dilakukan jika motor kredit hilang. Sebisa mungkin jagalah sepeda motor kita. Bagi yang pernah mengalami kejadian tersebut, silahkan berbagi seperti apa prosedur lengkapnya dengan berkomentar di bawah ini.

Livecasino338


Rabu, 12 Juli 2017

Pembacokan Sadis Hermansyah Murni Kriminal

Polisi memastikan pembacokan ahli IT hermansyah adalah murni kriminal
"Motinya hanya karena spontan saja, Karena serempetan mobil terus dikejar sama korban, kemudian pepet-pepetan, kemudian saudara (pelaku) ini keluar dan membacok. Korban masih di RS," jelas Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol Kamaruzaman di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Rabu (12/7/2017).

Kedua pelaku yakni Laurens Paliyama dan Edwin Hitipeuw. Laurens adalah pelaku yang membacok korban, sementara Edwin adalah orang yang pertama berselisih dengan korban.

Pembacokan terjadi pada Minggu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban bersama istrinya, Irina (WN Uzbekistan) menaiki mobil Toyota Avanza warna putih.

Mobil korban melintas di Tol Semanggi mengarah ke timur, berada di belakang bus. Di saat bersamaan, mobil Honda City yang dikemudikan tersangka Edwin menyalip ke kiri dan menyerempet mobil korban.

Korban tidak terima mobilnya diserempet, lalu mengejar mobil Edwin. Aksi pepet-pepetan kemudian terjadi hingga memasuki Tol Jagorawi.

Sesampainya di Tol Jagorawi sekitar KM 6, Edwin kemudian menghadang mobil korban. Selanjutnya terjadi adu mulut di antara keduanya.

Di saat bersamaan, Laurens yang menaiki mobil Toyota Yaris bersama dua pelaku lainnya, datang menghampiri. Laurens kemudian membacok korban dengan senjata tajam miliknya.

Korban kemudian ambruk bersimbah darah. Selanjutnya para pelaku melarikan diri. Korban kemudian dibawa oleh Irina ke Rumah Sakit Hermina, Depok.

livecasino338

Selasa, 11 Juli 2017

Polisi merazia Polisi, dan ternyata banyak polisi juga yang melanggar aturan

livecasino338
Aparat Satuan Lalulintas dan Provost Polres Karimun menggelar razia kendaraan bermotor, Jumat (23/10/2015) pagi.

Namun, operasi kali ini bukanlah menindak pengendara yang dibawa masyarakat umum, akan tetapi merazia anggota Polri yang bertugas di Polres Karimun.

Operasi tersebut digelar di gerbang masuk Mapolres sejak pukul 06.50 WIB hingga pukul 07.20 WIB.

Setiap anggota polisi yang masuk baik yang memakai kendaraan roda dua ataupun roda empat diperiksa kelengkapannya.

“Semua dirazia. Sekalipun perwira,” kata Kasat Lantas Polres Karimun, AKP Putu Bayu Pati, usai razia.

Razia yang dilakukan kali ini, lanjut Bayu, memang bertujuan untuk menertibkan anggota polisi sebelum dapat melakukan tugasnya menjaga ketertiban masyarakat.

“Ini merupakan bagian dari operazi Zebra yang dimulai sejak tanggal 23 Oktober hingga 4 November nanti,” lanjut Bayu.

Dari pantauan Tribun Batam, setiap anggota polisi yang berkendara masuk melewati gerbang diberhentikan. Anggota Sat Lantas dan Provost langsung memeriksa Surat Izin Mengemudi (SIM) serta pelengkapan kendaraan, baik dari kelengkapan fisik ataupun administrasi.

Razia ini juga mendapatkan perhatian dari warga yang melintas.

Sementara itu Kasi Provost Polres Karimun, Ipda Ribut Rawit mengatakan saat operasi yang di adakan sekitar 40 menit itu banyak anggota polisi yang tidak membawa SIM.

Namun, hal tersebut tidak menurut Ribut tidak termasuk pelanggaran.

Hasil dari operasi ini hanya satu pelanggaran yang ditemukan, yakni satu unit kendaraan yang tidak memiliki kelengkapan fisik.

“Satu saja yang tidak punya spion. Tadi banyak anggota yang SIM nya tidak dibawa. Tapi mereka disuruh lagi pulang untuk menjemput dan menyerahkannya pada kita,” jelas Ribut.

livecasino338

Senin, 03 Juli 2017

Irjen M Iriawan: Nikmati aja dulu jalan-jalannya Habib


Kapolda Metro Jaya pantau tol Cikampek
Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab hingga kini masih berada di Arab Saudi. Rizieq belum mau pulang ke tanah air meski statusnya telah dinaikkan menjadi tersangka kasus dugaan chatt berbau pornografi.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan pun enggan berkomentar panjang saat ditanyai wartawan mengenai Rizieq. Jenderal polisi bintang dua itu justru menyindir agar Rizieq menikmati liburannya.

"Nikmati aja dulu jalan-jalannya," ujar Iriawan di Gerbang Tol Cikarang Utama I, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/6).

Iriawan juga menjawab diplomatis saat ditanya apakah jika pulang ke tanah air Rizieq akan langsung ditahan atau tidak.

"Kita lihat nanti, sesuai dengan perbuatannya ya," katanya.

livecasino338
Dia menegaskan, penyidik kepolisian bakal menuntaskan kasus tersebut meski tanpa keterangan Rizieq.

