Tampilkan postingan dengan label narkoba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label narkoba. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Agustus 2017

Tora Sudiro dan Mieke Amalia ditangkap polisi, karena kasus narkoba

Livecasino338
Beredar foto aktor Tora Sudiro ditangkap akibat penyalahgunaan narkoba. Ia dibekuk bersama istri, Mieke Amalia.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Nico Afinta mengatakan penangkapan dilakukan aparat Polres Metro Jakarta Selatan.

"Itu selatan (Polres Jaksel yang menangkap)," ujar Nico saat dikonfirmasi merdeka.com, Kamis (3/8).

Belum diketahui jenis narkoba apa yang digunakan Tora dan Mieke. Penyidik hingga saat ini masih mendalami kasus tersebut.

"Masih didalami," singkat Nico.

Sementara itu Kasat Narkoba Polres Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung menjelaskan Tora dan Mieke ditangkap di rumah mereka di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, hari ini. Polisi mengamankan sekitar 30 butir obat penenang. Hingga kini Tora masih menjalani pemeriksaan. [rhm]

Livecasino338
 

Rabu, 19 Juli 2017

Axel Anaknya Jeremy Thomas Resmi Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya

Axel Matthew di tahanan Polda Metro Jaya
Polisi resmi melakukan penahanan terhadap Axel Matthew Thomas atas kasus kepemilikan narkoba. Axel akan menghuni Rumah Tahanan (Rutan) Narkoba Polda Metro Jaya.

Pantauan merdeka.com, Axel tiba di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya sekitar pukul 14.40 Wib. Ia yang didampingi ayahnya aktor Jeremy Thomas menumpangi Mistsubi Pajero warna hitam dengan nomor pelat B 788 BRK. Untuk menghindari mata kamera, wajah Alex ditutupi.

Tidak ada sepatah kata yang diungkapkan pengacara Axel maupun Jeremy Thomas.

Seperti diketahui, Axel sendiri dijadikan tersangka karena memesan psikotropika jenis Happy Five senilai Rp 1,5 juta melalui temannya yang ditangkap saat tiba di Bandara Soekarno Hatta dari Malaysia.

‎Anak Jeremmy Thomas ini dijerat dengan Pasal 62 sub pasal 60 ayat (3) jo pasal 71 ayat (1) UU RI No. 5 Th. 1997 tentang psikotropika.‎ [rhm]

livecasino338

Senin, 10 Juli 2017

Ammar Zoni Sudah Satu Tahun Jadi Pemakai Narkoba


livecasino338
Pemain sinetron Ammar Zoni bersama asistennya, Rahmat Hidayat alias BT, diciduk Tim Pemburu Narkoba (TPN) Polres Metro Jakarta Pusat pada Jumat (7/7/2017) pukul 10:00 WIB di rumah Ammar  Perumahan Pesona Khayangan Blok CM no. 05B, RT 04/27, Mekarjaya, Sukmajaya, Depok, Jawa Barat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Komisaris Besar Polisi Suyudi Ario Seto dalam jumpa pers menyatakan bahwa bintang sinetron "7 Manusia Harimau" dan "Anak Langit" itu sudah satu tahun menjadi budak narkoba jenis ganja dan sabu. Aktor 24 tahun itu termasuk pengguna pemula.

"Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan (Ammar Zoni) hampir satu tahun pakai ganja dan sabu," kata Suyudi di Markas Polres Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

livecasino338
Namun, saat penggeledahan di kamar Ammar, TPN Polres Jakarta Pusat mendapatkan barang bukti ganja di dalam toples dengan berat 39,1 gram, lalu 6 plastik sabu dan satu alat pengisap sabu atau bong.

"Untuk sabu barbuknya tidak ada, mungkin sudah dipakai. Tapi alat bantunya sempat diamankan, yaitu bong. Kemudian juga bekas plastik-plastiknya masih ada. Dan beberapa korek api," lanjutnya.

Suyudi juga memastikan kekasih dari artis Ranty Maria ini hanya sebagai pengguna dan bukan sebagai pengedar. "Dia hanya sebagai pengguna, dan tidak sebagai pengedar."

Minggu, 04 Juni 2017

2 bandar sabu asal Aceh kirim sabu ke Medan, tewas ditembak polisi

Barang bukti bandar sabu di Medan.
Dua lagi tersangka bandar narkoba tewas ditembak polisi di Medan. Total sudah 13 pelaku kejahatan narkotika yang meregang nyawa diterjang peluru polisi dalam 8 bulan terakhir.

