Tampilkan postingan dengan label Polda Metro Jaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polda Metro Jaya. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap polisi, karena kasus narkoba

Livecasino338
Beredar foto aktor Tora Sudiro ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba. Ia dibekuk bersama istri, Mieke Amalia.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan penangkapan dilakukan aparat Polres Metro Jakarta Selatan.

"Itu selatan (Polres Jaksel yang menangkap)," ujar Nico saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (3/8).

Belum diketahui jenis narkoba apa yang digunakan Tora dan Mieke. Penyidik hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut.

"Masih didalami," singkat Nico.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung menjelaskan Tora dan Mieke ditangkap di rumah mereka di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, hari ini. Polisi mengamankan sekitar 30 butir obat penenang. Hingga kini Tora masih menjalani pemeriksaan. [rhm]

Livecasino338
 

Rabu, 19 Juli 2017

Axel Anaknya Jeremy Thomas Resmi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Axel Matthew di tahanan Polda Metro Jaya
Polisi resmi melakukan penahanan terhadap Axel Matthew Thomas atas kasus kepemilikan narkoba. Axel akan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

Pantauan merdeka.com, Axel tiba di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.40 Wib. Ia yang didampingi ayahnya aktor Jeremy Thomas menumpangi Mistsubi Pajero warna hitam dengan nomor pelat B 788 BRK. Untuk menghindari mata kamera, wajah Alex ditutupi.

Tidak ada sepatah kata yang diungkapkan pengacara Axel maupun Jeremy Thomas.

Seperti diketahui, Axel sendiri dijadikan tersangka karena memesan psikotropika jenis Happy Five senilai Rp 1,5 juta melalui temannya yang ditangkap saat tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Malaysia.

‎Anak Jeremmy Thomas ini dijerat dengan Pasal 62 sub pasal 60 ayat (3) jo pasal 71 ayat (1) UU RI No. 5 Th. 1997 tentang psikotropika.‎ [rhm]

livecasino338

Sabtu, 15 Juli 2017

Hidayat Pelapor Anak Presiden Jokowi Berujung di Penjara

livecasino338
Andai tak melaporkan anak bungsu Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep ke polisi, mungkin tak ada yang mengenal Muhammad Hidayat Simanjuntak. Pria paruh baya itu ternyata berstatus tersangka dalam kasus ujaran kebencian, dugaan yang dia tuduhkan kepada Kaesang saat membuat laporan ke Polres Bekasi Kota. Polisi tak menindaklanjuti laporannya, sebaliknya kembali mengusut status tersangka Hidayat dan menjebloskan warga Bekasi itu ke tahanan Polda Metro Jaya.

Sekitar pukul 23.0 WIB, Jumat (14/7), setelah menjalani pemeriksaan selama 12 jam, Hidayat keluar dari gedung Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Mengenakan kemeja biru dan celana pendek, dia dikawal beberapa polisi ke ruang pemeriksaan kesehatan sebelum dimasukkan ke ruang tahanan.

"Ini saya bilang, penahanan ini adalah kriminalisasi dalam bentuk lain oleh penguasa yang zalim. Itu yang ingin saya katakan, tapi saya tentu punya hak untuk melakukan perlawanan hukum," kata Hidayat.

Hidayat mengaku, sejak siang berada di ruang penyidikan, dirinya tidak diperiksa tapi langsung ditahan. "Tidak ada pemeriksaan langsung ditahan. Jadi menurut saya polisi melakukan tindakan sewenang-wenang tanpa alasan yang cukup ya. Hanya menyebut kan saja kewenangan penyidik," tukasnya.

Hidayat menegaskan akan mengajukan perlawanan hukum atas penahanan tersebut, salah satunya melalui praperadilan. "Salah satunya adalah upaya praperadilan di samping upaya-upaya lain," singkatnya.

Bentuk perlawanan lain yang dia ungkapkan adalah melaporkan Kapolda Metro Jaya Irjen Mochamad Iriawan dengan dugaan penghasutan. "Saya sudah melaporkan Kapolda Metro Jaya dugaan tindak pidana penghasutan ke Mabes Polri. Nanti kita lihat saja penanganannya seperti apa," ujarnya.

Hidayat menuding penahanan atas dirinya sangat erat kaitan dengan penghentian kasus Kaesang. "Bahwa saya ditahan sekarang adalah tidak lepas untuk menutup kasus Kaesang. Dan sudah dari kemarin menghancurkan kredibilitas pelapor dan modus lainnya, sampai hari ini dilakukan tindakan penahan," cetusnya.