"Iya enggak juga, kita santai-santai aja. Saya pikir kan ada hal yang lebih penting dari kasus itu," pungkas Iriawan. [dan]

Senin, 26 Juni 2017

Lagi-lagi penyerangan terhadap polisi di Polda Sumut, satu polisi tewas. Ngeri!

livecasino338

Di hari yang fitri merayakan hari kemenangan justru terjadi peristiwa tragis. Dua terduga teroris menyerang, seorang anggota polisi tewas mengenaskan, Minggu (25/6/2017).

Perayaan Idul Fitri tahun 2017 tercoreng dengan peristiwa memilukan.

Pagi dini hari dua orang tak dikenal melakukan penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut).

Berikut fakta-fakta lengkapnya yang dilansir dari Tribun Medan.

1. Dua anggota polisi Yanma Polda Sumut, Aiptu M Singgalingging dan Brigadir E Ginting sedang melakukan tugas jaga di Mapolda Sumut.

2. Secara diam-diam sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tak dikenal melompati pagar kemudian menyerang secara tiba-tiba pada dua personel.

3. Aiptu M Singgalingging terlibat perkelahian dan tewas dengan beberapa luka tikaman serta gorokan pada leher.

4. Brigadir E Ginting berhasil lolos dan meminta bantuan personel lainnya.

5. Dua orang tak dikenal masih nekat melakukan penyerangan meski diberi tembakan peringatan.

6. Keduanya juga berencana membakar pos jaga.

7. Polisi yang datang kemudian melumpuhkan kedua terduga teroris, satu teroris tewas di tempat sementara teroris lainnya ditembak di bagian kaki dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

8. Pihak Polda Sumut mengaku belum mengetahui jelas apa motif di balik penyerangan ini. Polisi masih mendalami keterangan pelaku penyerangan yang masih hidup.

livecasino338

Minggu, 25 Juni 2017

Pelaku penyerang Polda Sumut sehari-harinya jualan jus serta rokok

Penjagaan ketat di Polda Sumut
Identitas dua pelaku penyerangan Mapolda Sumatera Utara pada Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB, sudah terungkap. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut pelaku berinisial SP dan AR.

"Sudah diketahui identitasnya. SP berusia 47 tahun dan AR berusia 30 tahun," ujar Setyo.

Dia menuturkan, AR adalah pelaku yang tewas tertembak peluru polisi. Sedangkan SP masih dirawat karena kondisinya kritis setelah dilumpuhkan dengan timah panas. Keduanya merupakan warga asli Medan, Sumatera Utara.

Setyo juga menceritakan pekerjaan sehari-hari kedua pelaku. "AR yang meninggal itu kerjanya jualan jus. Sedangkan SP yang kritis, sehari-hari buka warung rokok," ucapnya.

Seperti diberitakan, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut, Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berkelahi dengan 2 personel yang berjaga. Seorang personel kepolisian tewas diserang senjata tajam. Seorang pelaku kemudian ditembak mati, seorang lainnya ditembak pada bagian paha. [noe]

livecasino338
 

Selasa, 20 Juni 2017

Sule Berhasil Ditangkap Setelah Ketahuan Pasok Sabu ke Lapas Cipinang

Livecasino338
Polisi meringkus dua orang -- pemasok dan kurir -- sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakat Cipinang, Jakarta Timur. Kedua tersangka berinisial MS alias Sule (40) dan KHD alias Bogel (33) ditangkap penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di depan RSUD Persahabatan Jalan Persahabatan Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 16 Maret 2017.

"Dari tangan keduanya, baik Bogel maupun Sule disita barang bukti sabu-sabu seberat 510 gram yang ditaruh di dalam kardus," kata Kepala Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017).

Bambang mengatakan penyedia sabu adalah Sule. Barang haram bisa masuk ke lapas Cipinang melalui Bogel. Bogel bisa leluasa masuk ke sana karena dia tak lain sipir penjara.

Para narapidana, kata Bambang, selama ini bisa memesan sabu lewat Bogel.

"Mereka dikendalikan untuk mengambil barang dari luar untuk masuk ke dalam penjara," kata Bambang.

Upah yang diperoleh Bogel sebagai kurir mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta sekali mengantarkan barang haram ke narapidana.

Bambang mengakui ini di luar dugaan. Narapidana ternyata bisa mendapatkan pasokan narkotika dari sipir.

"Makanya dia pakai sipir, kalau sipir masuk ke dalam kan mungkin temen-temennya mau ngecek juga nggak mungkin kan," katanya.

Livecasino338
Saat ini, polisi masih mengejar AM yang diduga turut berperan memasok sabu. AM sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

Lapas Cipinang menjadi sorotan lagi setelah Badan Narkotika Nasional menemukan sel mewah yang dihuni narapidana Haryanto Chandra alias Gombak merupakan narapidana yang telah divonis penjara selama 14 tahun. Sel mewah terungkap setelah BNN melakukan operasi.

Rabu, 14 Juni 2017

Perampokan Sadis di Daan Mogot yang membunuh Davidson sudah tertangkap

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan sudah menangkap orang yang diduga merampok dan membunuh Davidson Tantono (30). Davidson ditembak mati di Daan Mogot, Jakarta Barat, tak lama setelah mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017), siang.

