Tampilkan postingan dengan label Sumatra Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sumatra Utara. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Juni 2017

Lagi-lagi penyerangan terhadap polisi di Polda Sumut, satu polisi tewas. Ngeri!

livecasino338

Di hari yang fitri merayakan hari kemenangan justru terjadi peristiwa tragis. Dua terduga teroris menyerang, seorang anggota polisi tewas mengenaskan, Minggu (25/6/2017).

Perayaan Idul Fitri tahun 2017 tercoreng dengan peristiwa memilukan.

Pagi dini hari dua orang tak dikenal melakukan penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut).

Berikut fakta-fakta lengkapnya yang dilansir dari Tribun Medan.

1. Dua anggota polisi Yanma Polda Sumut, Aiptu M Singgalingging dan Brigadir E Ginting sedang melakukan tugas jaga di Mapolda Sumut.

2. Secara diam-diam sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tak dikenal melompati pagar kemudian menyerang secara tiba-tiba pada dua personel.

3. Aiptu M Singgalingging terlibat perkelahian dan tewas dengan beberapa luka tikaman serta gorokan pada leher.

4. Brigadir E Ginting berhasil lolos dan meminta bantuan personel lainnya.

5. Dua orang tak dikenal masih nekat melakukan penyerangan meski diberi tembakan peringatan.

6. Keduanya juga berencana membakar pos jaga.

7. Polisi yang datang kemudian melumpuhkan kedua terduga teroris, satu teroris tewas di tempat sementara teroris lainnya ditembak di bagian kaki dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

8. Pihak Polda Sumut mengaku belum mengetahui jelas apa motif di balik penyerangan ini. Polisi masih mendalami keterangan pelaku penyerangan yang masih hidup.

livecasino338

Minggu, 25 Juni 2017

Pelaku penyerang Polda Sumut sehari-harinya jualan jus serta rokok

Penjagaan ketat di Polda Sumut
Identitas dua pelaku penyerangan Mapolda Sumatera Utara pada Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB, sudah terungkap. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut pelaku berinisial SP dan AR.

"Sudah diketahui identitasnya. SP berusia 47 tahun dan AR berusia 30 tahun," ujar Setyo.

Dia menuturkan, AR adalah pelaku yang tewas tertembak peluru polisi. Sedangkan SP masih dirawat karena kondisinya kritis setelah dilumpuhkan dengan timah panas. Keduanya merupakan warga asli Medan, Sumatera Utara.

Setyo juga menceritakan pekerjaan sehari-hari kedua pelaku. "AR yang meninggal itu kerjanya jualan jus. Sedangkan SP yang kritis, sehari-hari buka warung rokok," ucapnya.

Seperti diberitakan, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut, Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berkelahi dengan 2 personel yang berjaga. Seorang personel kepolisian tewas diserang senjata tajam. Seorang pelaku kemudian ditembak mati, seorang lainnya ditembak pada bagian paha. [noe]

livecasino338