Dia juga menilai penahanan ini merupakan bukti dari intervensi pemerintah. "Ini adalah bukti bahwa polisi sudah menyiapkannya melalui pernyataan Wakapolri yang mengancam akan menahan pelapor Kaesang. Ini adalah modus untuk tutup kasus Kaesang," tandasnya.

Sebelumnya, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, pemanggilan Hidayat kali ini merupakan yang kedua kali. Hidayat menjadi tersangka karena menyebut Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan sebagai provokator dalam aksi bela Islam 411 beberapa waktu yang lalu.

Pemeriksaan ini untuk melengkapi berkas berita acara penyidikan. "Ya berkaitan dengan hate speech," ujar Argo.

Untuk diketahui, dalam kasus ini, polisi sebelumnya telah mengabulkan permohonan penangguhan penahanan terhadap Hidayat dengan alasan usia yang sudah lanjut. [bal]

livecasino338

Rabu, 12 Juli 2017

Pembacokan Sadis Hermansyah Murni Kriminal

Polisi memastikan pembacokan ahli IT hermansyah adalah murni kriminal
"Motinya hanya karena spontan saja, Karena serempetan mobil terus dikejar sama korban, kemudian pepet-pepetan, kemudian saudara (pelaku) ini keluar dan membacok. Korban masih di RS," jelas Irwasda Polda Metro Jaya Kombes Pol Kamaruzaman di Mapolresta Depok, Jl Margonda Raya, Depok, Rabu (12/7/2017).

Kedua pelaku yakni Laurens Paliyama dan Edwin Hitipeuw. Laurens adalah pelaku yang membacok korban, sementara Edwin adalah orang yang pertama berselisih dengan korban.

Pembacokan terjadi pada Minggu (9/7) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat itu, korban bersama istrinya, Irina (WN Uzbekistan) menaiki mobil Toyota Avanza warna putih.

Mobil korban melintas di Tol Semanggi mengarah ke timur, berada di belakang bus. Di saat bersamaan, mobil Honda City yang dikemudikan tersangka Edwin menyalip ke kiri dan menyerempet mobil korban.

Korban tidak terima mobilnya diserempet, lalu mengejar mobil Edwin. Aksi pepet-pepetan kemudian terjadi hingga memasuki Tol Jagorawi.

Sesampainya di Tol Jagorawi sekitar KM 6, Edwin kemudian menghadang mobil korban. Selanjutnya terjadi adu mulut di antara keduanya.

Di saat bersamaan, Laurens yang menaiki mobil Toyota Yaris bersama dua pelaku lainnya, datang menghampiri. Laurens kemudian membacok korban dengan senjata tajam miliknya.

Korban kemudian ambruk bersimbah darah. Selanjutnya para pelaku melarikan diri. Korban kemudian dibawa oleh Irina ke Rumah Sakit Hermina, Depok.

livecasino338

Senin, 10 Juli 2017

Ammar Zoni Sudah Satu Tahun Jadi Pemakai Narkoba


livecasino338
Pemain sinetron Ammar Zoni bersama asistennya, Rahmat Hidayat alias BT, diciduk Tim Pemburu Narkoba (TPN) Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat (7/7/2017) pukul 10:00 WIB di rumah Ammar  Perumahan Pesona Khayangan Blok CM no. 05B, RT 04/27, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto dalam jumpa pers menyatakan bahwa bintang sinetron "7 Manusia Harimau" dan "Anak Langit" itu sudah satu tahun menjadi budak narkoba jenis ganja dan sabu. Aktor 24 tahun itu termasuk pengguna pemula.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan (Ammar Zoni) hampir satu tahun pakai ganja dan sabu," kata Suyudi di Markas Polres Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

livecasino338
Namun, saat penggeledahan di kamar Ammar, TPN Polres Jakarta Pusat mendapatkan barang bukti ganja di dalam toples dengan berat 39,1 gram, lalu 6 plastik sabu dan satu alat pengisap sabu atau bong.

"Untuk sabu barbuknya tidak ada, mungkin sudah dipakai. Tapi alat bantunya sempat diamankan, yaitu bong. Kemudian juga bekas plastik-plastiknya masih ada. Dan beberapa korek api," lanjutnya.