"Yang (pelaku) Cengkareng sudah kami dapatkan, kami periksa," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/6/2017).Saat ini, Iriawan belum mau menjelaskan identitas orang yang ditangkap. Dia mengatakan nanti akan menyampaikan secara lengkap dalam konferensi pers.

"Nanti kami rilis berikutnya. Ini sedang pemeriksaan," kata dia.

Dia mengatakan tim khusus langsung dibentuk tak lama setelah Davidson dirampok dan ditembak.

"Begitu kejadian, polres bergerak, langsung Krimum Metro Jaya, gabungan dengan jatanras dan resmob pasti jalan," kata Iriawan.

Davidson dirampok kawanan bandit bersenjata api ketika hendak memompa ban mobil Innova warna hitam di dekat SPBU, Jalan Daan Mogot, kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kepala korban ditembak salah satu pelaku ketika berusaha menyelamatkan tas berisi uang berkisar Rp350 juta yang ada di dalam mobil.

Polisi menduga kawanan perampok sudah membuntuti korban sejak dari BCA cabang Green Garden.  

Dimata-matai

Davidson diduga dimata-matai jaringan bandit ketika mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden.

"Jadi kami mendapatkan informasi bahwa di bank yang bersangkutan ternyata di dalamnya sudah ada mata-mata. Artinya mata-mata ya dari kelompok ini," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.

Keberadaan orang yang diduga menjadi mata-mata didapatkan dari hasil analisa terhadap barang bukti.

"Pokoknya di dalam itu dia melihat orang-orang siapa yang mengambil uang sendirian dalam jumlah yang besar, lebih dari satu orang di dalam itu, dia menunggu," kata Argo.
 
Mata-mata yang berada di dalam ruang bank diduga berjumlah tiga orang. Tugas mereka mencari nasabah yang mengambil uang dalam jumlah banyak dan pergi tanpa pengawal.

"Sekitar tiga oranglah di situ menjadi mata mata di situ, jadi dia bis mencari atau dia itu melihat lihat, nasabah siapa, nasabah mana yang dia sendirian dengan mengambil uang yang banyak," kata dia.

Aksi bandit kelompok ini tergolong sistematis. Ada yang mengamati nasabah di dalam ruangan, ada juga yang memantau di luar kantor bank. Lalu, ada yang berperan membuntuti kendaraan nasabah.

"Kemudian juga di luar juga ada mata-mata juga, kemudian dia melihat mulai dari parkir. Kemudian ada juga nanti yang membuntuti, ada semuanya di situ," kata Argo.

Livecasino338

Selasa, 13 Juni 2017

Cantik-cantik tapi menjadi begal, kok bisa? Ini dia alasannya!

Lena seorang gadis cantik yang beringas

Jakarta, Kamis (21/7/2016), Facebook Divisi Humas Polri mengunggah sebuah foto wanita cantik dan seksi yang menarik perhatian para netizen. Nggak heran kalau foto wanita cantik tersebut telah di share sebanyak 3.664 kali. Lalu siapakah wanita cantik tersebut?

“Usianya baru 18 tahun. Namun dibalik paras cantiknya, N alias Lena ternyata bengis di jalanan,” tulis Facebook Divisi Humas Polri. Ya, ternyata wanita cantik yang berasal dari Kabupaten Indramayu tersebut dikenal sebagai tukang begal. Bahkan Lena dikenal sebagai tukang begal yang sadis karena tidak segan melukai korbannya demi merampas sepeda motor sasarannya.

Saat melakukan aksinya, Lena tak sendirian, ia juga bekerjasama dengan pacar dan ketiga rekannya. Namun aksi Lena beserta rekannya sepertinya harus berakhir karena polisi telah menangkapnya pada Selasa (19/07) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB. Kapolresta Bekasi, Kombespol M. Awal Chairuddin SIK mengatakan, Lena merupakan pengalih perhatian ketika pacar dan ketiga rekannya berinisial A (22), D (20), S (23) dan Z (20) melancarkan aksinya.

Awalnya Lena meng-invite BBM korban, kemudian korban digoda dan diajak bertemu di suatu tempat. Ketika korban lengah, kawan-kawan Lena pun langsung melancarkan aksinya dengan mengambil motor korban, seperti kasus yang terjadi di Jl. Raya Daha arah Kantor BPN Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan pada Senin (18/07) malam sekitar pukul 22.15 WIB.

“Dengan daya tarik wanita seperti ini termasuk pencurian dengan kekerasan modus baru di Kabupaten Bekasi. Termasuk mengelabui. Orang kan beranggapan kalau perempuan nggak mungkin terlibat dalam tindakan kejahatan, orang hampir rata-rata beranggapan seperti itu. Jadi masyarakat harus berhati-hati,” kata Awal, Selasa (19/07).

Livecasino338
Saat dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian Lena memang tak mengaku jika aksi begalnya tersebut telah direncanakan. “Saya hanya mau menemui korban, karena dia ngajak ketemuan aja. Saya dianter D, pacar saya,” kata Lena. Lena mengaku jika selama berkomunikasi dengan korban melalui BBM, beberapa kali diajak berhubungan intim oleh korban sehingga membuat D kesal dan memutuskan untuk memukuli korban. “Kalau yang ngambil motor itu teman pacar saya dan saya tak kenal,” jelas Lena.