"Bandar ke-12 dan ke-13 yang ditembak ini karena melawan petugas Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut yang akan melakukan penyanggongan di jalan tol tadi malam," kata Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di kamar mayat RS Bhayangkara Medan, Minggu (4/6).

Dua tersangka yang tewas yaitu Mahdi alias Panglima Mahdi (43), warga Dusun Kuta Puetek, Desa Gureb Blang, Idi Rayeuk, Aceh, dan Zahri S (39), warga Desa Kambam, Muara Batu, Aceh Utara, Aceh. Mahdi alias Panglima Mahdi diinformasikan sebagai mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM).

Seorang lagi ditangkap hidup, yaitu Ridwan (43), warga Dusun Ingin Jaya, Desa Uram Jalan, Banda Alam, Aceh Timur, Aceh.

"Barang bukti ada 5 kilogram narkotika jenis sabu dan 1 unit mobil Honda Jazz yang digunakan tersangka membawa barang bukti dan juga ada senjata api tadi," jelas Rycko.

Penyergapan ini berawal dari informasi mengenai adanya pengiriman sabu dari Aceh ke Medan. Setelah dilakukan penyelidikan, kecurigaan petugas mengarah pada 1 unit Honda Jazz BK 38 DI yang melintas di Besitang Langkat.

Setelah dilakukan pencarian, kendaraan itu terdeteksi masuk ke jalan tol Belmera di Tanjung Mulia. Pengejaran dilakukan. Saat mobil diadang, terjadi perlawanan menggunakan senjata api.

"Sekali lagi tindakan tegas terhadap pengedar narkoba yang melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian kami lakukan," sebut Rycko.

Mahdi dan Zahri tewas diterjang peluru petugas. Jasad keduanya dievakuasi ke kamar mayat RS Bhayangkara Medan. Sementara Ridwan dan barang bukti dibawa ke Ditresnarkoba Polda Sumut untuk proses selanjutnya. Dia dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) jo Pasal 132 ayat 1 UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Livecasino338

Selama kepemimpinan Rycko di Polda Sumut, sejak Oktober 2016, memang sudah 13 tersangka pelaku kejahatan narkotika yang ditembak mati. Jenderal berbintang dua ini menegaskan Polda Sumut konsisten menjalankan komitmennya untuk terus melakukan upaya pemberantasan narkoba secara komprehensif.

"Silakan kalau coba-coba jadi bandar narkoba silakan jadi yang ke-14 dan 15 dan seterusnya. Sekarang sudah ke-12 dan 13 (ditembak mati). Kami tidak akan segan-segan melakukan tindakan tegas seperti itu," pungkas Rycko. [gil]

Rabu, 24 Mei 2017

Seorang pengunjung hiburan malam di Mojokerto positif narkoba

BNNK razia pengunjung hiburan malam
Menjelang Ramadan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto bersama Satpol PP melakukan razia tempat hiburan malam, Rabu (24/05). Dalam tes urine yang dilakukan kepada semua pengunjung, ditemukan satu orang positif narkoba.

"Ada satu pengunjung Royal Karaoke berinisial DBS (18), asal Perumahan Wikarsa, Kecamatan Puri, Mojokerto, yang dinyatakan positif narkoba setelah di tes urine. Dari hasil tes, dia mengonsumsi sabu," kata Kepala BNNK Mojokerto AKBP Suharsih usai razia, Rabu (24/5).

Petugas merazia dua tempat hiburan malam yang berada di Jalan Pahlawan Kota Mojokerto. Di lokasi pertama, petugas melakukan tes urine pada sejumlah perempuan pemandu lagu. Namun hasil tes tidak ditemukan yang positif mengonsumsi narkoba, hanya saja ditemukan pengunjung yang sedang mabuk dan sempat menolak dites urine. Petugas BNNK yang didampingi Satpol PP Kota Mojokerto, kemudian bergeser tempat kedua.

Yang positif mengonsumsi narkoba diamankan di Kantor BNNK Mojokerto, Jalan Gajah Mada, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil tes yang menunjukkan positif narkoba memang benar mengonsumsi narkoba atau karena obat lainnya.LIVECASINO338

"Kita assessment, dan kita periksa di Kantor untuk memastikan hasil tes urin. Kalau memang benar mengonsumsi narkoba, kita tindaklanjuti sesuai dengan aturan hukum," jelasnya. [cob]
Livecasino338