Suyudi juga memastikan kekasih dari artis Ranty Maria ini hanya sebagai pengguna dan bukan sebagai pengedar. "Dia hanya sebagai pengguna, dan tidak sebagai pengedar."

Minggu, 09 Juli 2017

Orang Yang Melaporkan Kaesang Ternyata Suka Memeras Pejabat Pakai Laporan Polisi. Parah!

Kaesang putra Presiden Jokowi
Nama Muhammad Hidayat Situmorang (52) tengah ramai diperbincangkan, setelah heboh melaporkan putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, ke Polres Kota Bekasi. Ternyata ini bukan laporan pertama dibuatnya. Tercatat Hidayat sudah 60 kali melakukan laporan ke polisi.

Laporan itu banyak menyasar para pejabat, khususnya berada di Bekasi. Diduga itu dilakukan Hidayat untuk melakukan pemerasan bermodal laporan polisi.

Modus dugaan pemerasan diungkapnya Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto. Menurut Setyo, kebanyakan laporan dibuat Hidayat menyasar beberapa pejabat Bekasi. Setelah melaporkan, Hidayat mendatangi pejabat tersebut.

"Riwayatnya ini udah 60. Dia rata-rata melaporkan pejabat di Bekasi, nanti didatangi, bahwa 'ini saya sudah laporan loh'," kata Setyo di Mabes Polri, Kamis kemarin.

Setyo menjelaskan, Hidayat akan kembali menjalani proses hukum dalam kasus ujaran kebencian yang membuatnya menjadi tersangka. Dia bahkan pernah ditahan dan saat ini ditangguhkan dengan alasan kemanusiaan, namun malah membuat gaduh.

"Ditangguhkan karena kemanusiaan, dia sudah tua. Harusnya dia masih ditahan ini. Ini makanya mau diproses lanjut. Dia di luar malah bikin resah seperti itu" ungkap Setyo.LIVECASINO338

Sementara itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, menyebut Hidayat pernah menuding Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan sebagai provokator pada aksi 411.

Sebelumnya, Hidayat melaporkan Kaesang dengan tuduhan ujaran kebencian. Namun, ternyata Hidayat juga masih menyandang status sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian. Kasusnya ditangani langsung Polda Metro Jaya.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Syafruddin menegaskan bahwa untuk kasus yang menimpa putra bungsu Presiden Jokowi itu tidak akan ditindaklanjuti. "Kita tidak akan tindak lanjuti laporan itu. Mengada-ngada itu," kata Syafrudin. [ang]

livecasino338
 

Kamis, 06 Juli 2017

Muhammad Hidayat, Orang Yang Melapor Kaesang Dengan Tuduhan Menistakan Agama

livecasino338
Muhammad Hidayat merupakan tersangka ujaran kebencian yang saat ini sedang ditangani Polda Metro Jaya.

Kapolresta Bekasi, Kombes Pol Hero Henrianto Bachtiar mengatakan pelapor akun Youtube Kaesang Pangarep adalah seorang warga bernama Muhammad Hidayat.

Laporan tersebut diajukan oleh seorang pria bernama Muhammad Hidayat S dan diterima oleh Kantor Kepolisian Resort Metro Bekasi Kota pada Minggu (2/7/2017). Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi: LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota.

Muhammad Hidayat merupakan tersangka ujaran kebencian yang saat ini sedang ditangani Polda Metro Jaya.

"Pelapor akun Kaesang ini memang sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Metro atas dugaan ujaran kebencian juga," kata Hero di Kantor Polresta Bekasi, Rabu (5/7/2017).

Siapakah Muhammad Hidayat?

Dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan/Pengaduan tertulis inilah identitas pelapor

1. Nama: Muhammad Hidayat S.
2. Tempat lahir: Tapanuli, 30-10-1964
3. Pekerjaan: Swasta

Menurut Hero, kasus Muhammad Hidayat masih terus dalam pengembangan Polda Metro Jaya dan sedang ditangguhkan sementara waktu.

"Masih berjalan terus. Dia terkena pasal ujaran kebencian pada aksi 411 lalu, karena mengolok-olok anggota polri," kata dia.

4. Pemilik akun YouTube Muslim Friends

Sementara itu Juru Bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Rabu (5/7/2017), mengungkapkan Hidayat ditangkap polisi pada 15 November 2016 lalu.

Menurut Argo Yuwono, Muhammad Hidayat mengunggah video dugaan provokasi yang dilakukan Iriawan pada unjuk rasa 4 November 2016 atau 411 lalu.