Senin, 12 Juni 2017

Interpol tolak berkas pengajuan Red Notice Rizieq karena belum lengkap


Habib Rizieq
NCB Interpol Indonesia menolak pengajuan red notice terhadap pimpinan FPI Rizieq Shihab dari penyidik Polda Metro Jaya. Berkas red notice itu dikembalikan pihak Interpol pada Senin (12/6).

"Polda Metro Jaya menyampaikan (red notice) ke NCB interpol, ternyata dari NCB interpol Indonesia kasusnya Habib Rizieq masih dikembalikan lagi ke Polda metro Jaya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/6).

Kendati begitu, jenderal bintang dua ini belum mau mengungkap alasan pihak interpol menolak berkas pengajuan red notice Rizieq. Dia hanya menyebut, dari berkas pengajuan red notice itu belum memenuhi syarat dan harus dilengkapi.

"Ya itu kan sudah dikaji dengan gelar perkara, dari hasil gelar perkara masih belum memenuhi syarat," ujar dia.

Setyo menegaskan kembali sampai sejauh ini pihaknya belum mengirimkan permintaan red notice Rizieq ke Interpol pusat. Sebelum mengirimkan, penyidik akan segera melengkapi berkas red notice tersebut.

"Jadi sampai sekarang masih belum," pungkas dia.

Diketahui, pentolan FPI Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka chat mesum bersama dengan Firza Husein oleh penyidik Polda Metro Jaya. Sejak kasus ini mencuat, Rizieq pergi ke Arab Saudi dengan dalil ingin beribadah. Atas kepergiannya itu, penyidik pun akhirnya meminta Mabes Polri mengirimkan surat red notice ke Interpol. [rhm]

Sabtu, 10 Juni 2017

Seorang santri mengedit foto Jokowi dan Kapolri berujung bui

Santri mengedit foto Jokowi
Anjuran bijak menggunakan media sosial sudah berkali-kali diingatkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Kepolisian. Namun rupanya masih saja ada orang yang menggunakan media sosial untuk menebar kebencian dan mencaci.

Bahkan yang membuat miris, salah seorang santri ikut menebarkan kebencian. Padahal santri selalu diajarkan nilai agama yang tinggi.

BHD, seorang santri pondok pesantren di kawasan Pesrepen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur ditangkap Ditreskrimum Polda Jawa Timur. Dia diduga melakukan penghinaan terhadap Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan.

Santri berusia 20 tahun tersebut memposting penghinaan terhadap presiden dan kapolri itu di akun media sosial. Postingan itu terkait dengan kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Syihab.

Dia memposting dengan menggunakan nama akun Elluek Ngangenniie. Polisi menemukan banyak ujaran kebencian dalam akun tersebut. Sehingga tim saber melakukan penangkapan terhadap BHD dan kini masih dalam pemeriksaan penyidik.

"Yang bersangkutan melakukan ujaran kebencian terhadap pejabat negara Indonesia dan beberapa pejabat Kepolisian RI," terang Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Pemuda yang mengagumi Front Pembela Islam itu mengaku tidak terima lantaran Islam seolah seperti disudutkan. Termasuk dalam kasus chat berkonten pornografi yang menjerat pimpinan FPI Rizieq Syihab.

"Saya jengkel. Karena Saya juga orang muslim. Apalagi Islam disudutkan di dalam media sosial," ucap BHD.

Polisi yang menangani kasus tersebut memperingatkan masyarakat agar berhati-hati memberikan postingan ataupun membuat kata-kata di media sosial. Jangan sampai mencemarkan nama baik orang lain hingga merugikan diri sendiri.

"Jika memposting berunsur penghinaan atau merugikan orang lain di media sosial yang bisa dilihat banyak orang ancamannya pidana," ucap Frans lagi.

Livecasino338

Polisi membuka kemungkinan melakukan penangkapan terhadap pihak lain. Dia menegaskan, BHD harus menjalani proses hukum sebagai pembelajaran bahwa menggunakan media sosial juga perlu menjunjung tinggi etika. Tersangka dijerat dengan Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Karena apa yang disebarkan dan diupload dibaca dan dilihat banyak orang," imbuh Frans. [eko]

Jumat, 09 Juni 2017

Beroperasi saat Ramadan, 25 terapis plus-plus di Bandung terzaring razia

tempat pijat plus plus digerebek satpol PP

Satpol PP Kota Bandung mengamankan 25 terapis yang diduga memberikan jasa layanan pijat plus-plus di Hotel Harapan Indah, Jalan Gatot Soebroto, Kelurahan Malabar, Kecamatan Lengkong, Kota Bandung. Hal itu terungkap dari hasil operasi cipta kondisi Ramadan yang dilakukan Satpol PP Kota Bandung, Selasa (6/6).

Anggota Satpol PP yang menggeledah satu persatu kamar dari hotel kelas melati tersebut menemukan ada dua kamar yang sedang melakukan aktivitas pijat memijat. Dari temuan di lapangan, hotel yang telah berubah fungsi menjadi tempat pijat ini diduga kuat digunakan untuk berbuat asusila.

"Saat kita periksa, ada dua kamar sedang melakukan kegiatan pijat memijat. Kita OTT langsung. Kita duga lokasi ini menjadi tempat prostitusi terselubung. Kita temukan juga ada alat kontrasepsi," ujar Kabid Penegakan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Bandung Idris Kuswandi kepada wartawan di lokasi.