Ia tercatat sebagai pemilik akun YouTube Muslim Friends.

5. Mengunggah Video Diduga Provokasi


Muhammad Hidayat ditangkap di rumah sewanya di kawasan Bekasi pada Selasa (15/11/2016).

Hidayat ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga telah menggiring opini publik dengan memberi judul video tersebut dengan kalimat seolah-olah Kapolda telah melakukan provokasi.

Dalam akun tersebut, Hidayat memuat judul 'terungkap Kapolda Metro Jaya provokasi massa FPI agar serang massa HMI'. Hidayat sengaja mengunggah dan menyunting video tersebut.

Tujuannya, menurut keterangan Juru Bicara Polda Metro Jaya waktu itu, Komisaris Besar Awi Setiyono, agar publik menuding Kapolda memprovokasi organisasi masyarakat (ormas) untuk menyerang ormas lainnya.

6. Dijerat UU ITE
Dari tangan Hidayat, polisi menyita sejumlah barang bukti, seperti satu unit handphone, satu unit laptop, dan satu unit mobil.

Akibat ulahnya, Hidayat terancam Pasal 27 ayat 3 jo Pasal 45 ayat 1 dan atau Pasal 28 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang ITE Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman pidana paling lama enam tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Kaesang Tetap Diproses

Meski begitu, polisi tetap memproses laporan Muhammad Hidayat dengan terlapor atas nama Kaesang.

Kaesang dipolisikan karena mengunggah video dengan ucapan,"Mengadu-adu domba dan mengkafir-kafirkan, tidak mau mengingatkan, padahal sesama muslim karena perbedaan dalam memilih pemimpin. Apaan coba? Dasar ndeso". Kaesang dilaporkan dengan nomor polisi: LP/1049/K/VI/2017/Restro Bekasi Kota.

Humas Polresta Bekasi, Kompol Erna Ruswing Andari mengatakan pihaknya sudah melakukan pemanggilan pemeriksaan lanjutan oleh pelapor akun Youtube Kaesang.

"Iya, sudah kami sampaikan surat panggilan kepada yang bersangkutan," kata dia di Kantor Polresta Bekasi, Rabu (5/7/2017).

Hal itu dilakukan untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pelaporan dugaan penodaan agama dan ujaran kebencian dari akun tersebut.

livecasino338

Senin, 03 Juli 2017

Irjen M Iriawan: Nikmati aja dulu jalan-jalannya Habib


Kapolda Metro Jaya pantau tol Cikampek
Pimpinan FPI Habib Rizieq Syihab hingga kini masih berada di Arab Saudi. Rizieq belum mau pulang ke tanah air meski statusnya telah dinaikkan menjadi tersangka kasus dugaan chatt berbau pornografi.

Kapolda Metro Jaya Irjen M Iriawan pun enggan berkomentar panjang saat ditanyai wartawan mengenai Rizieq. Jenderal polisi bintang dua itu justru menyindir agar Rizieq menikmati liburannya.

"Nikmati aja dulu jalan-jalannya," ujar Iriawan di Gerbang Tol Cikarang Utama I, Kabupaten Bekasi, Jumat (30/6).

Iriawan juga menjawab diplomatis saat ditanya apakah jika pulang ke tanah air Rizieq akan langsung ditahan atau tidak.

"Kita lihat nanti, sesuai dengan perbuatannya ya," katanya.

livecasino338
Dia menegaskan, penyidik kepolisian bakal menuntaskan kasus tersebut meski tanpa keterangan Rizieq.

"Iya enggak juga, kita santai-santai aja. Saya pikir kan ada hal yang lebih penting dari kasus itu," pungkas Iriawan. [dan]

Senin, 26 Juni 2017

Lagi-lagi penyerangan terhadap polisi di Polda Sumut, satu polisi tewas. Ngeri!

livecasino338

Di hari yang fitri merayakan hari kemenangan justru terjadi peristiwa tragis. Dua terduga teroris menyerang, seorang anggota polisi tewas mengenaskan, Minggu (25/6/2017).

Perayaan Idul Fitri tahun 2017 tercoreng dengan peristiwa memilukan.

Pagi dini hari dua orang tak dikenal melakukan penyerangan di Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara (Sumut).

Berikut fakta-fakta lengkapnya yang dilansir dari Tribun Medan.

1. Dua anggota polisi Yanma Polda Sumut, Aiptu M Singgalingging dan Brigadir E Ginting sedang melakukan tugas jaga di Mapolda Sumut.

2. Secara diam-diam sekitar pukul 03.00 WIB dua orang tak dikenal melompati pagar kemudian menyerang secara tiba-tiba pada dua personel.

3. Aiptu M Singgalingging terlibat perkelahian dan tewas dengan beberapa luka tikaman serta gorokan pada leher.

4. Brigadir E Ginting berhasil lolos dan meminta bantuan personel lainnya.

5. Dua orang tak dikenal masih nekat melakukan penyerangan meski diberi tembakan peringatan.

6. Keduanya juga berencana membakar pos jaga.

7. Polisi yang datang kemudian melumpuhkan kedua terduga teroris, satu teroris tewas di tempat sementara teroris lainnya ditembak di bagian kaki dan kini dirawat di RS Bhayangkara.

8. Pihak Polda Sumut mengaku belum mengetahui jelas apa motif di balik penyerangan ini. Polisi masih mendalami keterangan pelaku penyerangan yang masih hidup.

livecasino338

Minggu, 25 Juni 2017

Pelaku penyerang Polda Sumut sehari-harinya jualan jus serta rokok

Penjagaan ketat di Polda Sumut
Identitas dua pelaku penyerangan Mapolda Sumatera Utara pada Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB, sudah terungkap. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto menyebut pelaku berinisial SP dan AR.

"Sudah diketahui identitasnya. SP berusia 47 tahun dan AR berusia 30 tahun," ujar Setyo.

Dia menuturkan, AR adalah pelaku yang tewas tertembak peluru polisi. Sedangkan SP masih dirawat karena kondisinya kritis setelah dilumpuhkan dengan timah panas. Keduanya merupakan warga asli Medan, Sumatera Utara.

Setyo juga menceritakan pekerjaan sehari-hari kedua pelaku. "AR yang meninggal itu kerjanya jualan jus. Sedangkan SP yang kritis, sehari-hari buka warung rokok," ucapnya.

Seperti diberitakan, dua orang menyerang pos penjagaan Mapolda Sumut, Minggu (25/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Mereka berkelahi dengan 2 personel yang berjaga. Seorang personel kepolisian tewas diserang senjata tajam. Seorang pelaku kemudian ditembak mati, seorang lainnya ditembak pada bagian paha. [noe]

livecasino338
 

Selasa, 20 Juni 2017

Sule Berhasil Ditangkap Setelah Ketahuan Pasok Sabu ke Lapas Cipinang

Livecasino338
Polisi meringkus dua orang -- pemasok dan kurir -- sabu ke dalam Lembaga Pemasyarakat Cipinang, Jakarta Timur. Kedua tersangka berinisial MS alias Sule (40) dan KHD alias Bogel (33) ditangkap penyidik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya di depan RSUD Persahabatan Jalan Persahabatan Raya, Pulogadung, Jakarta Timur, pada 16 Maret 2017.

"Dari tangan keduanya, baik Bogel maupun Sule disita barang bukti sabu-sabu seberat 510 gram yang ditaruh di dalam kardus," kata Kepala Sub Direktorat III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara di Polda Metro Jaya, Selasa (20/6/2017).

Bambang mengatakan penyedia sabu adalah Sule. Barang haram bisa masuk ke lapas Cipinang melalui Bogel. Bogel bisa leluasa masuk ke sana karena dia tak lain sipir penjara.

Para narapidana, kata Bambang, selama ini bisa memesan sabu lewat Bogel.

"Mereka dikendalikan untuk mengambil barang dari luar untuk masuk ke dalam penjara," kata Bambang.

Upah yang diperoleh Bogel sebagai kurir mencapai Rp1 juta hingga Rp5 juta sekali mengantarkan barang haram ke narapidana.

Bambang mengakui ini di luar dugaan. Narapidana ternyata bisa mendapatkan pasokan narkotika dari sipir.

"Makanya dia pakai sipir, kalau sipir masuk ke dalam kan mungkin temen-temennya mau ngecek juga nggak mungkin kan," katanya.

Livecasino338
Saat ini, polisi masih mengejar AM yang diduga turut berperan memasok sabu. AM sudah masuk dalam daftar pencarian orang.

Lapas Cipinang menjadi sorotan lagi setelah Badan Narkotika Nasional menemukan sel mewah yang dihuni narapidana Haryanto Chandra alias Gombak merupakan narapidana yang telah divonis penjara selama 14 tahun. Sel mewah terungkap setelah BNN melakukan operasi.