Dua orang terapis yang tertangkap tangan sedang melayani tamu tersebut kemudian dibawa oleh anggota Satpol PP. Mereka dimintai keterangan oleh petugas. Selain 2 orang terapis, ternyata ada 23 terapis lainnya yang ada di lokasi tersebut. Sehingga total ada 25 terapis yang dibawa oleh petugas Satpol PP.

"Makanya kita amakankan untuk diperiksa lebih dalam," katanya.

Menurut Idris, dari 70 kamar yang berada di hotel tersebut, 11 kamar di antaranya digunakan sebagai tempat pijat. Pihaknya akan memanggil pemilik hotel untuk dimintai keterangan.

Tak hanya itu, sebagai tindakan tegas, pihaknya langsung menyegel kamar yang dijadikan tempat praktik pijat.

"Mereka melanggar Perda Kota Bandung nomor 19 tahun 2012 tentang izin gangguan dan Perda nomor 7 tahun 2012 tentang penyelenggaraan kepariwisataan," ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Seksi Jasa Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bandung, Edward Parlindungan menambahkan, dari hasil penelusuran diketahui bahwa hotel tersebut sudah lama tidak memperpanjang izin. Selain itu juga telah beralih fungsi menjadi indekos.

Livecasino338

"Saat kita cek lokasi sudah lama tidak memperpanjang izin. Fungsi hotel itu juga seperti kos-kosan. Kita tentu akan memberikan sanksi. Kalau terbukti ada penyimpangan jelas tempat akan ditutup," pungkasnya. [rnd]

Rabu, 07 Juni 2017

Pria ini ancam Kapolri jadi pempek di Facebook, berkelit saat ditangkap polisi

M Ali Amin Said saat ditangkap Tim Cyber Crime Polda Lampung
Sempat berkelit M Ali Amin Said (35), Tim Cyber Crime Polda Lampung menangkapnya di rumahnya di Desa Way Kalam, Kecamatan Penengahan, Lampung Selatan.

Ali melontarkan ancaman kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui akun Facebooknya.

“Tersangka memposting kalimat bernada ancaman ke Kapolri di akun Facebooknya ‘Ali Faqih Alkalami’”, ujar Rudy saat konferensi pers pada Kamis (1/6/2017).

Kalimat ancaman itu berisi kata-kata dalam bahasa Palembang yang isinya sebagai berikut:

“Tito jika kau berani penjarakan ulama kami (Habib Rizieq Shihab), maka Demi Allah berarti kau sedang menggali liang kubur kau dewek. Jangan lari kau Mang Tito.Dak lamo lagi palak kau itu nak ku giling ku jadike adonan pempek. Tunggu bae kagek ado cerito pempek Palembang rasa Tito.”

Namun saat ditangkap ia berdalih unggahan bernada ancaman itu bukan dirinya tapi orang lain.

“Tersangka sempat ngeles ponselnya dicuri dan Facebooknya diretas orang. Tapi kami punya bukti dia yang memposting kalimat bernada ancaman untuk Kapolri,” ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Rudy Setiawan, Kamis (1/6/2017).

Hasil digital analisis penyidik mempunyai bukti Ali sebagai pemilik akun Facebook Ali Faqih Alkalami. Penyidik juga menemukan ponsel Ali untuk mengunggah kalimat ancaman kepada Kapolri.

“Tersangka tidak bisa ngeles setelah kami temukan ponsel yang digunakan untuk memposting kalimat ancaman di akun Facebooknya. Tersangka akhirnya mengakui perbuatannya,” ujar Rudy. 

Ali mengancam akan menjadikan kepala Kapolri pempek menyusul penyidik Polda Metro Jaya menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus chat porno bersama Firza.

Motif Ali Amin Said (35) mengancam menjadikan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pempek, karena polisi menetapkan Rizieq Shihab tersangka kasus chat pornografi dengan Firza Husein.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Rudy Setiawan mengutarakan, Ali adalah pengagum Rizieq.

“Tersangka ini pernah ikut pengajian (Rizieq) dan juga pernah ikut aksi-aksi yang digagas Rizieq beberapa waktu lalu,” ujar Rudy, Kamis (1/6/2017).

Sebagai pengagum, Ali tidak terima dengan langkah hukum aparat kepolisian yang menjadikan Rizieq tersangka kasus pornografi. Sebagai bentuk protes dan simpati, Ali mengunggah kalimat ancaman di laman Facebooknya.

Tidak hanya ditujukan kepada Kapolri, Ali juga menebarkan rasa kebencian berdasarkan suku ras dan agama (SARA) tertentu yang ditujukan kepada Andre Jaya Saputra.

“Tersangka mengirimkan pesan ke Andre yang berisi ancaman kekerasan atau menakuti-nakuti sehingga Andre melaporkan ke Polda,” tutur Rudy.

Polisi menjerat Ali dengan pasal berlapis di dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Pertama pasal 45 A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kedua, pasal 45 B Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Dengan ancaman pidana penjara paling lama empat tahun dan atau denda Rp 750 juta.

Senin, 05 Juni 2017

Kapolda Metro: Soal Kasus Yang Meninmpa Rizieq Murni penegakan Hukum Demi Allah


Kapolda Metro dan Habib

Kapolda Metro Jaya M Iriawan menegaskan tak ada upaya kriminalisasi terhadap pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab atas kasus chat berbau porno. Iriawan mengatakan penetapan status tersangka kepada Rizieq murni penegakan hukum.