Sabtu, 17 Juni 2017

Davidson menjadi korban ke-24 geng spesialis rampok asal Lampung ini

Kabid Humas Polda Metro Jaya Argo Yuwono saat rilis pelaku perampokan
Kelompok perampok sadis yang menjadikan Davidson Tantono sebagai korban menjadi perhatian polisi akhir-akhir ini. Pasalnya, kelompok asal Lampung tersebut bukan pertama kali melakukan aksi keji tersebut.

Menurut Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono kelompok ini sebelumnya sudah 23 kali merampok. Karena itu, aksi terhadap Davidson adalah aksi yang ke 24 yang dilakukan oleh kelompok yang diduga berjumlah lebih dari 10 orang tersebut.

"Kemudian sudah ada 23 TKP (lokasi) yang dilakukan mereka," kata Argo di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (17/6/2017).

Lebih lanjut kata Argo lokasi yang menjadi sasaran kelompok tersebut tidak hanya terjadi di Jakarta. Aksi yang berlangsung sejak April 2017 hingga Juni 2017 tersebut dilakukan juga di wilayah sekitar Jakarta. Jumlah hasil perampokannya pun kata Argo berebda-beda. Namun, secara umum jumlahnya puluhan juta hingga ratusan juta.

"Ada di Tangerang senilai Rp60 juta, Cirebon Rp10, Caringin Rp60 juta, Rawa Buaya Rp40 juta, Pesing Rp80 juta, Bekasi Rp800 ribu, Pemda Bogor Rp60 juta, Kampung Melayu Rp60 juta, Cidahu Rp31 Juta, Cirebon Rp60 juta, Kalijodo Rp80 juta, Cengkareng Rp20 juta, Taman Topi Rp40 juta, Ciawi Rp60 juta, Ciluwer Rp30 juta, Kampung Melayu Rp50 juta, Pasar Minggu Rp70 juta, Kalibata Rp30 juta, Poris Rp20 juta, Kedung Halang Rp100 juta, Kalimalang Rp50 juta, Cikarang Rp150 juta, Indovision Rp100 juta," kata Argo.

Saat ini, Gabungan Subdit 3/Resmob dan Subdit 6/Ranmor Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sudah menangkap empat pelaku. Satu diantaranya yang berinisial IR sudah tewas, karena melawan polisi saat ingin menunjukkan tempat penyembunyian dalang aksi tersebut.

"IR ini sebagai wakil Kapten. Nah dia melakukan perlawanan sehingga kita tindak tegas dengan tembak dan dia meninggal dunia," katanya.

Namun, menurut Argo total pelaku yang terlibat menembak Davidson berjumlah 10 orang. Karenanya enam orang lainnya termasuk Kapten kelompok Lampung tersebut masih dalam pengejaran polisi.

Sebelumnya diberitakan, seorang lelaki bernama Davidson Tantono (30), yang menjadi korban perampokan di SPBU 34 - 11712 Jalan Daan mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat tewas tertembak senjata api di bagian kepala. Peristiwa perampokan tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (9/6/2017).

Korban diketahui pemilik mobil Innova bernomor polisi B 1136 GFY. Terkait kronologis kejadian, pada pukul 13.30 WIB, kendaraan Innova masuk ke SPBU untuk mengisi angin di lokasi SPBU, tepat di pintu keluar.

Tiba-tiba ada satu kendaraan motor berboncengan menghampiri pemilik Innova dan langsung mengambil tas yang berisi uang Rp350 juta, yang ada di dalam mobil dan pelaku menembakkan senjata api kepada korban dan mengenai bagian kepala. Korban pun meninggal dunia di lokasi kejadian.

Livecasino338

Jadi DPO, beredar foto diduga Habib Rizieq jalan-jalan di mal

Livecasino338
Ketika aparat kepolisian dan masyarakat Indonesia terus bersetia menunggu kepulangan pentolan FPI Rizieq Shihab demi kejelasan kasus dugaan pornografi yang menderanya, yang bersangkutan justru melenggang bebas di Arab Saudi.

Bahkan, termutakhir, beredar sejumlah foto yang diduga Rizieq asyik menikmati hidup di negeri pelariannya tersebut.

Dalam foto tersebut, lelaki yang mirip Rizieq tersebut tampak tersenyum semeringah bersama sang istri saat asyik berjalan-jalan di sebuah mal.