"Enggak ada kita. Pak Ketua MUI udah sampaikan, Pak Wapres. Untuk apa, enggak boleh dong, dosa besar itu. Kita murni saja hanya penegakan hukum. Sumpah demi Allah enggak ada itu. Kalau ada itu betul betul bisa dosa besar sekali. Ulama itu kan panutan kita," kata Iriawan di Rumah Dinas Ketua DPR, Jln Widya Candra, Jakarta, Senin (5/6).

Iriawan menepis pihaknya merekayasa kasus Rizieq. Sebab, polisi telah mengantongi sejumlah bukti dan keterangan dari banyak saksi.

"Enggak bisa merekayasa kasus itu. Bagaimana caranya. Saksinya banyak. Saksi ahli ada," tegasnya.

Di sisi lain, Iriawan menuturkan, penyidik hingga kini masih berusaha mencari pelaku penyebar chat senonoh antara Rizieq dengan Firza Husein. Dia mengakui penyidik kesulitan mengungkap pelaku lantaran chat tersebut disebarkan di dunia maya.

"Dunia maya kan besar sekali kita akan melakukan hal dengan ahli dulu. Tidak semua tindak pidana terungkap dengan cepat," klaimnya.

Dia juga membantah tudingan kuasa hukum Rizieq bahwa polisi adalah pihak yang menyebarkan chat mesum tersebut. Iriawan mengimbau kuasa hukum Rizieq tidak asal melontarkan tuduhan karena bisa dikenakan pasal pidana.

Livecasino338

"Bisa kena pidana nanti, jangan bicara sembarangan. Pengacara tak boleh memprovokasi, ada kode etiknya. Nanti kalau ada yang melaporkan anggota kepolisian sakit hati masalah, kasihan," pungkasnya. [eko]

Minggu, 04 Juni 2017

2 bandar sabu asal Aceh kirim sabu ke Medan, tewas ditembak polisi

Barang bukti bandar sabu di Medan.
Dua lagi tersangka bandar narkoba tewas ditembak polisi di Medan. Total sudah 13 pelaku kejahatan narkotika yang meregang nyawa diterjang peluru polisi dalam 8 bulan terakhir.

"Bandar ke-12 dan ke-13 yang ditembak ini karena melawan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut yang akan melakukan penyanggongan di jalan tol tadi malam," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Minggu (4/6).

Dua tersangka yang tewas yaitu Mahdi alias Panglima Mahdi (43), warga Dusun Kuta Puetek, Desa Gureb Blang, Idi Rayeuk, Aceh, dan Zahri S (39), warga Desa Kambam, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh. Mahdi alias Panglima Mahdi diinformasikan sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Seorang lagi ditangkap hidup, yaitu Ridwan (43), warga Dusun Ingin Jaya, Desa Uram Jalan, Banda Alam, Aceh Timur, Aceh.

"Barang bukti ada 5 kilogram narkotika jenis sabu dan 1 unit mobil Honda Jazz yang digunakan tersangka membawa barang bukti dan juga ada senjata api tadi," jelas Rycko.

Penyergapan ini berawal dari informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Aceh ke Medan. Setelah dilakukan penyelidikan, kecurigaan petugas mengarah pada 1 unit Honda Jazz BK 38 DI yang melintas di Besitang Langkat.

Setelah dilakukan pencarian, kendaraan itu terdeteksi masuk ke jalan tol Belmera di Tanjung Mulia. Pengejaran dilakukan. Saat mobil diadang, terjadi perlawanan menggunakan senjata api.

"Sekali lagi tindakan tegas terhadap pengedar narkoba yang melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian kami lakukan," sebut Rycko.

Mahdi dan Zahri tewas diterjang peluru petugas. Jasad keduanya dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan. Sementara Ridwan dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses selanjutnya. Dia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Livecasino338

Selama kepemimpinan Rycko di Polda Sumut, sejak Oktober 2016, memang sudah 13 tersangka pelaku kejahatan narkotika yang ditembak mati. Jenderal berbintang dua ini menegaskan Polda Sumut konsisten menjalankan komitmennya untuk terus melakukan upaya pemberantasan narkoba secara komprehensif.

"Silakan kalau coba-coba jadi bandar narkoba silakan jadi yang ke-14 dan 15 dan seterusnya. Sekarang sudah ke-12 dan 13 (ditembak mati). Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas seperti itu," pungkas Rycko. [gil]

Sabtu, 03 Juni 2017

Kapolda Metro beri peringatan keras untuk Habib Rizieq dan pendukungnya

Kapolda Metro dan Habib Rizieq

Ketua Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab sampai detik ini masih enggan kembali ke Indonesia. Meski sudah berstatus tersangka kasus chat porno dengan Firza Husein, Rizieq memilih bertahan di Arab Saudi.

Ketua Tim Advokasi Pembela Ulama dan Aktivis, Eggi Sudjana mengatakan Rizieq bersedia pulang dengan syarat. Salah satu permintaannya polisi tidak melakukan penahanan.

Kapolda Metro Jaya Irjen M. Iriawan enggak mau ambil pusing dengan permintaan tersebut. Menurutnya, kasus bisa cepat selesai asal Rizieq patuh pada peraturan hukum di Tanah Air.

"Tinggal pertanggungjawaban saja, selesai sudah," tegasnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6).

Dia mengungkapkan, pentolan FPI itu harus menerangkan sejelas-jelasnya kasus yang kini menjeratnya di hadapan masyarakat lewat meja hijau. "Suka tidak suka, mau tidak mau yang bersangkutan (Rizieq) harus mempertanggungjawabkan. Nanti akan diuji persidangan," tuturnya.

Iriawan mengaku sudah mengajukan surat ke Interpol terkait status red notice untuk Rizieq. "Sudah diajukan (ke Interpol) kemarin. Gelar perkara hari Rabu dari jam 9 pagi sampai jam 5 sore. Dijelaskan di situ fakta-fakta saksi ahli dan sebagainya," tutur Iriawan.

Menurut Iriawan, status red notice memiliki tahapannya, di antaranya untuk penerbitan red notice perkara kasus ini harus digelar di Interpol pasca-digelar bersama Bareskrim Polri.

"Soal red notice itu baru kita kemarin gelar. Pertama gelar di Bareskrim kemudian gelar di interpol. Interpol akan mengkaji ini, kita tidak bisa sembarangan. Kita masih tunggu di interpol apakah red notice itu dikabulkan atau tidak," jelasnya.

Soal ancaman jutaan massa pembela Rizieq bakal mengepung Bandara Soekarno-Hatta, Iriawan mengingatkan agar pendukung Rizieq tak berbuat yang aneh-aneh. Dia menegaskan tindakan seperti itu bakal merugikan banyak pihak.

"Enggak usah kepung-kepung bandara, mau ngapain? Malu dilihat dunia internasional bandara kita dikepung orang, untuk apa?" tegasnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6).

Namun, kata Iriawan, apabila itu tetap dilakukan pihaknya tetap melakukan antisipasi. "Soal itu kita antisipasi," tandasnya.

Sebelumnya, Eggi mengatakan bakal ada sekitar 2-3 juta pendukung yang akan mendatangi bandara bertaraf internasional tersebut jika Rizieq dijemput paksa. Eggi meyakini bandara akan lumpuh apabila didatangi massa dengan jumlah besar.

"Bisa-bisa bandara penuh, minimal 2 sampai 3 juta orang datang ke bandara itu. Nah kalau bandara penuh, bagaimana mungkin ada penerbangan? Enggak mungkin!," ancam Eggi.

Rizieq sendiri telah membantah soal chat porno dan percakapan dengan Firza. Firza juga menegaskan bukan orang dalam chat bernada porno diduga bersama Rizieq. Firza juga menegaskan foto-foto vulgar dalam chat tersebut bukan dirinya. [did]

Livecasino338
 

Jumat, 02 Juni 2017

Anggota FPI yang ditangkap mengaku tidak menyesal setelah melakukan persekusi

Pelaku persekusi terhadap PMA
Polisi menangkap dua orang terkait kasus persekusi terhadap anak di bawah umur. Salah seorang pelaku berinisial M mengaku kesal kepada PMA (15). Sehingga, dirinya melakukan pemukulan dengan tangan kanannya sebanyak satu kali dan mengenai kepala bagian kanan korban.

"Saya kesal sama dia," ujarnya di Mapolda Metro Jaya, Jumat (2/6).

Menurutnya, dirinya saat itu diajak rekan yang lain untuk jemput PMA di rumahnya, Cipinang, Jakarta Timur. M mengaku sebagai anggota FPI. Dia juga mengaku tak punya pekerjaan tetap.

Saat itu, dirinya berkilah tak tahu kalau PMA anak di bawah umur.

"Karena posisi saya. Saya tidak tau kalau dia (PMA) ini anak kecil. Karena postur badan dia besar gitu. Mungkin kalau dia anak kecil atau sepantaran saya, mungkin saya nggak tega gitu," kata M.

M mengaku tak menyesal melakukan hal tersebut. Menurutnya ini akibat dari tindakan spontan yang dilakukannya.

"Ketika dia menghina dan menantang seperti itu. Ya nggak nyesel (masuk penjara) Namanya resiko, spontan lah," bebernya. [ian]

Rabu, 31 Mei 2017

Mempersulit ruang gerak pelarian Habib Rizieq

Habib ketua umum FPI
Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) siap membantu Polri dalam mempersempit ruang gerak M Rizieq Shihab yang kini berada di luar negeri.

Sebab, imam besar Front Pembela Islam (FPI) yang menjadi tersangka kasus pornografi itu sudah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Polri.

Direktur Jenderal Imigrasi Kemenkumham Ronny F Sompie mengatakan, bahwa pihaknya selalu siap membantu pihak kepolisian, termasuk untuk memulangkan Rizieq. Berdasar pengalaman sebelumnya, katanya, imigrasi bida mencabut paspor buronan.

“Dicabut agar imigrasi di negara di mana yang bersangkutan berada bisa punya alasan membantu pemerintah Indonesia untuk bantu mengembalikan," ujarnya Ronny di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/5).

Hanya saja, kata Ronny, pencabutan paspor tidak bisa dilakukan tanpa permintaan dari Kepolisian. "Nggak bisa serta-merta imigrasi berinisiatif karena yang memiliki kompetensi dalam pelaksanaan penegakan hukum itu penyidik Polri," tutur mantan juru bicara Mabes Polri itu.