Foto tersebut beredar viral di media-media sosial yang tak ayal menggemparkan warganet.

“Penampakan Rizieq di salah satu mal di Saudi om,” tulis akun @Am0k4 di Twitter, Jumat (16/6/2017).

Sementara akun @INDONews_UP mengunggah video yang berisi foto-foto diduga Rizieq asyik berjalan-jalan di mal meski berstatus buronan aparat Polda Metro Jaya.

”Jadi buron, Habib Rizieq jalan-jalan di mal Saudi Arabia,” tulis akun tersebut sebagai keterangan videonya.

Sementara di Facebook, laman komunitas ”Humor Politik” menjadi foto tersebut sebagai meme atau gambar satire.
Livecasino338
"3X puasa 3X lebaran akhirnya Bang Toyib ngajak bini ngemal. Serbu lantai 2 & 3 discount gede cyiiin,” begitu tulisan pada meme tersebut.

Rabu, 14 Juni 2017

Perampokan Sadis di Daan Mogot yang membunuh Davidson sudah tertangkap

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian didampingi Kapolda Metro Jaya
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan mengatakan sudah menangkap orang yang diduga merampok dan membunuh Davidson Tantono (30). Davidson ditembak mati di Daan Mogot, Jakarta Barat, tak lama setelah mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Jumat (9/6/2017), siang.

"Yang (pelaku) Cengkareng sudah kami dapatkan, kami periksa," kata Iriawan di Polda Metro Jaya, Rabu (14/6/2017).Saat ini, Iriawan belum mau menjelaskan identitas orang yang ditangkap. Dia mengatakan nanti akan menyampaikan secara lengkap dalam konferensi pers.

"Nanti kami rilis berikutnya. Ini sedang pemeriksaan," kata dia.

Dia mengatakan tim khusus langsung dibentuk tak lama setelah Davidson dirampok dan ditembak.

"Begitu kejadian, polres bergerak, langsung Krimum Metro Jaya, gabungan dengan jatanras dan resmob pasti jalan," kata Iriawan.

Davidson dirampok kawanan bandit bersenjata api ketika hendak memompa ban mobil Innova warna hitam di dekat SPBU, Jalan Daan Mogot, kilometer 12, Cengkareng Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kepala korban ditembak salah satu pelaku ketika berusaha menyelamatkan tas berisi uang berkisar Rp350 juta yang ada di dalam mobil.

Polisi menduga kawanan perampok sudah membuntuti korban sejak dari BCA cabang Green Garden.  

Dimata-matai

Davidson diduga dimata-matai jaringan bandit ketika mengambil uang di kantor BCA cabang Green Garden.

"Jadi kami mendapatkan informasi bahwa di bank yang bersangkutan ternyata di dalamnya sudah ada mata-mata. Artinya mata-mata ya dari kelompok ini," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.

Keberadaan orang yang diduga menjadi mata-mata didapatkan dari hasil analisa terhadap barang bukti.

"Pokoknya di dalam itu dia melihat orang-orang siapa yang mengambil uang sendirian dalam jumlah yang besar, lebih dari satu orang di dalam itu, dia menunggu," kata Argo.
 
Mata-mata yang berada di dalam ruang bank diduga berjumlah tiga orang. Tugas mereka mencari nasabah yang mengambil uang dalam jumlah banyak dan pergi tanpa pengawal.

"Sekitar tiga oranglah di situ menjadi mata mata di situ, jadi dia bis mencari atau dia itu melihat lihat, nasabah siapa, nasabah mana yang dia sendirian dengan mengambil uang yang banyak," kata dia.

Aksi bandit kelompok ini tergolong sistematis. Ada yang mengamati nasabah di dalam ruangan, ada juga yang memantau di luar kantor bank. Lalu, ada yang berperan membuntuti kendaraan nasabah.

"Kemudian juga di luar juga ada mata-mata juga, kemudian dia melihat mulai dari parkir. Kemudian ada juga nanti yang membuntuti, ada semuanya di situ," kata Argo.

Livecasino338

Selasa, 13 Juni 2017

Cantik-cantik tapi menjadi begal, kok bisa? Ini dia alasannya!

Lena seorang gadis cantik yang beringas

Jakarta, Kamis (21/7/2016), Facebook Divisi Humas Polri mengunggah sebuah foto wanita cantik dan seksi yang menarik perhatian para netizen. Nggak heran kalau foto wanita cantik tersebut telah di share sebanyak 3.664 kali. Lalu siapakah wanita cantik tersebut?