Selain itu, sambung Ronny, Polri juga punya berbagai alternatif untuk membawa Rizieq pulang ke Indonesia. Misalnya, berkoordinasi dengan Interpol.

Selain itu, Indonesia memiliki perwakilan di negara-negara sahabat seperti Arab Saudi. "Ada mekanisme tersendiri Polri yang bisa dilakukan selain jalur hubungan keimigrasian," imbuhnya.
Livecasino338
Meski demikian Ronny mengaku sudah bertemu dengan Wakapolda Metro Jaya Brigjen Suntana terkait upaya memulangkan. "Koordinasi lisan kita sudah, tapi kan kami memerlukan administrasi sebagai perelengkapan sehingga untuk prosedurnya ada dan proporsional," pungkasnya.(dna/JPG)

Selasa, 30 Mei 2017

Salon Plus-plus, Polisi Grebek Pasangan Mesum Tangkap Basah

Sejumlah pasangan mesum yang digrebek petugas Polsek Jagakarsa
Pasangan mesum yang sedang asyik memadu kasih di salon plus-plus digerebek petugas Polsek Jagakarsa. Pemilik salon sempat berkilah bila tempat usahanya itu dijadikan lokasi prostitusi terselubung.

Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari menjelaskan, dalam penggerebekan di salon plus-plus ini pihaknya mengamankan sejumlah orang yakni HR pemilik salon, serta FR dan ST yang sedang asyik melakukan perbuatan mesum di salah satu kamar. Sri mengatakan, penggerebekan ini dilakukan pada Kamis 24 Desember 2015 kemarin ber

Mengantisipasi hal-hal tak diinginkan, polisi pun bergerak cepat dan memilih melakukan penggerebekan sebelum ormas tersebut."FR dan ST kita dapati sedang mesum di salah satu kamar. Pemilik salon sempat berdalih bila kamar itu gudang," kata Sri, Jumat (25/12/2015).

Sri menuturkan, tak ingin terkecoh polisi meminta HR membuka kamar tersebut. Dan benar saja, FR dan ST kedapatan sedang melakukan perbuatan mesum.

"Kita curiga, masak gudang ada tas wanita di depannya."Pemilik salon dan pasangan mesum sedang kami periksa," ucapnya.
Livecasino338

Sabtu, 27 Mei 2017

FPI Bantu Polisi Ringkus Geng Motor Sadis

Geng motor yang sedang diamankan oleh pihak kepolisian

Aksi geng motor memang kerap kali meresahkan masyarakat. Selain membuat onar, mereka juga tak segan menyakiti para pengendara yang melintas di jalanan. Tidak heran jika masyarakat dan pihak kepolisian pun turun tangan untuk menghentikan aksi brutal mereka. Baru-baru ini, Kepolisian Sektor Pondok Gede dibantu satuan laskar milik Front Pembela Islam, Laskar Pembela Islam, dan Forum Betawi Rempug di Jalan Jatiwaringin meringkus setidaknya 11 anggota geng motor Tambun 45.

Dikutip  dari Tempo.co, (27/5), para pelaku ditangkap saat hendak menuju ke Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Mereka sempat dihalau, tapi ada beberapa orang yang sukses melarikan diri. Jumlah asli mereka diperkirakan mencapai 120 orang. Aksi penangkapan terhadap geng motor dilakukan karena pihak kepolisian mendapatkan informasi akan terjadi tawuran antar geng motor Tambun 45 dan Prumpung di wilayah TMII.




Seorang warga sempat terkena sabetan senjata tajam saat menghadang geng motor tersebut.
Geng motor yang meresahkan warga
Dalam aksi penangkapan ini, seorang warga mengalami luka di bagian tangan karena terkena sabetan senjata tajam. Ini menunjukan betapa berbahayanya mereka pada saat berada di jalanan. Mereka tidak segan melakukan penyerangan kepada siapapun yang menghalangi. Untungnya nyawa korban terselamatkan setelah dibawa ke RS Polri, Kramajati, Jakarta Timur.

Hero juga menjelaskan bahwa geng motor ini menuju ke TMII dengan mengendarai 50 sepeda motor. Saat hampir tiba disana, polisi, FPI dan FBR langsung menghalau mereka semua. Tak ayal, para anggota geng motor ini terkejut dan langsung lari kocar-kacir menyelamatkan diri.  Upaya ini membuahkan hasil dengan 11 orang berhasil ditangkap karena masuk ke gang buntu.

Usai menangkan anggota geng motor, polisi akan mengembangkan kasus ini.
Geng motor yang tertangkap
11 orang yang ditangkap pihak kepolisian tersebut antara lain adalah SA, OM, AS, MRS, IB, GK, HP, MZA, YT, YY, dan YS. Mereka dijebloskan ke sel tahanan Polsek Pondok Gede dengan barang bukti berupa berbagai jenis senjata tajam mulai dari samurai, golok, pisau, pedang, celurit, cocor bebek, dan gir bekas sepeda motor. Mereka pun dijerat dengan pasal Undang-undang Darurat dengan ancaman penjara di atas lima tahun penjara.

Kasat Reskrim Polrestro Bekasi Kota AKBP Dedy Supriadi tidak memungkiri bahwa geng motor tersebut memang terkenal sadis saat berhadapan dengan geng motor lain. Kini polisi tengah mengembangkan penyelidikan terhadap kasus ini.