“Usianya baru 18 tahun. Namun dibalik paras cantiknya, N alias Lena ternyata bengis di jalanan,” tulis Facebook Divisi Humas Polri. Ya, ternyata wanita cantik yang berasal dari Kabupaten Indramayu tersebut dikenal sebagai tukang begal. Bahkan Lena dikenal sebagai tukang begal yang sadis karena tidak segan melukai korbannya demi merampas sepeda motor sasarannya.

Saat melakukan aksinya, Lena tak sendirian, ia juga bekerjasama dengan pacar dan ketiga rekannya. Namun aksi Lena beserta rekannya sepertinya harus berakhir karena polisi telah menangkapnya pada Selasa (19/07) dini hari sekitar pukul 02.20 WIB. Kapolresta Bekasi, Kombespol M. Awal Chairuddin SIK mengatakan, Lena merupakan pengalih perhatian ketika pacar dan ketiga rekannya berinisial A (22), D (20), S (23) dan Z (20) melancarkan aksinya.

Awalnya Lena meng-invite BBM korban, kemudian korban digoda dan diajak bertemu di suatu tempat. Ketika korban lengah, kawan-kawan Lena pun langsung melancarkan aksinya dengan mengambil motor korban, seperti kasus yang terjadi di Jl. Raya Daha arah Kantor BPN Lippo Cikarang, Desa Cibatu, Kecamatan Cikarang Selatan pada Senin (18/07) malam sekitar pukul 22.15 WIB.

“Dengan daya tarik wanita seperti ini termasuk pencurian dengan kekerasan modus baru di Kabupaten Bekasi. Termasuk mengelabui. Orang kan beranggapan kalau perempuan nggak mungkin terlibat dalam tindakan kejahatan, orang hampir rata-rata beranggapan seperti itu. Jadi masyarakat harus berhati-hati,” kata Awal, Selasa (19/07).

Livecasino338
Saat dimintai keterangannya oleh pihak kepolisian Lena memang tak mengaku jika aksi begalnya tersebut telah direncanakan. “Saya hanya mau menemui korban, karena dia ngajak ketemuan aja. Saya dianter D, pacar saya,” kata Lena. Lena mengaku jika selama berkomunikasi dengan korban melalui BBM, beberapa kali diajak berhubungan intim oleh korban sehingga membuat D kesal dan memutuskan untuk memukuli korban. “Kalau yang ngambil motor itu teman pacar saya dan saya tak kenal,” jelas Lena.

Senin, 12 Juni 2017

Interpol tolak berkas pengajuan Red Notice Rizieq karena belum lengkap


Habib Rizieq
NCB Interpol Indonesia menolak pengajuan red notice terhadap pimpinan FPI Rizieq Shihab dari penyidik Polda Metro Jaya. Berkas red notice itu dikembalikan pihak Interpol pada Senin (12/6).

"Polda Metro Jaya menyampaikan (red notice) ke NCB interpol, ternyata dari NCB interpol Indonesia kasusnya Habib Rizieq masih dikembalikan lagi ke Polda metro Jaya," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Komplek Mabes Polri, Jakarta, Senin (12/6).

Kendati begitu, jenderal bintang dua ini belum mau mengungkap alasan pihak interpol menolak berkas pengajuan red notice Rizieq. Dia hanya menyebut, dari berkas pengajuan red notice itu belum memenuhi syarat dan harus dilengkapi.

"Ya itu kan sudah dikaji dengan gelar perkara, dari hasil gelar perkara masih belum memenuhi syarat," ujar dia.

Setyo menegaskan kembali sampai sejauh ini pihaknya belum mengirimkan permintaan red notice Rizieq ke Interpol pusat. Sebelum mengirimkan, penyidik akan segera melengkapi berkas red notice tersebut.

"Jadi sampai sekarang masih belum," pungkas dia.

Diketahui, pentolan FPI Rizieq Shihab ditetapkan sebagai tersangka chat mesum bersama dengan Firza Husein oleh penyidik Polda Metro Jaya. Sejak kasus ini mencuat, Rizieq pergi ke Arab Saudi dengan dalil ingin beribadah. Atas kepergiannya itu, penyidik pun akhirnya meminta Mabes Polri mengirimkan surat red notice ke Interpol. [rhm]